Rizal Ramli Sebut Ada Keanehan Pemberian SKL BLBI di Era Megawati

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Selasa, 02 Mei 2017 | 18:08 WIB
Rizal Ramli Sebut Ada Keanehan Pemberian SKL BLBI di Era Megawati
Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mencoblos di TPS 027 Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Rizal Ramli menilai ada kejanggalan dalam mengeluarkan Surat Keterangan Lunas kepada Obligor penerima Bantuan Likuiditas Bank Indonesia zaman Presiden Megawati Soekarnoputri. Sebab, pemberian SKL tersebut dilakukan kepada obligor yang belum membayar lunas pinjamannya.

"Ini memang ada keanehan, kok bisa ada obligor? Dan nggak hanya satu, ada beberapa obligor yang belum melunasi kok diberi keterangan lunas. Inilah yang sedang KPK selidiki," katanya di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persasa, Jakart Selatan, Selasa (2/5/2017).

SKL kepada para penerima BLBI ini dikeluarkan saat Megawati Soekarnoputri berkuasa jadi presiden. SKL tersebut keluar merujuk pada Intruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2002, yang diteken Megawati pada Desember 2002.

KPK baru mengusut penerbitan SKL BLBI ke Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI), miliki pengusaha Sjamsul Nursalim. Sejumlah pihak selain Sjamsul yang menerima SKL di antaranya adalah BCA, Salim Group sebagai obligor; Bank Umum Nasional (BUN), Mohamad 'Bob' Hasan sebagai obligor; Bank Surya, Sudwikatmo sebagai obligor dan Bank RSI, Ibrahim Risjad sebagai obligor.

Menurut Rizal, bila ada obligor yang telah benar-benar melunasi kewajiban BLBI, sangat wajar diberikan SKL oleh BPPN ketika itu. Namun, pada pelaksanaannya, para obligor, salah satunya Sjamsul Nursalim, penerima SKL BLBI belum melunasi tagihannya dan dianggap KPK merugikan negara hingga Rp3,7 triliun.

"SKL itu dikeluarkan 2004 (saat pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri), bukan pada masa kami. Saya jadi menteri 2000-2001. Kalau lunas sesuai kewajiban diberi surat bebas lunas ya wajar dong. Kalau di bank aja kita utang sudah lunas ya harus dikeluarkan (surat keterangan). Tapi kok ini ada kasus-kasus, ada sejumlah obligor yang belum lunas tapi dikeluarkan SKL," katanya.

Saat ini KPK tengah fokus mengusut penerbitan SKL BLBI kepada Sjamsul Nursalim. Mengingat, KPK menemukan adanya penyimpangan dalam penerbitan SKL, yang dilakukan Syafruddin kepada Sjamsul Nursalim, pada 2004 silam.

"Itu lah kasus ini KPK sedang diselidiki, saya setuju dengan KPK, kalau ada yang belum lunas harus bayar," kata Rizal.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diperiksa KPK Soal BLBI, Eks Wakil BPPN: Saya Keluar Tahun 2000

Diperiksa KPK Soal BLBI, Eks Wakil BPPN: Saya Keluar Tahun 2000

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 18:07 WIB

Tolak Hak Angket, PAN Lobi Fraksi Lain

Tolak Hak Angket, PAN Lobi Fraksi Lain

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 18:02 WIB

Rizal Ramli: Kasus BLBI dan E-KTP Pelakunya Elite Semua

Rizal Ramli: Kasus BLBI dan E-KTP Pelakunya Elite Semua

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 13:30 WIB

Rizal Ramli: Saatnya Pindah dari Isu SARA ke Korupsi

Rizal Ramli: Saatnya Pindah dari Isu SARA ke Korupsi

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 12:37 WIB

KPK Periksa Rizal Ramli Terkait Kasus SKL BLBI

KPK Periksa Rizal Ramli Terkait Kasus SKL BLBI

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 11:43 WIB

KPK Periksa Terduga Pembisik Miryam Cabut BAP Kasus e-KTP

KPK Periksa Terduga Pembisik Miryam Cabut BAP Kasus e-KTP

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 11:11 WIB

Ini yang Digali Penyidik KPK ke Miryam Setelah Buron

Ini yang Digali Penyidik KPK ke Miryam Setelah Buron

News | Senin, 01 Mei 2017 | 21:47 WIB

Pengacara Bantah Miryam Haryani Melarikan Diri

Pengacara Bantah Miryam Haryani Melarikan Diri

News | Senin, 01 Mei 2017 | 20:39 WIB

Apakah Miryam Langsung Ditahan? Ini kata KPK

Apakah Miryam Langsung Ditahan? Ini kata KPK

News | Senin, 01 Mei 2017 | 18:40 WIB

Hak Angket KPK Dinilai Tak Akan Berdampak Secara Luas

Hak Angket KPK Dinilai Tak Akan Berdampak Secara Luas

News | Minggu, 30 April 2017 | 02:12 WIB

Terkini

Tak Hanya Emas, Tokenisasi CPO Jadi Peluang Baru Pasar Kripto RI

Tak Hanya Emas, Tokenisasi CPO Jadi Peluang Baru Pasar Kripto RI

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:03 WIB

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:01 WIB

Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau: Tentang Rasa Sakit yang Tak Pernah Benar-benar Pergi

Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau: Tentang Rasa Sakit yang Tak Pernah Benar-benar Pergi

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 15:00 WIB

Penjualan LCGC Turun 11 Persen pada 2026, Sektor Pembiayaan Buka Suara Soal Penyebabnya

Penjualan LCGC Turun 11 Persen pada 2026, Sektor Pembiayaan Buka Suara Soal Penyebabnya

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 15:00 WIB

Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat

Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat

Sulsel | Kamis, 05 November 2026 | 14:59 WIB

Layanan Dokter ke Rumah 24 Jam Jadi Alternatif Akses Kesehatan di Surabaya

Layanan Dokter ke Rumah 24 Jam Jadi Alternatif Akses Kesehatan di Surabaya

Health | Kamis, 05 November 2026 | 14:58 WIB

HP realme Harga Rp2 Jutaan Punya Baterai hingga 8.000 mAh, Ini Pilihannya

HP realme Harga Rp2 Jutaan Punya Baterai hingga 8.000 mAh, Ini Pilihannya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 14:58 WIB

Soroti Perlinduangan Anak di Asrama, KPAI Dorong Sekolah Rakyat Masuk Sistem Pendidikan Nasional

Soroti Perlinduangan Anak di Asrama, KPAI Dorong Sekolah Rakyat Masuk Sistem Pendidikan Nasional

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:55 WIB

Mau Ikut IPO Anthropic, Investor Harus Siapkan Biaya hingga 12 Persen

Mau Ikut IPO Anthropic, Investor Harus Siapkan Biaya hingga 12 Persen

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:53 WIB

Uji Coba Timnas Indonesia vs Yordania 13 November Masih Abu-Abu, Fakta Lain Terbongkar

Uji Coba Timnas Indonesia vs Yordania 13 November Masih Abu-Abu, Fakta Lain Terbongkar

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 14:51 WIB

×