Cerita Horor Saat Serangan Teror di London

Yazir Farouk Suara.Com
Senin, 05 Juni 2017 | 04:28 WIB
Cerita Horor Saat Serangan Teror di London
Petugas forensik sedang bekerja di lokasi penyerangan oleh pelaku teror di Jembatan London, Minggu (4/6/2017) [AFP]

Suara.com - Orang-orang menikmati malam di London pada Sabtu (3/6/2017). Mereka kebanyakan berada di bar untuk menyaksikan final Liga Champions.

Namun suasana berubah menjadi horor setelah terjadi serangan teror beberapa menit kemudian. Sebuah mobil van menabrak para pejalan kaki di Jembatan London atau London Bridge. Korban pun berjatuhan.

Tiga orang dari dalam mobil van keluar dan mulai mengamuk. Mereka masuk ke kawasan Borough Market  dan melakukan penusukan.

Dalam beberapa menit, enam orang terbunuh, puluhan lainnya terluka. Ketiga pelaku kemudian ditembak mati oleh petugas polisi. Belakangan diketahui, jumlah korban tewas bertambah menjadi tujuh orang.

Dilansir dari laman AFP, sejumlah saksi menceritakan ketika malam yang indah mendadak menjadi horor.

Alessandro, seorang saksi berbagi pengalamannya malam itu. Dia bersama sejumlah orang sedang menikmati malam di dekat Sungai Thames.

"Saya melihat van ini melaju ke kiri dan kanan, kiri dan kanan, mencoba menabrak sebanyak mungkin orang di sana," katanya.

"Ada lima atau enam orang yang kami bantu, mereka anak-anak muda," ujarnya lagi.

Hal senada diungkap Mark yang saat itu sedang asyik memotret di tengah Jembatan London. Kata dia, mobil van itu meliuk-liuk dari sisi ke sisi dan menabrak seorang perempuan hingga terpental sejauh enam meter.

Baca Juga: Teror London, Seorang Warga Prancis Jadi Korban Tewas, 4 Kritis

"Saya baru saja melihatnya melayang di udara," katanya mengenang.

Adapun Dee, seorang warga London lainnya menjadi saksi ketika pelaku mulai menyerang orang-orang dengan senjata tajam. Dia melihat seorang lelaki dengan pisau berlari lalu menuruni tangga menuju ke sebuah bar.

Pemandangan horor lainnya disaksikan Alex Shellum yang waktu itu sedang berada di pub The Mudlark dekat Jembatan London. Dia melihat seorang perempuan bersimbah darah.

"Dia mengalami pendarahan hebat dari leher dan mulutnya. Saya dan teman-teman yakin tenggorokannya telah dipotong," ujarnya.

Polisi tiba di lokasi. Beberapa petugas meminta orang-orang agar bertahan di dalam bar dan restoran dan bersembunyi di bawah meja. Mereka kemudian diminta keluar dengan tangan di atas kepala.

Tiga penyerang yang mengenakan rompi berulangkali menusuk salah satu petugas polisi. Pelaku akhirnya bisa dilumpuhkan setelah bantuan datang. Mereka ditembak mati oleh polisi bersenjata..

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI