Sistem Ganjil-Genap Sepeda Motor di DKI Masih Dikaji

Ardi Mandiri

Kamis, 22 Juni 2017 | 09:09 WIB
Sistem Ganjil-Genap Sepeda Motor di DKI Masih Dikaji
Sejumlah kendaraan bermotor antre dalam kemacetan di samping proyek jalan bawah tanah atau

Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyatakan pemberlakuan kebijakan plat nomor ganjil dan genap untuk kendaraan sepeda motor di wilayah ibukota masih belum dapat dipastikan waktunya.

"Mengenai pemberlakukan aturan ganjil dan genap untuk sepeda motor di Jakarta masih belum bisa dipastikan waktunya, karena aturan tersebut masih harus dikaji dulu sebelum betul-betul diterapkan," kata Kepala Dishub DKI Andri Yansyah di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, penerapan aturan ganjil-genap untuk sepeda motor masih harus melewati proses pengkajian yang cukup panjang, mulai dari pembahasan hingga uji coba. Saat ini, aturan tersebut masih dikaji oleh Dishub DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya.

"Jadi, sekarang ini rencana penerapan ganjil-genap untuk sepeda motor itu masih dalam tahap pembahasan. Masih ada proses-proses lain yang harus dilalui. Makanya tenang saja, waktunya juga belum bisa dipastikan," ujar Andri.

Lebih lanjut, dia menuturkan gagasan mengenai penerapan aturan ganjil-genap untuk sepeda motor tercetus ketika berlangsungnya acara forum lalu lintas di Polda Metro Jaya terkait kemacetan lalu lintas yang terus terjadi di Jakarta.

"Dalam forum itu, kami membahas salah satu penyebab kemacetan di Jakarta saat ini adalah karena sedang banyaknya kegiatan pembangunan infrastruktur. Kemudian, tiba-tiba ada ide mengenai pembatasan penggunaan sepeda motor," tutur Andri.

Meskipun demikian, dia mengungkapkan apabila aturan itu benar-benar diberlakukan, maka pembatasan penggunaan sepeda motor dengan aturan ganjil-genap akan diterapkan di kawasan yang memang sudah diberlakukan aturan tersebut.

"Kemungkinan diterapkan di rute ganjil-genap. Akan tetapi, kajiannya harus kami matangkan dulu. Selain itu, semuanya juga harus dipersiapkan, seperti rambu-rambu, marka jalan dan petugas. Kalau sudah siap, kami harus lakukan sosialisasi dulu, kemudian dilakukan uji coba. Masih panjang prosesnya," ungkap Andri. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rencana Sistem Ganjil Genap di Jalan Rasuna Said

Rencana Sistem Ganjil Genap di Jalan Rasuna Said

Foto | Selasa, 10 Januari 2017 | 11:00 WIB

Ahok Yakin Pemilik Mobil Pemalsu Nopol Bakal Kena Batunya

Ahok Yakin Pemilik Mobil Pemalsu Nopol Bakal Kena Batunya

News | Rabu, 07 September 2016 | 14:16 WIB

November, Ahok Tambah 250 Bus Transjakarta  Baru Lagi

November, Ahok Tambah 250 Bus Transjakarta Baru Lagi

News | Jum'at, 02 September 2016 | 17:05 WIB

Ahok Mau Pelanggar Sistem Ganjil Genap Ditilang Biru

Ahok Mau Pelanggar Sistem Ganjil Genap Ditilang Biru

News | Rabu, 31 Agustus 2016 | 10:37 WIB

Total Pelanggaran Selama Sistem Ganjil Genap di Jakarta Kemarin

Total Pelanggaran Selama Sistem Ganjil Genap di Jakarta Kemarin

News | Rabu, 31 Agustus 2016 | 10:13 WIB

Ini Hasil Evaluasi Sistem Ganjil Genap Hari Pertama

Ini Hasil Evaluasi Sistem Ganjil Genap Hari Pertama

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 20:15 WIB

Ada 219 Pelanggar di Hari Pertama Sistem Ganjil Genap

Ada 219 Pelanggar di Hari Pertama Sistem Ganjil Genap

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 17:36 WIB

Agar Jakarta Tak Macet, Jangan Cuma Sistem Ganjil Genap Solusinya

Agar Jakarta Tak Macet, Jangan Cuma Sistem Ganjil Genap Solusinya

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 17:12 WIB

Tilang Aturan Ganjil-Genap Mulai Berlaku

Tilang Aturan Ganjil-Genap Mulai Berlaku

Foto | Selasa, 30 Agustus 2016 | 12:54 WIB

Terkini

Harga iPhone 14 per September 2026, Naik atau Turun Drastis?

Harga iPhone 14 per September 2026, Naik atau Turun Drastis?

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 12:27 WIB

Alasan John Herdman Coret Dony Tri Pamungkas dan Yakob Sayuri dari Skuad Timnas Indonesia

Alasan John Herdman Coret Dony Tri Pamungkas dan Yakob Sayuri dari Skuad Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 12:27 WIB

Pestapora 2026 di JIEXPO: Info Tiket & Promo Kartu Kredit BRI

Pestapora 2026 di JIEXPO: Info Tiket & Promo Kartu Kredit BRI

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 12:26 WIB

Belanja Negara di RAPBN 2027 Tembus Rp 4.000 Triliun, Menkeu Suahasil: Pertama Kali dalam Sejarah

Belanja Negara di RAPBN 2027 Tembus Rp 4.000 Triliun, Menkeu Suahasil: Pertama Kali dalam Sejarah

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:25 WIB

Jelajah Keindahan Danau Toba Lewat Bentang Cerita Repsol Ride Story

Jelajah Keindahan Danau Toba Lewat Bentang Cerita Repsol Ride Story

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 12:25 WIB

Kasus Suap Pemkab Bekasi, KPK Endus Peran Oknum Polisi 'Lippo' Atur Proyek

Kasus Suap Pemkab Bekasi, KPK Endus Peran Oknum Polisi 'Lippo' Atur Proyek

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 12:24 WIB

Anime Bride of the Barrier Master Ungkap 5 Karakter Baru Jelang Tayang 2027

Anime Bride of the Barrier Master Ungkap 5 Karakter Baru Jelang Tayang 2027

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:20 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Desak BGN-SPPG Bertanggung Jawab Secara Hukum

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Desak BGN-SPPG Bertanggung Jawab Secara Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 12:18 WIB

Pelindo Jasa Maritim Tunjuk Terpidana Penghina Jusuf Kalla Menjadi Komisaris Independen

Pelindo Jasa Maritim Tunjuk Terpidana Penghina Jusuf Kalla Menjadi Komisaris Independen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:18 WIB

Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Masih Sah? Ini Penjelasan Bank Indonesia

Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Masih Sah? Ini Penjelasan Bank Indonesia

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 12:18 WIB

×