Pesawat Aeroflot Hantam 'Kantung Udara', 27 Penumpang Luka-luka

Tomi Tresnady | Suara.com

Selasa, 02 Mei 2017 | 00:43 WIB
Pesawat Aeroflot Hantam 'Kantung Udara', 27 Penumpang Luka-luka
Pesawat Aeroflot jenis Boeing 737 Next Gen di St Petersburg, Russia, 11 Mei 2016. [Shutterstock]

Suara.com - Sedikitnya 27 penumpang menderita luka-luka dalam penerbangan Aeroflot dari Moskow ke Bangkok pada Senin ketika pesawat Boeing 777 milik maskapai penerbangan itu menghantam 'kantung udara', Kedutaan Besar Rusia di Thailand mengatakan dalam satu pernyataan.

Dikatakan, sebanyak 24 orang di antara yang luka-luka ialah warga Rusia dan 15 orang di antara mereka dilarikan ke sebuah rumah sakit di Bangkok untuk mendapatkan perawatan. Tiga orang lainnya ialah warga Thailand.

Tiga warga Rusia menjalani operasi yang berlangsung selama beberapa jam, menurut kantor berita Rusia, RIA, mengutip seorang diplomat di Bangkok. Kondisi mereka tak membahayakan jiwanya, kata diplomat itu mengutip para dokter.

Aeroflot juga membantah beberapa laporan media mengenai cedera pada bagian tulang belakang.

Maskapai Rusia tersebut menyatakan dalam pernyataan sebelumnya bahwa beberapa penumpang mengalami luka-luka akibat turbelensi hebat 40 menit sebelum peswat mendarat di ibu kota Thailand itu.

Dikatakan, para awak tak dapat memberi peringatan kepada penumpang tentang bahaya itu karena turbulensi terjadi pada saat langit cerah.

"Semua penumpang yang mengalami luka-luka dilarikan ke sebuah rumah sakit setempat dengan tingkat cedera yang berbeda-beda terutama retak dan bengkak," kata kedutaan itu.

"Alasan mengapa luka-luka ialah karena beberapa penumpang tak mengenakan sabuk pengamanan." Operator bandara utama Thailand, Airports of Thailand Pcl, mengatakan kepada Reuters bahwa pesawat Boeing 777 telah mendarat di Bangkok, tetapi tidak bisa memberikan pernyataan dan sebaiknya meminta komentar dari pihak maskapai.

Aeroflot mengoperasikan dua penerbangan sehari dari Moskow ke Bangkok. Thailand merupakan negara tujuan wisata utama bagi para wisatawan Rusia yang banyak mengunjungi resor-resor tepi pantai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Hanya Mobil Terbang, Google Siapkan Pesawat Zeppelin

Tak Hanya Mobil Terbang, Google Siapkan Pesawat Zeppelin

Otomotif | Kamis, 27 April 2017 | 10:17 WIB

Kocak, Insiden Pengusiran United Airlines Diangkat Jadi Game

Kocak, Insiden Pengusiran United Airlines Diangkat Jadi Game

Tekno | Sabtu, 22 April 2017 | 10:40 WIB

Istana Bantah Pesawat Jokowi Batalkan Penerbangan Komersial

Istana Bantah Pesawat Jokowi Batalkan Penerbangan Komersial

News | Jum'at, 21 April 2017 | 10:37 WIB

Uji Coba Kedua, Pesawat Penumpang C919 Cina Makin Siap Terbang

Uji Coba Kedua, Pesawat Penumpang C919 Cina Makin Siap Terbang

Tekno | Rabu, 19 April 2017 | 04:51 WIB

Jalan Raya di Negara-negara Ini Bisa Menjadi Landasan Jet Tempur

Jalan Raya di Negara-negara Ini Bisa Menjadi Landasan Jet Tempur

Otomotif | Selasa, 18 April 2017 | 19:43 WIB

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB