Heboh! Planet Bumi Diramalkan Kiamat Tahun 5709

Reza Gunadha

Minggu, 30 April 2017 | 19:45 WIB
Heboh! Planet Bumi Diramalkan Kiamat Tahun  5709
ilustrasi hari kiamat. [Shutterstock]

Suara.com - Ramalan mendiang Baba Vanga, si buta yang menjadi peramal legendaris asal Bulgaria, kembali menjadi buah bibir,  lantaran banyak prediksinya dianggap menjadi nyata.

Salah satu ramalannya yang kekinian kembali menjadi topik perdebatan para penyuka teori konspirasi adalah, Bumi akan hancur total alias kiamat tahun 5079.

Ramalan itu, seperti dilansir Mirror.co.uk, Kamis (20/4/2017) pekan lalu, sebenarnya diucapkan Baba Vanga sebelum dirinya meninggal dunia tahun 1996 silam.

Baba, dalam ramalannya, meyakini terdapat banyak peristiwa  besar dalam sejarah manusia sejak 1996 hingga kehancurannya pada tahun 5079.

Pertama, Baba meyakini orbit Bumi akan berubah tahun 2023. Perubahan orbit Bumi itu berimbas buruk pada umat manusia, yakni habisnya energi fosil dan bencana kelaparan melanda banyak warga dunia.

Menurutnya, manusia akan menemukan dan memproduksi sumber energi baru dan juga terjadi bencana kelaparan global dalam rentang tahun 2025 dan 2028.

Selanjutnya, tahun 2033 hingga 2045, Baba meramalkan es di kutub Bumi akan mencair dan berakibat naiknya permukaan air laut.

baca juga

Pada rentang waktu yang sama, baba menujumkan umat Muslim menguasai Eropa serta perkembangan fantastis perekonomian global.

Rentang waktu itu juga akan diwarnai praktik kloning terhadap manusia sudah menjadi hal biasa, sehingga dokter bisa menyembuhkan segala penyakit manusia—termasuk HIV/AIDS. Sebab, bagian tubuh manusia yang terkena penyakit secara mudah bisa dikloning atau diganti.

Ramalan Baba berlanjut untuk rentang waktu 2072 sampai 2086. Ia mengatakan, pada masa itu, kaum komunis akan menguasai dunia dan menciptakan tatan sosial tanpa sekat-sekat kelas sosial.

Dengan begitu,  tercipta tatanan masyarakat komunistik, yakni tak lagi ada predikat orang kaya vs orang miskin, pemodal vs pekerja. Kemakmuran akan tercapai, seiring pembaruan alam yang rusak parah akibat eksploitasi kapitalisme.

Tak hanya itu, Baba juga meramalkan koloni manusia Bumi di Planet Mars  akan secara gencar menuntut kemerdekaan pada tahun 2170-2256.

Sementara sejak awal era 3000, peradaban manusia di Bumi mulai hancur akibat bencana alam dahsyat. Manusia akan hidup laiknya binatang. Kondisi mengenaskan itu dinubuatkan berakhir setelah kemunculan agama baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontestan Miss Universe Sumbangkan Gaunnya untuk Pesta Prom

Kontestan Miss Universe Sumbangkan Gaunnya untuk Pesta Prom

Lifestyle | Selasa, 14 Maret 2017 | 20:13 WIB

NASA Temukan Tiga Planet yang Bisa Ditempati Manusia

NASA Temukan Tiga Planet yang Bisa Ditempati Manusia

Tekno | Kamis, 23 Februari 2017 | 08:13 WIB

Ditemukan! Esai PM Churcill Kuak Kehidupan di Planet Mirip Bumi

Ditemukan! Esai PM Churcill Kuak Kehidupan di Planet Mirip Bumi

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 12:59 WIB

Jam Kiamat Diperbarui, 2,5 Menit Menuju Kehancuran Peradaban

Jam Kiamat Diperbarui, 2,5 Menit Menuju Kehancuran Peradaban

Tekno | Rabu, 01 Februari 2017 | 07:12 WIB

Swedia Tumbangkan Bulgaria Tiga Gol Tanpa Balas

Swedia Tumbangkan Bulgaria Tiga Gol Tanpa Balas

Bola | Selasa, 11 Oktober 2016 | 04:52 WIB

Bantai Bulgaria, Prancis Hapus Kenangan Buruk Piala Dunia

Bantai Bulgaria, Prancis Hapus Kenangan Buruk Piala Dunia

Bola | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 13:39 WIB

Baru Dua Jam Jadi Pelatih, Lelaki Ini Angkat Kaki, Kenapa?

Baru Dua Jam Jadi Pelatih, Lelaki Ini Angkat Kaki, Kenapa?

Bola | Rabu, 31 Agustus 2016 | 07:50 WIB

Video Amatir Ungkap Kekejaman yang Dialami 3 Imigran di Bulgaria

Video Amatir Ungkap Kekejaman yang Dialami 3 Imigran di Bulgaria

News | Selasa, 12 April 2016 | 13:33 WIB

Indonesia dan Bulgaria Sepakat Kembangkan Kerjasama Ekonomi

Indonesia dan Bulgaria Sepakat Kembangkan Kerjasama Ekonomi

Bisnis | Rabu, 30 Maret 2016 | 17:21 WIB

Kerjasama Perjanjian Bebas Visa Diplomatik

Kerjasama Perjanjian Bebas Visa Diplomatik

Foto | Rabu, 30 Maret 2016 | 13:42 WIB

Terkini

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB