Polisi yang Menembak Dirinya Sendiri Tak Ada Masalah Pribadi

Chaerunnisa

Rabu, 07 Juni 2017 | 08:17 WIB
Polisi yang Menembak Dirinya Sendiri Tak Ada Masalah Pribadi
Ilustrasi polisi menembak (Shutterstock)

Suara.com - Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota AKBP Anthon Ch Nungroho mengatakan, Aiptu Fransisco De Araujo yang diduga menembak dirinya sendiri, merupakan seorang anggota kepolisian yang disiplin dalam bekerja.

"Orangnya baik, disiplin dalam bekerja, dan sampai semalam kita telusuri melalui keluarganya tidak ada masalah pribadi yang dialami oleh anggota saya," katanya di Kupang, Rabu (7/6/2017).

Hal itu disampaikannya pascaseorang anggota Polres Kupang Kota Aiptu Fransisco De Araujo yang bertugas sebagai Kepala Unit Pengamanan Obyek Vital (Pamobvit) Polres Kupang Kota diduga menembak telinganya sendiri dengan revolver di kediamannya sendiri, Selasa (6/6).

Fransisco dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang dan masuk ke ruangan intensive care unit (ICU) untuk mendapatkan perawatan intensif sebab dalam keadaan kritis.

Anthon menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. Karena seperti yang dia ketahui, anggotanya tersebut selain mempunyai disiplin yang bagus dalam bekerja tetapi juga merupakan seorang yang periang.

"Orangnya periang, selalu bercanda dengan petugas kepolisian yang lain. Kita sayangkan hal ini bisa terjadi pada dirinya. Kita berharap agar bisa segera pulih," ujarnya.

Mantan Wakapolres Sumba Timur ini mengatakan, sebelum peristiwa dugaan penembakkan diri sendiri tersebut, pada pagi harinya Fransisco sempat mengikuti apel dan sempat mengecek tugas dari anggotanya dan sempat pamit dari anggotanya untuk tidak mengikuti apel lagi.

Anthon juga berharap agar kejadian tersebut adalah kejadian yang terakhir menimpa anggotanya.

Aiptu Fransisco yang kelahiran Timor Leste itu memiliki seorang istri bernama Martina Araujo dengan tiga anak, masing-masing Mebi Arujo, Putri Araujo dan Fadli Araujo.

Kepala RS Bhayangkara Kupang Kompol dr Marthinus Ginting mengatakan, Fransisco sampai saat ini masih dirawat intensif tim medis rumah sakit tersebut.

Penanganan yang sedang dilakukan selain memberikan pasokan darah sebagai kebutuhan korban mengganti darah yang hilang, tetapi juga membantu pernapasan dengan memasang alat pernapasan.

Penanganan yang dilakukan itu, kata dr Ginting, dalam upaya menstabilkan kondisi korban. Jika kondisi masih belum stabil, tim dokter belum bisa melakukan tindakan lebih.

Kapolres Kupang Kota menambahkan bahwa hingga pagi ini sampai berita ini diturunkan, kondisi kesehatan dari anggota belum membaik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh! Polisi Tak Bisa Jelaskan Kesalahan Orang yang Ditilangnya

Heboh! Polisi Tak Bisa Jelaskan Kesalahan Orang yang Ditilangnya

Tekno | Selasa, 06 Juni 2017 | 19:40 WIB

Polisi Periksa Ketua RW Terkait Persekusi PMA

Polisi Periksa Ketua RW Terkait Persekusi PMA

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 14:55 WIB

Polri Berharap Revisi UU Tindak Pidana Terorisme Segera Rampung

Polri Berharap Revisi UU Tindak Pidana Terorisme Segera Rampung

News | Senin, 29 Mei 2017 | 14:45 WIB

Oknum TNI Diduga Rusak Pospol Monas, Polisi Masih Cari Bukti

Oknum TNI Diduga Rusak Pospol Monas, Polisi Masih Cari Bukti

News | Minggu, 28 Mei 2017 | 11:07 WIB

Cari Anggota Polisi, Sekelompok Orang Rusak Pospol Monas

Cari Anggota Polisi, Sekelompok Orang Rusak Pospol Monas

News | Jum'at, 26 Mei 2017 | 14:08 WIB

Jenazah Polisi Korban Bom

Jenazah Polisi Korban Bom

Foto | Kamis, 25 Mei 2017 | 17:02 WIB

Terkini

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 07:51 WIB

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 07:50 WIB

MARK Siapkan Dana Rp75 Miliar untuk Bagi-bagi Dividen Ini Jadwalnya

MARK Siapkan Dana Rp75 Miliar untuk Bagi-bagi Dividen Ini Jadwalnya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 07:48 WIB

KontraS Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie, Desak Investigasi Independen!

KontraS Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie, Desak Investigasi Independen!

News | Kamis, 05 November 2026 | 07:44 WIB

Cara Transfer File dari HP Lama ke HP Baru dengan Cepat dan Praktis

Cara Transfer File dari HP Lama ke HP Baru dengan Cepat dan Praktis

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 07:44 WIB

Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta

Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta

Surakarta | Kamis, 05 November 2026 | 07:44 WIB

Beli HP 5G Rp3,5 Juta Ini Dilengkapi Internet Unlimited Selama 2 Tahun

Beli HP 5G Rp3,5 Juta Ini Dilengkapi Internet Unlimited Selama 2 Tahun

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 07:40 WIB

Apa Itu Makar? Ramai Dibahas Dalam Kasus Penyadapan Prabowo yang Menyeret Eks Kapolri Listyo Sigit

Apa Itu Makar? Ramai Dibahas Dalam Kasus Penyadapan Prabowo yang Menyeret Eks Kapolri Listyo Sigit

News | Kamis, 05 November 2026 | 07:33 WIB

Jokowi akan Tunjukkan Ijazah SD hingga Sarjana UGM di Sidang Roy Suryo Hari Ini!

Jokowi akan Tunjukkan Ijazah SD hingga Sarjana UGM di Sidang Roy Suryo Hari Ini!

News | Kamis, 05 November 2026 | 07:31 WIB

Kritik Pemerintah Tak Berarti Ngebet Ganti Presiden: Salah Kaprah Demokrasi

Kritik Pemerintah Tak Berarti Ngebet Ganti Presiden: Salah Kaprah Demokrasi

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 07:20 WIB

×