Jokowi Disambut Histeris di Desa Terpencil di Halmahera Tengah

Tomi Tresnady

Selasa, 09 Mei 2017 | 06:59 WIB
Jokowi Disambut Histeris di Desa Terpencil di Halmahera Tengah
Presiden Jokowi saat berkunjung ke Halmahera. [suara.com/Erick Tanjung]

Bahkan, dia mengaku pengalaman seumur hidup bisa melihat langsung Presiden.

"Biasanya hanya bisa lihat di televisi, sekarang bisa lihat langsung dan bisa pegang tangannya," katanya.

Seperti biasa di setiap kunjungan ke daerah, Presiden selalu menyempatkan diri untuk bersalaman dengan warga bahkan melayani foto beberapa warga sambil membagikan buku, kaos dan kain batik.

Antusiame sambutan warga membuat perjalanan menuju tempat acara menjadi tersendat dan membuat aparat harus berjuang keras mengamankan Presiden.

"Mohon maaf Pak Presiden. Masyarakat antusias dan histeris menyambut Bapak, sehingga aparat keamanan harus kelabakan mengawal Bapak karena itu gembiraan menyambut kedatangan Bapak Presiden di negeri yang kecil ini," kata Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba saat berpidato penyambutan.

Ghani awalnya tidak percaya atas berita kunjungan Presiden ke desa kecil ini di wilayahnya.

"Terus terang ketika mendengar berita ini, semua ragu-ragu. Tidak ada satupun yang respon, karena ini desa kecil. Ada yang nggak tahu desa ini. Mungkin hanya ustad Ghani saja yang tahu karena selalu berkeliling berdakwah di negeri ini," kata Gubernur Maluku Utara ini.

Namun, dia percaya setelah Presiden telah memutuskan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkoordinasi atas rencana peresmian pelabuhan di Desa Tepeleo ini.

"Alhamdulillah kita harus ikut putusan presiden," kata Abdul Ghani.

baca juga

Dia mengakui akses menuju ke wilayah Patani ini belum tersambung jalan darat dari Ibukota Provinsi Maluku Utara, Sofifi.

Untuk menuju ke desa Tepeleo ini dari Kota Ternate, ada beberapa alternatif rute yang bisa dilalui, yakni melalui jalur laut dengan mengunakan kapal bisa ditempuh sekitar 16-26 jam perjalanan.

Selain itu bisa melalui jalur udara dari Bandara Sultan Babullah, Kota Ternate, ke Bandara Buli di Halmahera Timur selama 30 menit dan dilanjutkan jalan darat sekitar satu jam menuju Pelabuhan Bicoli untuk melanjutkan jalur laut sekitar tiga jam.

Alternatif ketiga, yakni dari Kota Ternate naik kapal ke Halmahera melalui Kota Sofifi untuk jalan darat ke Weda, Ibu Kota Kabupaten Halmahera Tengah dan dilanjutkan naik feri ke Tepeleo.

"Akses jalan belum tersambung di Halmahera ini, maka saya selalu memintakan kepada Bapak Presiden agar namanya Trans Halmahera ini bisa keliling pada 2018-2019. Tuntas ketika Bapak Presiden akan menyambung kedua kalinya, Halmahera sudah tuntas," katanya.

Kedua Abdul Ghani mengungkapkan Presiden Jokowi adalah Presiden kedua setelah Presiden Soekarno pada 1957 yang mendarat di wilayah Patani ini.

"Sesuatu yang saya anggap sulit kami bayangkan saat Bung Karno bisa mengelilingi negeri ini hanya untuk menyatukan Nusantara yang sangat luas ini," kata Gubernur Maluku Utara.

Dia mengungkapkan ada empat kerajaan besar dari 160 lebih kerajaan yang ada di Halmahera telah disatukan.

"Beliau berjalan dari satu pulau ke pulau, dari desa ke desa hanya kurang lebih menyatukan negeri ini, yang kurang lebih 160 kerajaan, termasuk Patani ini," kata Abdul Ghani.

Gubernur meminta Jokowi yang sudah mengunjungi wilayahnya tiga kali ini agar kembali lagi berkunjung untuk memastikan terlaksananya pembangunan infrastruktur yang di Maluku Utara.

"Saya harap beberapa kali lagi bapak Presiden kunjungan lagi," katanya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui sempat menitikkan air mata ketika begitu antusiasnya masyarakat wilayah Patani ini menyambut kedatangan Presiden.

"Saya rasanya susah untuk mengatakan dan menitikkan air mata karena begitu banyaknya antusiasme masyarakat atas kedatangan dan mendapat surprise dari Bapak Presiden," kata Budi Karya.

Menhub juga mengakui sempat tidak percaya atas rencana kunjungan kerja Presiden ke Desa Tepeleo ini.

Budi Karya mengaku bahwa kedatangan Presiden di Desa Tepeleo ini akan memberikan dukungan kepada Kementerian yang dipimpin untuk membangun dari pinggiran untuk mewujudkan program Nawacita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah 60 Tahun, Warga Halmahera Akhirnya Bertemu Presiden

Setelah 60 Tahun, Warga Halmahera Akhirnya Bertemu Presiden

News | Selasa, 09 Mei 2017 | 05:12 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Tiga Pelabuhan Baru di Maluku Utara

Presiden Jokowi Resmikan Tiga Pelabuhan Baru di Maluku Utara

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2017 | 03:00 WIB

Jokowi Perintahkan Menhub Bangun Bandara Baru di Halmahera

Jokowi Perintahkan Menhub Bangun Bandara Baru di Halmahera

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2017 | 04:00 WIB

Ekonomi Stabil, Gerindra Ragu Ada Rencana Makar Pada Jokowi

Ekonomi Stabil, Gerindra Ragu Ada Rencana Makar Pada Jokowi

News | Senin, 08 Mei 2017 | 01:48 WIB

Jokowi Akui Ada 126 Juta Bidang Tanah yang Harus Bersertifikat

Jokowi Akui Ada 126 Juta Bidang Tanah yang Harus Bersertifikat

Bisnis | Senin, 08 Mei 2017 | 01:01 WIB

Jokowi Serahkan Hak Kelola Hutan Desa ke Masyarakat

Jokowi Serahkan Hak Kelola Hutan Desa ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 08 Mei 2017 | 03:00 WIB

Jokowi Tak Mau Ada Anak Putus Sekolah di Indonesia

Jokowi Tak Mau Ada Anak Putus Sekolah di Indonesia

News | Senin, 08 Mei 2017 | 00:41 WIB

Jokowi: Potensi Sumber Daya Laut Kita Rp17 Ribu Triliun

Jokowi: Potensi Sumber Daya Laut Kita Rp17 Ribu Triliun

Bisnis | Senin, 08 Mei 2017 | 04:00 WIB

Terkini

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:57 WIB

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:56 WIB

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:51 WIB

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:50 WIB

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:48 WIB

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:39 WIB

Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas

Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:18 WIB