Kisah 'Asmara Subuh' di Sumatera Utara saat Ramadan

Reza Gunadha

Sabtu, 03 Juni 2017 | 19:15 WIB
Kisah 'Asmara Subuh' di Sumatera Utara saat Ramadan
ILUSTRASI. [Facebook]

Suara.com - Berpacaran seusai santap sahur di tempat-tempat umum atau biasa disebut “asmara Subuh”, menjadi fenomena yang kerap ditemui di berbagai daerah Indonesia pada bulan Ramadan, tak terkecuali Sumatera Utara.

Bahkan, Sosiolog Universitas Sumatera Utara (USU) Profesor Dr Badaruddin MA, Sabtu (3/6/2017), menuturkan “asmara subuh" merupakan budaya di masyarakat yang sulit dihilangkan.

"Istilah ‘asmara subuh’ sudah sejak dari dulu, biasanya dilakukan sekelompok pemuda dengan pasangannya yang bertujuan mengisi kekosongan menjelang pagi hari. Namun dinilai kurang beretika di masyarakat," kata Badaruddin.

Apalagi, menurut dia, tempat berkumpul pasangan remaja itu ada yang berada di pinggir pantai, pinggiran jalan, di taman bunga, dan tempat-tempat umum lainnya.

"Hal tersebut, jelas merusak pemandangan mata, karena para remaja itu memadu kasih, di saat bulan suci Ramadhan, dan juga dilarang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)," ujar Badaruddin.

Ia menyebutkan, kegiatan asmara subuh itu juga dilakukan di kawasan Jalan Ringroad Kecamatan Sunggal dengan konvoi menggendarai sepeda motor, dan juga ugal-ugalan yang dapat membahayakan warga masyarakat.

Bahkan, aktivitas asrama subuh berupa balapan liar itu, sudah sering ditertibkan aparat kepolisian.

"Namun, mereka melaksanakannya secara berpindah-pindah dan sulit dipantau pihak berwajib," ucapnya.

baca juga

Badaruddin mengatakan, upaya untuk menghilangkan budaya ‘asmara subuh’ itu, bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan MUI, tetapi juga peranan para orang tua melarang anak mereka yang masih remaja agar tidak ke luar rumah.

Hal tersebut, merupakan salah satu upaya agar menekan semakin berkurangnya remaja melaksanakan asrama subuh yang dianggap tidak memberikan manfaat, melainkan hanya hura-hura.

Selain itu, ‘asmara subuh’ dianggap bentuk pelanggaran etika dan moral, serta perilaku yang menyimpang dari tinjauan agama, serta nilai-nilai Islami.

"Larangan tersebut dikarenakan, kegiatan asmara subuh tersebut dapat membatalkan ibadah puasa, dan juga mengundang pikiran jahat pada bulan Ramadhan itu," kata mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) USU itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap! Ternyata Begini Cara Biar Tahan Puasa Sampai Sore

Terungkap! Ternyata Begini Cara Biar Tahan Puasa Sampai Sore

Video | Sabtu, 03 Juni 2017 | 18:35 WIB

Penjualan Peci Belum Ada Peningkatan

Penjualan Peci Belum Ada Peningkatan

Foto | Sabtu, 03 Juni 2017 | 18:26 WIB

Penjualan Busana Muslim Meningkat

Penjualan Busana Muslim Meningkat

Foto | Sabtu, 03 Juni 2017 | 16:06 WIB

Ini yang Terjadi dalam Tubuh Saat Anda Puasa

Ini yang Terjadi dalam Tubuh Saat Anda Puasa

Health | Sabtu, 03 Juni 2017 | 06:24 WIB

Ini Cara Menjaga Berat Badan Selama Bulan Ramadan

Ini Cara Menjaga Berat Badan Selama Bulan Ramadan

Health | Jum'at, 02 Juni 2017 | 21:10 WIB

Jokowi Buka Bersama Ketua MPR

Jokowi Buka Bersama Ketua MPR

Foto | Jum'at, 02 Juni 2017 | 20:50 WIB

Bangunkan Sahur, Dua Kelompok Pemuda di Jakarta Timur Tawuran

Bangunkan Sahur, Dua Kelompok Pemuda di Jakarta Timur Tawuran

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 15:19 WIB

Permintaan Kue Lebaran

Permintaan Kue Lebaran

Foto | Jum'at, 02 Juni 2017 | 14:21 WIB

Pura-pura Tarawih, Dua Pemabuk Curi Ponsel di Masjid Istiqlal

Pura-pura Tarawih, Dua Pemabuk Curi Ponsel di Masjid Istiqlal

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 14:10 WIB

Lima Inspirasi Pakaian untuk Buka Puasa Bersama

Lima Inspirasi Pakaian untuk Buka Puasa Bersama

Lifestyle | Jum'at, 02 Juni 2017 | 14:08 WIB

Terkini

Cashback Rp7,5 Juta dari BRI untuk Pembelian iPhone 18 di Tokopedia dan TikTok

Cashback Rp7,5 Juta dari BRI untuk Pembelian iPhone 18 di Tokopedia dan TikTok

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:48 WIB

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Riau | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:30 WIB

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:18 WIB

×