Bangun Kota Ramah HAM, Komnas HAM Teken MoU Dengan INFID

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Senin, 15 Mei 2017 | 17:16 WIB
Bangun Kota Ramah HAM, Komnas HAM Teken MoU Dengan INFID
Komnas HAM teken MoU dengan Infid untuk membangun kota ramah HAM di Indonesia. [Suara.com/Erick Tanjung]

‎Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan INFID (International NGO Forum on Indonesia Development) tentang. Kerjasama ini bertujuan untuk membangun kota-kota ramah HAM di Indonesia ditengah maraknya gerakan radikalisme ‎belakangan ini.

‎"Kerjasama ini penting karena kami melihat semakin luasnya radikalisme dan terorisme di Indonesia belakangan ini," kata Sugeng Bahagiyo, Direktur Eksekutif INFID di kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (15/5/2017).

Dia mengatakan, kerjasama INFID dengan Komnas HAM ini direalisasikan dalam program membuat Kota-kota Ramah HAM.

"Kita juga akan membuat rencana aksi mengenai bisnis dan HAM, serta melaksanakan pendidikan dan sosialisasi Kota atau Kabupaten yang ramah HAM.‎ Salah satu targetnya adalah semacam mendorong inpres (Instruksi Presiden) untuk pelaksanaan Human Rights City di seluruh Kabupaten dan Kota," ujar dia.

‎Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komnas HAM, Nurcholis menuturkan salah satu tindak lanjut dari MoU ini pihaknya akan mendorong pemerintah daerah untuk membangun kota ramah HAM. Sebab, ia menilai kasus intoleransi, konflik SARA makin meluas di masyarakat belakangan ini, terlebih saat Pilkada.

"Peran kepala daerah sangat penting untuk mewujudkan toleransi di Indonesia. Kami berencana akan mengundang 100 kepala daerah, Gubernur dan Wali Kota/Bupati untuk menandatangani Kota Ramah HAM di Indonesia," terang dia.

Ia berharap kepala daerah lebih berperan aktif dalam menyelesaikan pertikaian di masyarakat yang menimbulkan ‎tindakan intoleran. Sebab sikap intoleran tersebut memicu konflik, bahkan konflik SARA.

"Kami melihat banyak kasus intoleran di daerah, ini kami sangat khawatir. Kalau kepala daerah bisa menyelesaikan, tentu skalanya tidak sampai nasional. Karena sekarang ini situasinya saling balas, seperti berkunjung ke sana ngggak boleh dan lainnya," tutur dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM: Belum Tentu Benar Ada Kriminalisasi Ulama

Komnas HAM: Belum Tentu Benar Ada Kriminalisasi Ulama

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 17:53 WIB

Komnas HAM Bantah Bakal Temui Habib Rizieq di Eropa

Komnas HAM Bantah Bakal Temui Habib Rizieq di Eropa

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 17:26 WIB

Di Lokasi Perang, WNI Irak Kirim Pesan ke Jokowi Jaga Pancasila

Di Lokasi Perang, WNI Irak Kirim Pesan ke Jokowi Jaga Pancasila

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 15:24 WIB

Komnas HAM Apresiasi Pelaksanaan Tugas TNI-Polri di Pilkada DKI

Komnas HAM Apresiasi Pelaksanaan Tugas TNI-Polri di Pilkada DKI

News | Kamis, 20 April 2017 | 06:13 WIB

LBH Jakarta Kritik Ahok dan Anies Tak Punya Program HAM

LBH Jakarta Kritik Ahok dan Anies Tak Punya Program HAM

News | Rabu, 12 April 2017 | 15:33 WIB

Radikalisme Potensi Ganggu Pertarungan Ahok-Anies

Radikalisme Potensi Ganggu Pertarungan Ahok-Anies

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 03:13 WIB

Analis: 10 Juta, dari 250 Juta Penduduk Indonesia Radikal

Analis: 10 Juta, dari 250 Juta Penduduk Indonesia Radikal

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 01:03 WIB

Ketua PBNU: Jangan Campuradukkan Politik Dengan Agama

Ketua PBNU: Jangan Campuradukkan Politik Dengan Agama

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 20:36 WIB

Hasil Pantauan Pilkada DKI

Hasil Pantauan Pilkada DKI

Foto | Selasa, 21 Februari 2017 | 15:54 WIB

Pansel Komnas HAM Temui Setya Novanto

Pansel Komnas HAM Temui Setya Novanto

Foto | Senin, 20 Februari 2017 | 17:03 WIB

Terkini

Isu Ijazah Mengikis Dukungan Politik, Gibran Dinilai Seperti Orang Terlantar yang Cuma Dibela PSI

Isu Ijazah Mengikis Dukungan Politik, Gibran Dinilai Seperti Orang Terlantar yang Cuma Dibela PSI

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang

Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Bukan Cuma Merah! Ini 5 Warna Pintu Menurut Feng Shui yang Cocok untuk Rumah Minimalis

Bukan Cuma Merah! Ini 5 Warna Pintu Menurut Feng Shui yang Cocok untuk Rumah Minimalis

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:10 WIB

36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak

36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:10 WIB

5 Zodiak yang Paling Gampang Bikin Baper tapi Tiba-Tiba Ghosting, Virgo Termasuk

5 Zodiak yang Paling Gampang Bikin Baper tapi Tiba-Tiba Ghosting, Virgo Termasuk

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:05 WIB

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Berapa Biaya Balik Nama Motor Bekas? Ini Komponen yang Wajib Dibayar

Berapa Biaya Balik Nama Motor Bekas? Ini Komponen yang Wajib Dibayar

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla Bencana Nasional, Klaim Masih Mampu Atasi

Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla Bencana Nasional, Klaim Masih Mampu Atasi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Review Love Reset: Ketika Kita Jatuh Cinta Lagi setelah Sempat Saling Benci

Review Love Reset: Ketika Kita Jatuh Cinta Lagi setelah Sempat Saling Benci

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:50 WIB

×