Kapolri Pastikan Tak Ada Pengerahan Massa Dari Luar Jakarta

Adhitya Himawan | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 19 April 2017 | 15:36 WIB
Kapolri Pastikan Tak Ada Pengerahan Massa Dari Luar Jakarta
Kapolri Jenderal Tito Karnavian seusai rapat koordinasi dengan Menkopolhukam di Gedung Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan jika proses pemungutan suara Pilkada putaran kedua ini masih steril dari upaya pengerahan massa dari luar Jakarta. Sebab, dia mengaku sudah meminta Polda-polda lain untuk mengecek jalur-jalur yang kemungkinan dilalui massa dari berbagai daerah.

"Tidak ada (pengerahan massa). Sudah kami cek ke Kapolda Jabar, Kapolda Banten, Kapolresnya juga begitu, Kapolres Bogor, Tangerang tidak ada mobilisasi massa dari luar Jakarta," kata Tito saat konferensi pers di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).

Dia juga telah memerintahkan Kapolda-Kapolda di daerah untuk melarangan adanya pengerahan massa untuk datang ke Jakarta sebelum tahap pencoblosan Pilkada putaran kedua dilaksanakan.

"Polda ini juga tetap waspada dan saya sudah perintahkan kepada kapolda di Jawa dan sebagian Sumatera untuk melakukan lokalisir masyarakat yang ada kepentingan Pilkada di Jakarta," kata dia.

Lebih lanjut, Tito juga meminta jajarannya bisa mengambil tindakan tegas apabila ada massa di daerah yang tetap bersikukuh ingin mendatangi Jakarta

"Saya minta gunakan kewenangan diskresi untuk tidak ke Jakarta karena akan mengakibatkan situasi yang kurang kondusif untuk Jakarta," kata Tito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri: Tak Perlu Intimidatif Saat Memantau TPS

Kapolri: Tak Perlu Intimidatif Saat Memantau TPS

News | Rabu, 19 April 2017 | 15:05 WIB

Ahok-Djarot Kalah Telak di Wilayah Korban Penggusuran

Ahok-Djarot Kalah Telak di Wilayah Korban Penggusuran

News | Rabu, 19 April 2017 | 14:53 WIB

Wapres JK: Gubernur Terpilih Punya Segudang Tugas Menanti

Wapres JK: Gubernur Terpilih Punya Segudang Tugas Menanti

News | Rabu, 19 April 2017 | 14:13 WIB

Pilkada DKI Putaran Kedua, Polisi Amankan 15 Orang Asal Madura

Pilkada DKI Putaran Kedua, Polisi Amankan 15 Orang Asal Madura

News | Rabu, 19 April 2017 | 13:41 WIB

KPU Pusat Apresiasi Pemilih di Lapas Naik

KPU Pusat Apresiasi Pemilih di Lapas Naik

News | Rabu, 19 April 2017 | 13:26 WIB

Agus Harimurti Yudhoyono Tampil Beda saat 'Nyoblos' Putaran Kedua

Agus Harimurti Yudhoyono Tampil Beda saat 'Nyoblos' Putaran Kedua

News | Rabu, 19 April 2017 | 13:19 WIB

Baru Bangun Tidur, Luna Maya Langsung Nyoblos

Baru Bangun Tidur, Luna Maya Langsung Nyoblos

Entertainment | Rabu, 19 April 2017 | 13:10 WIB

Versi Indomatrik, Anies Sandi Menang Pilkada DKI Jakarta

Versi Indomatrik, Anies Sandi Menang Pilkada DKI Jakarta

News | Rabu, 19 April 2017 | 13:07 WIB

Wapres JK: Akui dan Hargai Kandidat Pilkada DKI yang Menang

Wapres JK: Akui dan Hargai Kandidat Pilkada DKI yang Menang

News | Rabu, 19 April 2017 | 12:50 WIB

Apa Beda Putaran Pertama dan Kedua Pilkada di Mata Anies?

Apa Beda Putaran Pertama dan Kedua Pilkada di Mata Anies?

News | Rabu, 19 April 2017 | 12:38 WIB

Terkini

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB