Karyawannya Minta Kejelasan Nasib, Ini Jawaban Dirut Transjakarta

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 13 Juni 2017 | 15:53 WIB
Karyawannya Minta Kejelasan Nasib, Ini Jawaban Dirut Transjakarta
Puluhan unit bus Transjakarta mogok beroperasi di sepanjang Halte Harmoni, Jakarta, Senin (12/6).

Suara.com - Direktur Utama PT. Transportasi Jakarta Budi Kaliwono tengah mempelajari tuntutan pegawai yang sempat melakukan aksi unjuk rasa pada Senin (12/6/2017) kemarin. Dalam aksinya, salah satu yang disuarakan pegawai TJ adalah meminta pengangkatan status dari karyawan kontrak menjadi tetap.

"Jadi yang mereka tangkap itu berbeda dengan policy. Tapi kita sudah selesaikan. Ada satu yang mereka minta secara tertulis untuk memperhatikan status kerja, status kepegawaian dari status kontrak selama ini yang di operasional," ujar Budi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Budi mengatakan upaya pengangkatan karyawan Transjakarata sudah ada sejak lama. Tapi, hingga saat ini antara pemerintah dan PT. Transjakarta​ masih mencari solusi dan prosedur yang akan dijadikan acuan tetap untuk mengangkat pegawai.

Pegawai Transjakarta, kata Budi, banyak pindahan dari manajemen lama tahun 2004 atau masih Unit Pelaksana Teknis (UPT).

"Jadi banyak karyawan yang sudah bekerja di kita itu secara total 13 tahun. Cuma kan PT. Transjakarta sendiri berdirinya 2014, tapi handle operasional baru 2015. Kami juga perlu data yang akurat, yang benar kan supaya kami nggak salah karena kan biar gimana pun Transjakarta pakai dana APBD," kata Budi.

Selain itu Budi mengatakan ada pegawai yang khawatir tidak diperpanjang kontraknya setelah usia diatas 35 tahun, serta ada dari mereka yang menuntut tetap bisa dipekerjakan walaupun suami-istri bekerja di satu perusahaan​.

"Sebetulnya manajemen itu sudah keluarkam surat dari Januari 2016 bahwa untuk yang sudah tercatat sebagai karyawan, mereka boleh bekerja selama suami istri. Jadi ini salah paham yang saya juga nggak ngerti kenapa bisa tiba-tiba muncul begini. Jadi kita udah luruskan semua," jelas Budi.

Ia memastikan pegawai yang usianya di atas 35 tahun akan dipindahkan ke dalam. Mereka tidak akan ditempatkan di lapangan sebagai petugas penjaga jalur.

"Tapi kami udah pikirkan beberapa dari harapan mereka ya masuk akal," katanya.

baca juga

Untuk diketahui, pegawai yang kemarin melakukan aksi mengancam akan kembali demo pada Rabu (14/6/2017) besok, apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh pihak manajemen. Budi berharap hal tersebut tidak lagi terulang, karena dapat merugikan pelanggan Transjakarta.

"Saya nggak berharap demikian. Jangan ada demo-demoan apalagi kalau sampai mengganggu layanan. Jadi aspirasi bisa diterima, harapan kami dengar, tapi tidak boleh ada satu kegiatan yang kontra dengan pelayanan. Ini supaya tahu, kita nggak akan toleran," kata Budi.

Budi belum tahu sanksi apa yang akan dijatuhkan manajemen untuk pegawai yang melakukan aksi kemarin. Saat ini dia tengah mengecek kebenaran apakah benar ada penumpang yang diturunkan oleh petugas kemarin.

"Jadi armada itu macet, yang di belakang ini kan nggak bisa maju, akhirnya ada beberapa pelanggan diarahkan untuk turun karena nggak bisa maju busnya. Kalau itu kan berarti ada satu yang lain, tapi ada juga yang laporan dari pelanggan diperintahkan buat turun. Nah ini yang kita lagi lacak semua," ujarnya.

Ia memastikan tidak ada bus yang rusak saat aksi kemarin. Tapi, dengan aksi tersebut pelanggan TJ turun sekitar 30.000.

"Kan kemarin itu sempat stuck itu kira-kira menjelang pukul 11.00 WIB, tapi pukul 12.00 WIB lewat, hampir pukul 13.00 itu kami sudah beroperasi kembali, dan pukul 14.00 WIB normal semua," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djarot Tak Membela Pegawai Transjakarta yang Mogok

Djarot Tak Membela Pegawai Transjakarta yang Mogok

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 13:19 WIB

Djarot Minta Cari Tahu Siapa Provokator Mogok Awak Transjakarta

Djarot Minta Cari Tahu Siapa Provokator Mogok Awak Transjakarta

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 12:17 WIB

Transjakarta Akui Sulit Angkat Semua Karyawan Jadi Tetap

Transjakarta Akui Sulit Angkat Semua Karyawan Jadi Tetap

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 06:10 WIB

Djarot Nilai Mogok Kerja Staf Operator Transjakarta Merugikan

Djarot Nilai Mogok Kerja Staf Operator Transjakarta Merugikan

News | Senin, 12 Juni 2017 | 20:20 WIB

Sandiaga Nilai Permasalahan Pegawai Transjakarta Rumit

Sandiaga Nilai Permasalahan Pegawai Transjakarta Rumit

News | Senin, 12 Juni 2017 | 17:32 WIB

Djarot Malah Belum Tahu Awak Transjakarta Mogok

Djarot Malah Belum Tahu Awak Transjakarta Mogok

News | Senin, 12 Juni 2017 | 15:16 WIB

Perjuangkan Nasib, Buruh Transjakarta Akan Bentuk Serikat Pekerja

Perjuangkan Nasib, Buruh Transjakarta Akan Bentuk Serikat Pekerja

News | Senin, 12 Juni 2017 | 15:12 WIB

Rabu, Staf Transjakarta Kembali Mogok Jika Tuntutan Ditolak

Rabu, Staf Transjakarta Kembali Mogok Jika Tuntutan Ditolak

News | Senin, 12 Juni 2017 | 14:58 WIB

Bus Transjakarta Mogok Beroperasi

Bus Transjakarta Mogok Beroperasi

Foto | Senin, 12 Juni 2017 | 14:57 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×