Array

600 Polisi Jaga Demo Ahokers di Pengadilan Tinggi Siang Ini

Jum'at, 12 Mei 2017 | 16:08 WIB
600 Polisi Jaga Demo Ahokers di Pengadilan Tinggi Siang Ini
Pendukung Basuki Tjahaja Purnama di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Siang ini, ratusan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) aksi damai di depan kantor Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Mereka mendorong pengadilan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Ahok.

Massa berkumpul di depan kantor Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, sementara di sekitarnya polisi berjaga-jaga.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Suyudi Ario Seto mengatakan anggota yang dikerahkan untuk mengamankan aksi pendukung Ahok sebanyak 600 orang.

"Personil gabungan dari polda, polres dan polsek. Sekitar 600 personil," kata Suyudi di Kantor Pengadilan Tinggi Jakarta.

Suyudi tidak tahu apakah aksi tersebut sudah mendapatkan izin dari Polda Metro Jaya atau belum.

Suyudi berharap aksi kali ini dilakukan dengan taat aturan dengan tidak boleh melebihi batas waktu yang ditentukan, yaitu jam 18.00 WIB.

"Kalau melebih batas waktu akan kita tertibkan. Kalaupun molor satu jam, ya nggak apa-apalah kalau cuma bakar lilin. Tapi kalau sampai larut malam, tentunya akan kita tertibkan," kata Suyudi.

Beberapa waktu yang lalu, anggota tim pengacara Ahok mendatangi Pengadilan Tinggi DKI Jakarta untuk menanyakan perkembangan pengajuan penangguhan penahanan Ahok yang beberapa waktu lalu diajukan.

"Kami kan sudah lakukan (pengajuan) penangguhan, kami boleh dong menanyakan apakah Pengadilan Tinggi akan mengabulkan penangguhannya atau akan memberikan pengalihan, atau ada sikap lain," kata pengacara I Wayan Sudirta.

Wayan menambahkan tim pengacara ingin konsultasi dengan pimpinan pengadilan untuk membuat proses penangguhan penahanan berjalan lancar.

"Kami ingin konsultasi bagaimana penanganan yang efektif agar penanganan penangguhan ini, bisa cepat mendapat penanganan. Waktu itu belum disiapkan waktu oleh ketua, tidak masalah dan sekarang sudah berjalan sekian hari, jadi kami akan terus bertanya," ujar Wayan.

Wayan mengatakan tim pengacara menghargai putusan pengadilan yang telah menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Ahok atas perkara penistaan agama.

Baca Juga: Rizieq Masih Sibuk Selesaikan Program Doktor di Malaysia

"Tapi ketika, kalau bicara putusan boleh melakukan perlawanan artinya boleh dilawan boleh dikoreksi. Boleh berbeda pendapat. Jadi yang akan kita soroti adalah putusanannya, bukan majelis hakimnya secara personal," tutur Wayan.

"Lembaga tetap kita harus hormati, tapi putusan yang sangat mengesankan putusan yang sangat perlu diklarifikasi. Sekali lagi kami akan persoalkan dengan cara kami, dimana ada hal yang beda pendapat termasuk masalah penahanan ini," Wayan menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI