Lima Negara Dipilih Sebagai Anggota Baru Dewan Keamanan PBB

Ririn Indriani

Sabtu, 03 Juni 2017 | 04:18 WIB
Lima Negara Dipilih Sebagai Anggota Baru Dewan Keamanan PBB
Logo PBB. (Shutterstock)

Suara.com - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa beranggotakan 193 negara, Jumat (2/6/2017), waktu setempat, memilih Pantai Gading, Guinea Ekuatorial, Kuwait, Peru dan Polandia sebagai anggota baru Dewan Keamanan PBB untuk periode dua tahun, mulai 1 Januari 2018.

Sementara itu, Belanda terpilih untuk menjadi anggota Dewan Keamanan selama satu tahun setelah tahun lalu mencapai kesepakatan dengan Italia untuk berbagi masa keanggotaan dua tahun.

Pemungutan suara terkait kedua negara itu tahun lalu mengalami kebuntuan sehingga mereka setuju untuk menetapkan Italia menjadi anggota tahun 2017 dan kemudian digantikan Belanda untuk menduduki kursi tersebut pada 2018.

Walaupun semua negara yang mencalonkan diri tidak ada yang menentang, masing-masing masih membutuhkan lebih dari dua pertiga suara keseluruhan untuk mendapatkan kursi keanggotaan di Dewan Keamanan.

Pantai Gading mendapatkan 189 suara, Guinea Ekuatorial 185, Kuwait 188, Peru 186, Polandia 190 dan Belanda 184 suara.

Dewan Keamanan PBB terdiri dari total 15 negara, yaitu 10 anggota tidak tetap (setiap tahun dipilih lima negara) dan lima anggota tetap. Kelima negara anggota tetap Dewan --yang memiliki hak veto (menolak) adalah Amerika Serikat, Inggris, Prancis, China dan Rusia.

Dewan Keamanan adalah satu-satunya badan PBB yang dapat membuat keputusan mengikat dan memiliki kekuasaan untuk menjatuhkan sanksi serta memerintahkan pengerahan kekuatan.

Untuk memastikan keterwakilan kawasan di Dewan Keamanan, lima dari 10 kursi keanggotaan tidak tetap dibagikan untuk negara-negara Asia dan Afrika, satu untuk Eropa Timur, dua untuk Amerika Latin dan Karibia serta dua untuk Eropa Barat dan negara-negara lainnya.

Kelompok-kelompok kawasan biasanya menyepakati calon yang akan dimajukan dan jarang ada kompetisi untuk mendapatkan kursi.

Namun, kalangan pegiat hak asasi manusia mengatakan mekanisme itu merupakan "masalah serius".

"Negara-negara anggota harus bisa memilih apakah mereka mempercayai negara seperti Guinea Ekuatorial untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional," ujar Direktur Human Rights Watch PBB, Louis Charbonneau.

"Guinea Ekuatorial adalah negara yang telah melecehkan para pembela hak-hak asasi manusia dan kelompok-kelompok sipil, kerap dengan melakukan penahanan secara sewenang-wenang," ungkapnya.

Pemerintah Guinea Ekuatorial telah membantah tuduhan-tuduhan menyangkut korupsi dan pelanggaran hak-hak asasi manusia. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembicaraan Suriah oleh Dewan Keamanan PBB Ditunda

Pembicaraan Suriah oleh Dewan Keamanan PBB Ditunda

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 06:21 WIB

Ancaman Israel Usai Dikenai Resolusi Stop Kegiatan di Palestina

Ancaman Israel Usai Dikenai Resolusi Stop Kegiatan di Palestina

News | Minggu, 25 Desember 2016 | 07:43 WIB

Israel Kecewa dan Merasa Ditinggalkan Oleh AS

Israel Kecewa dan Merasa Ditinggalkan Oleh AS

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 09:27 WIB

Terkini

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:47 WIB

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Realistis atau Pesimis? Mengulik Tren Stop the Wedding dari Sisi Finansial

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi 5,2-5,4% Q3 2026, Namun Tekanan Baru Terasa di Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

TNI AL Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Pramono Pilih Tak Campuri Situasi

TNI AL Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Pramono Pilih Tak Campuri Situasi

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City

Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 16:44 WIB

Penyadapan Presiden Maksudnya Gimana? Ini Penjelasan dan Ancaman Hukumannya

Penyadapan Presiden Maksudnya Gimana? Ini Penjelasan dan Ancaman Hukumannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:40 WIB

Kampung Boncos Berulang Kali Digerebek, Polisi Kini Turun Cek Masalah Warga

Kampung Boncos Berulang Kali Digerebek, Polisi Kini Turun Cek Masalah Warga

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:35 WIB

Piala Asia 2027 Mundur Hampir Setahun, China dan Timnas Indonesia Dapat Berkah

Piala Asia 2027 Mundur Hampir Setahun, China dan Timnas Indonesia Dapat Berkah

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 16:35 WIB

Bersepeda Jadi Pilihan Gaya Hidup Sehat, Promo 11.11 Bisa Jadi Momentum Lengkapi Kebutuhan

Bersepeda Jadi Pilihan Gaya Hidup Sehat, Promo 11.11 Bisa Jadi Momentum Lengkapi Kebutuhan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:34 WIB

Ulasan Novel Bumi: Petualangan Tiga Sahabat Menjelajahi Dunia Paralel

Ulasan Novel Bumi: Petualangan Tiga Sahabat Menjelajahi Dunia Paralel

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:30 WIB

×