BNPB Terus Pantau Dampak Gempa Bumi di Mindanao

Adhitya Himawan

Sabtu, 29 April 2017 | 06:29 WIB
BNPB Terus Pantau Dampak Gempa Bumi di Mindanao
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (29/12/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memantau dampak gempa bumi berkekuatan 7,1 Skala Richter (SR) di Mindanao, Filipina, terhadap wilayah Indonesia.

"Hingga saat ini dampak gempa 7,1 SR di wilayah di Indonesia belum ada. Kondisi masih aman. Belum ada laporan korban jiwa, kerusakan bangunan dan terjadinya tsunami di wilayah Indonesia," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Sabtu (29/4/2017).

Sutopo menjelaskan BNPB telah menyampaikan peringatan dini potensi tsunami kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Pemantauan dan kewaspadaan terus dilakukan BPBD," kata dia.

Berdasarkan informasi gempa bumi yang dikeluarkan BMKG, gempa 7,1 SR tersebut terjadi pada 29 April 2017 pukul 03:23 WIB di Mindanao, tepatnya di 5,45 derajat Lintang Utara dan 125 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.

Pusat gempa tercatat berjarak 246 kilometer sebelah Barat Laut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, atau 2.397 kilometer arah Timur Laut dari Jakarta.

Informasi dari BNPB menjelaskan bahwa gempa tersebut kemungkinan menyebabkan tsunami lokal yang merusak untuk radius kurang dari 100 kilometer dari pusat gempa.

Sutopo menyebutkan, berdasarkan laporan dari BPBD, gempa dirasakan lemah di Sulawesi Utara (Manado dan Kepulauan Sangihe) dan Maluku Utara. BPBD juga melaporkan belum ada tanda-tanda tsunami di sekitar pantai di wilayah tersebut.

Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan (shake map) dari Indonesia All Warning and Risk Evaluation (InAWARE) BNPB, gempa merusak diperkirakan hanya terjadi di sekitar Kepulauan Mindanao, seperti Glan, General Santos, Kiamba, Palimbang, Koronadal, Kalamansig, Digos dan lainnya. Gempa tersebut kemungkinan menimbulkan banyak kerusakan bangunan.

baca juga

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memantau dampak gempa bumi berkekuatan 7,1 Skala Richter (SR) di Mindanao, Filipina, terhadap wilayah Indonesia.

"Hingga saat ini dampak gempa 7,1 SR di wilayah di Indonesia belum ada. Kondisi masih aman. Belum ada laporan korban jiwa, kerusakan bangunan dan terjadinya tsunami di wilayah Indonesia," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Sabtu.

Sutopo menjelaskan BNPB telah menyampaikan peringatan dini potensi tsunami kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Pemantauan dan kewaspadaan terus dilakukan BPBD," kata dia.

Berdasarkan informasi gempa bumi yang dikeluarkan BMKG, gempa 7,1 SR tersebut terjadi pada 29 April 2017 pukul 03:23 WIB di Mindanao, tepatnya di 5,45 derajat Lintang Utara dan 125 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.

Pusat gempa tercatat berjarak 246 kilometer sebelah Barat Laut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, atau 2.397 kilometer arah Timur Laut dari Jakarta.

Informasi dari BNPB menjelaskan bahwa gempa tersebut kemungkinan menyebabkan tsunami lokal yang merusak untuk radius kurang dari 100 kilometer dari pusat gempa.

Sutopo menyebutkan, berdasarkan laporan dari BPBD, gempa dirasakan lemah di Sulawesi Utara (Manado dan Kepulauan Sangihe) dan Maluku Utara. BPBD juga melaporkan belum ada tanda-tanda tsunami di sekitar pantai di wilayah tersebut.

Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan (shake map) dari Indonesia All Warning and Risk Evaluation (InAWARE) BNPB, gempa merusak diperkirakan hanya terjadi di sekitar Kepulauan Mindanao, seperti Glan, General Santos, Kiamba, Palimbang, Koronadal, Kalamansig, Digos dan lainnya. Gempa tersebut kemungkinan menimbulkan banyak kerusakan bangunan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pulau Mindanao Diguncang Gempa 7,1 SR

Pulau Mindanao Diguncang Gempa 7,1 SR

News | Sabtu, 29 April 2017 | 05:14 WIB

Lebak Banten Diguncang Gempa Bumi 4,0 SR

Lebak Banten Diguncang Gempa Bumi 4,0 SR

News | Rabu, 26 April 2017 | 01:06 WIB

Cile Diguncang Gempa Berkekuatan 6,9SR

Cile Diguncang Gempa Berkekuatan 6,9SR

News | Selasa, 25 April 2017 | 07:11 WIB

BMKG: Gempa di Tasikmalaya Tak Berdampak Kerusakan

BMKG: Gempa di Tasikmalaya Tak Berdampak Kerusakan

News | Senin, 24 April 2017 | 08:59 WIB

Gempa Tasikmalaya Terasa hingga ke Garut dan Bandung

Gempa Tasikmalaya Terasa hingga ke Garut dan Bandung

News | Senin, 24 April 2017 | 08:05 WIB

Gempa 5,4 SR Guncang Kabupaten Tasikmalaya Senin Dini Hari

Gempa 5,4 SR Guncang Kabupaten Tasikmalaya Senin Dini Hari

News | Senin, 24 April 2017 | 02:10 WIB

Kesiapsiagaan Bencana Nasional

Kesiapsiagaan Bencana Nasional

Foto | Minggu, 23 April 2017 | 17:01 WIB

Gempa 5,2 SR Guncang Kepulauan Talaud

Gempa 5,2 SR Guncang Kepulauan Talaud

News | Jum'at, 14 April 2017 | 00:05 WIB

Ini Dia Kawasan Paling Rawan Bencana di Indonesia 2017

Ini Dia Kawasan Paling Rawan Bencana di Indonesia 2017

News | Minggu, 09 April 2017 | 17:14 WIB

Gempa 5,4 SR Guncang Mukomuko

Gempa 5,4 SR Guncang Mukomuko

News | Minggu, 02 April 2017 | 22:07 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×