Array

Pendukung Ahok Diminta Contoh Pendukung Agus yang Bisa Legowo

Kamis, 11 Mei 2017 | 20:23 WIB
Pendukung Ahok Diminta Contoh Pendukung Agus yang Bisa Legowo
Aksi 1000 lilin untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Rabu (10/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ketua Umum Komite Nasional Masyarakat Indonesia Alex Asmasoebrata mengimbau pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) legowo dengan menerima keputusan hakim serta menghormati proses yang sedang berlangsung. Mantan pebalap ini kemudian menyontohkan pendukung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni setelah kalah di putaran pertama pilkada Jakarta yang langsung legowo.

"Pertama adalah bahwa kita harus legowo dan mikir ke depan, saya ini terus terang pernah kalah pendukung nomor satu (Agus-Sylvi), kalah, ya rasa sakitnya kita rasa. Kita legowo, ya sudah kalau kalah mau diapain lagi, kita mikir gimana kedepannya, apa yang harus dilakukan," ujar Alex kepada Suara.com di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (11/5/2017).

Pernyataan Alex menyusul aksi solidaritas yang dilakukan pendukung Ahok yang tidak berhenti-berhenti semenjak kekalahan Ahok di pilkada dan sekarang divonis dua tahun penjara atas kasus penistaan agama.

Alex mengatakan sebaiknya putusan pengadilan dihormati.

"Kalau dia sekarang melakukan hal yang sekarang ini buat saya perbuatan yang nggak baik bahwa sudah diputus pengadilan. Waktu itu pas tuntutan JPU satu tahun, dua tahun percobaan, mereka dengan senang hati menerima pengadilan itu, tapi sekarang ketika putusan hakim kok mereka melakukan hal-hal yang tidak baik," kata dia.

Alex kemudian meminta polisi untuk menindaktegas aksi pendukung Ahok yang dilakukan sampai melebihi batas waktu yang ditentukan, jam 18.00 WIB.

Menurut dia jika itu dibiarkan, bisa membuat publik menilai aparat kepolisian tebang pilih.

"Saya minta aparat, waktu demo aksi 212 dan lainnya itu setelah jam 18.00 selesai, kenapa ini nggak dibubarkan nggak ada alasan. Yang sekarang dilakukan seolah ada excuse, pendukung Ahok boleh sampai malam yang lain tidak boleh, ini juga tebang pilih juga polisi terhadap hukum dia nggak boleh gitu, aturan ya aturan," kata dia.

Pendukung Ahok demonstrasi karena mencurigai kasus yang dituduhkan kepada Ahok bermuatan politis. Puncaknya ketika Ahok divonis bersalah. Mereka curiga itu dilakukan hakim karena terpengaruh oleh tekanan massa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI