Ekonomi Stabil, Gerindra Ragu Ada Rencana Makar Pada Jokowi

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 08 Mei 2017 | 01:48 WIB
Ekonomi Stabil, Gerindra Ragu Ada Rencana Makar Pada Jokowi
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, di Jakarta, Jumat (28/4/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Wakil Ketua Partai Gerindra, Arief Poyuono, mengatakan bahwa tuduhan makar oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo terhadap para aktivis 212 dan aktivis 313 adalah tuduhan yang salah salah. Arief menyesalkan tuduhan makar oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian terhadap para peserta aksi bela Islam.

Tuduhan ini diperkuat dengan wawancara Allan Nain yang mengatakan akan ada kudeta terhadap Presiden Joko Widodo dalam aksi Bela Islam. Padahal aksi ini semata hanya untuk mendesak pemerintah agar menegakkan hukum dan keadilan terhadap Basuki Tjahaya Purnama yang dianggap melakukan penistaan agama Islam.

"Akhirnya sekarang kita mikir, masa iya keadaan ekonomi nasional tidak krisis, kehidupan ekonomi masyarakat relative stabil walau sedikit agak menurun daya beli masyarakat ,serta IHSG di bursa terus meroket, masa sih keadaan ini bisa memaksa umat Islam untuk makar terhadap Presiden Jokowi," kata Arief di Jakarta, Minggu (7/5/2017).

Arief menegaskan bahwa  belajar dari sejarah, Presiden Suharto lengser pada tahun 1998 dan Presiden Sukarno lengser pada tahun 1967 akibat krisis ekonomi nasional yang carut marut. Sulit dipercaya jika dalam kondisi ekonomi yang relatif bagus, Presiden Jokowi akan dilengserkan.

"Nah kita mulai mikir nih Kapolri ngotot bahwa ada dugaan akan terjadi makar dalam aksi aksi Bela Islam. Sedangkan Panglima TNI yang sebenarnya lebih punya domain politik dan keamanan serta bisa mengambil alih kekuasaan jika ada makar mengatakan tidak ada itu," ujarnya.

Terlebih, menurutnya, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan juga angkat bicara soal adanya dugaan upaya makar oleh sejumlah pihak terhadap pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Menurut Budi, lembaganya tidak secara langsung terlibat dalam penanganan kasus makar yang kini tengah diusut oleh kepolisian.

Menurutnya, seharunys BIN menjadi institusi negara yang mempunyai punya data A1 yang valid dalam maslah politik dan keamanan negara. Jika memang ada rencana makar, BIN pasti akan melaporkannya kepada Presiden Jokowi.

"Nah kalau sudah dua institusi yang punya senjata dan bersentuhan dengan Keamanan dan Politik, berseberangan pendapatnya tentang makar, saya rasa Pak Jokowi harus segera turun tangan. Panggil Kapolri dan Panglima TNI serta Kepala BIN agar jangan masyarakat menjadi was-was," jelas Arie.

Ia juga mengkhawatirkan tuduhan adanya persaingan antara Kapolri dan Panglima TNI. Oleh sebab itu, ia menyarankan Presiden Jokowi untuk bisa memikirkan siapa kawan dan siapa lawan dalam pemerintahannya.

"Jangan sampai terjebak dan terpengaruh akan adanya isu makar yang tujuannya melakukan kudeta terhadap beliau. Sebab belum ada satupun faktor sosial dan politik yang pas dan bisa meyebabkan Jokowi layak dilengserkan melalui parlemen," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Koalisi Merah Putih Hidup Kembali

Koalisi Merah Putih Hidup Kembali

News | Minggu, 07 Mei 2017 | 19:22 WIB

Cagub Jabar Dari Eksternal Gerindra Berpeluang Muncul

Cagub Jabar Dari Eksternal Gerindra Berpeluang Muncul

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 21:13 WIB

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 14:51 WIB

Gerindra Kritik Buruknya Performa Kinerja Teten Masduki

Gerindra Kritik Buruknya Performa Kinerja Teten Masduki

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 13:37 WIB

Gerindra: Banyak Proyek Infrastruktur Mangkrak di Era Jokowi

Gerindra: Banyak Proyek Infrastruktur Mangkrak di Era Jokowi

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 13:09 WIB

Gerindra Anggap Mustahil Umat Islam Lengserkan Presiden Jokowi

Gerindra Anggap Mustahil Umat Islam Lengserkan Presiden Jokowi

News | Sabtu, 29 April 2017 | 10:30 WIB

Gerindra: Analisis Allan Nairn Itu Ngaco!

Gerindra: Analisis Allan Nairn Itu Ngaco!

News | Sabtu, 29 April 2017 | 10:13 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Hary Tanoe Cabut Laporan Tirto.id

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Hary Tanoe Cabut Laporan Tirto.id

News | Sabtu, 29 April 2017 | 08:37 WIB

AJI Jakarta Kecam Pelaporan Tirto.id Oleh Harry Tanoe ke Polisi

AJI Jakarta Kecam Pelaporan Tirto.id Oleh Harry Tanoe ke Polisi

News | Jum'at, 28 April 2017 | 06:33 WIB

Gerindra Buka 'Dapur' Partai saat Anies-Sandiaga Datang

Gerindra Buka 'Dapur' Partai saat Anies-Sandiaga Datang

News | Kamis, 27 April 2017 | 19:12 WIB

Terkini

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang

KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:24 WIB

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:12 WIB