Mendikbud: Siswa Belajar 8 Jam di Sekolah, Sabtu-Minggu Libur

Ardi Mandiri

Senin, 15 Mei 2017 | 06:04 WIB
Mendikbud: Siswa Belajar 8 Jam di Sekolah, Sabtu-Minggu Libur
Mendikbud Muhadjir Effendy (kanan). [Antara/Yudhi Mahatma]

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan reformasi sekolah segera dimulai pada tahun ajaran 2017/2018 melalui penerapan delapan jam waktu di sekolah dan libur pada Sabtu dan Minggu.

"Reformasi sekolah segera dimulai dengan delapan jam waktu di sekolah dengan sistem belajar yang kreatif, kritis, dan analitis," kata Menteri Muhadjir di Bengkulu, Minggu.

Saat sosialisasi bantuan pemerintah pendampingan sekolah pelaksana Kurikulum 2013 dan sekolah model jenjang SMP, SMA dan SMK se-Provinsi Bengkulu di Bengkulu, Menteri mengatakan sistem belajar aktif, kritis, dan kreatif menjadi tanggung jawab setiap sekolah.

Sekolah kata dia diberikan kebebasan menciptakan suasana belajar dan mengurangi keterlibatan bimbingan belajar dalam mendidik para murid.

"Saya ingatkan betul, jangan sampai pengajar dari bimbel lebih banyak memberikan pengajaran. Kalau begitu saya berhentikan guru-gurunya, ganti dengan guru bimbel," kata dia.

Menteri mengatakan dengan delapan jam per hari, belajar di dalam ruangan kelas hanya tiga jam, sedangkan lima jam belajar di luar kelas.

Pada hari Sabtu tambahnya, para murid dapat diarahkan untuk kegiatan ekstrakurikuler namun keputusan itu bergantung pada pihak sekolah.

Menurut Menteri, meski kegiatan di sekolah berlangsung selama delapan jam per hari, tidak akan ada penambahan mata pelajaran.

"Sekolah ditantang untuk membuat sistem belajar yang menarik dan tidak membuat murid bosan," ucapnya.

Dalam sistem ini kata Menteri, kepala sekolah bertindak selaku manajer yang menggali potensi dan sistem belajar yang efektif, dapat menggali potensi kearifan lokal dan lainnya.

Selain itu, sekolah melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga dapat mendatangkan seniman, olahragawan, dan pihak lain ke sekolah untuk memberikan pendidikan seni dan olahraga yang mumpuni.

"Jangan tinggalkan alumni karena beberapa sekolah yang memiliki alumni yang sukses dapat dipanggil untuk memberikan motivasi kepada murid," katanya.

Selain menyerahkan bantuan pendampingan sekolah pelaksana Kurikulum 2013, kehadiran Mendikbud Muhardjir juga untuk membuka kegiatan Lawatan Sejarah Nasional (Lasenas) yang diikuti ratusan pelajar SMA sederajat dari seluruh provinsi di Tanah Air. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendikbud Kurang Setuju dengan Kelas Akselerasi

Mendikbud Kurang Setuju dengan Kelas Akselerasi

News | Sabtu, 13 Mei 2017 | 01:07 WIB

Mendikbud: SMK Jangan Sembarangan Buka Program Studi Baru

Mendikbud: SMK Jangan Sembarangan Buka Program Studi Baru

News | Sabtu, 15 April 2017 | 03:10 WIB

Mendikbud Kecewa Maraknya Isu SARA dalam Pilgub DKI Jakarta

Mendikbud Kecewa Maraknya Isu SARA dalam Pilgub DKI Jakarta

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 22:10 WIB

Terkini

Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman

Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman

Liks | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:38 WIB

HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta

HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:37 WIB

Pernikahan Arwah: Setting Lokasi dan Tradisi Otentik dengan Nuansa Brutal

Pernikahan Arwah: Setting Lokasi dan Tradisi Otentik dengan Nuansa Brutal

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:35 WIB

350 Ribu Guru TK Mengadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK

350 Ribu Guru TK Mengadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:33 WIB

Kolaborasi Eka Hospital, Sinar Mas Land & Hyundai Hadirkan Healthcare on The Move di GIIAS 2026

Kolaborasi Eka Hospital, Sinar Mas Land & Hyundai Hadirkan Healthcare on The Move di GIIAS 2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:31 WIB

Korban Jiwa Gempa Bumi Jepang Tembus 30 Orang Tewas, Ribuan Warga Mengungsi

Korban Jiwa Gempa Bumi Jepang Tembus 30 Orang Tewas, Ribuan Warga Mengungsi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:29 WIB

ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri

ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri

Kaltim | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:29 WIB

Ada Apa? Kakortas Tipidkor Mendadak Sambangi Kejagung Pas Pemeriksaan Tan Kian dan Ferry Boboho

Ada Apa? Kakortas Tipidkor Mendadak Sambangi Kejagung Pas Pemeriksaan Tan Kian dan Ferry Boboho

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:29 WIB

Into the Storm Malam Ini: Ketika Amukan Alam Menjadi Tontonan Visual yang Menegangkan

Into the Storm Malam Ini: Ketika Amukan Alam Menjadi Tontonan Visual yang Menegangkan

Entertainment | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:29 WIB

Tim 9 Kejagung Dalami Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho

Tim 9 Kejagung Dalami Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:26 WIB

×