Cerita Mencintai Ahok Tanpa Melihat Latar Belakang Agama dan Suku

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Jum'at, 12 Mei 2017 | 18:05 WIB
Cerita Mencintai Ahok Tanpa Melihat Latar Belakang Agama dan Suku
Herman, warga Bandung tengah berorasi di depan demo pro Basuki Tjahaja Purnama. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Berkepala plontos, berbadan besar, mengenakan kemeja kotak-kota merah, Herman semangat bercerita kisah cintanya di atas mini truk. Matanya melotot dan tangannya kirinya selalu diangkat. Kadang menunjuk, kadang mengepal.

Herman tidak sembarang curhat di atas mini truk itu. Di hadapan ratusan pendukung Basuki Tjahaja Purnama, dia berusaha mendefenisikan keteguhan untuk mendukung Ahok yang dipenjara 2 tahun karena menodai agama.

Herman warga Bandung, Jawa Barat. Dia datang ke Jakarta bergabung dengan pendukung Ahok di depan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Istrinya juga ikut demo menuntut Ahok dibebaskan.

Di mata Herman, Ahok orang baik. Dia cinta dengan Ahok. Mengapa? Herman menganalogikan cintanya ke Ahok seperti cintanya dengan sang istri. Cinta tanpa alasan.

"Saya sama istri, tidak pacaran. Istri saya di Arab Saudi, saya ada di Hong Kong. Kami kenalnya di Facebook," kata Herman di depan kantor Pengadilan Tinggi, Jalan Letjen Suprapto Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2017).

Herman sangat cinta istrinya. Cinta itu lahir bukan karena latar belakang agama atau juga suku.

"Saya mencintai istri saya bukan karena sukunya, bukan karena besar kecilnya, bukan karena warna kulit, bukan karena agamanya, bukan karena dia seorang para medis. Tapi karena saya cinta dia," ujar Herman.

Sambil mengngenggam ujung pengeras suara (mic), Herman juga cerita banyak orang yang 'nyinyir' ingin mereka berpisah. Namun rumahtangganya sejak 2009 nyatanya baik-baik saja.

"Kami saling mencintai. Tidak ada satu pun orang yang bisa pisahkan kami. Saya katakan sama istri, jangan takut, kita tidak akan terpisah karena saya mencintai mu. Saya tidak akan meninggalkanmu karena saya mencintai kamu," kisah Herman.

"Begitu juga dengan Ahok. Kita tidak akan meninggalkannya karena kita mencintai dia. Dia adalah pemimpin yang dicintai rakyatnya," kata Herman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Pesta Syukuri Ahok Masuk Penjara, Djarot Makin Sedih Hati

Ada Pesta Syukuri Ahok Masuk Penjara, Djarot Makin Sedih Hati

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 16:18 WIB

600 Polisi Jaga Demo Ahokers di Pengadilan Tinggi Siang Ini

600 Polisi Jaga Demo Ahokers di Pengadilan Tinggi Siang Ini

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 16:08 WIB

Seikat Bunga Alin dan Ivon untuk Ahok

Seikat Bunga Alin dan Ivon untuk Ahok

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 16:01 WIB

Jika Ahok Tak Ditahan, Khaththath Juga Jangan Ditahan

Jika Ahok Tak Ditahan, Khaththath Juga Jangan Ditahan

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 15:36 WIB

Pengacara Ahok ke Pengadilan Tanyakan Nasib Penangguhan Penahanan

Pengacara Ahok ke Pengadilan Tanyakan Nasib Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 15:19 WIB

GNPF Tak Puas Ahok Cuma Dipenjara Dua Tahun

GNPF Tak Puas Ahok Cuma Dipenjara Dua Tahun

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 15:05 WIB

Ini Kritik Keras Buat Ahokers dan Pelajaran Penting dari Ahok

Ini Kritik Keras Buat Ahokers dan Pelajaran Penting dari Ahok

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 14:55 WIB

Dua Tahun Penjara Bukan Jadi Akhir Karier Politik Seorang Ahok

Dua Tahun Penjara Bukan Jadi Akhir Karier Politik Seorang Ahok

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 14:27 WIB

Sri Mulyani Pastikan Gejolak Pasca Vonis Ahok Tak Ganggu Ekonomi

Sri Mulyani Pastikan Gejolak Pasca Vonis Ahok Tak Ganggu Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2017 | 14:16 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB