Lahir di Penjara, Bayi Ini Dideportasi dari Malaysia ke Indonesia

Reza Gunadha

Kamis, 22 Juni 2017 | 23:32 WIB
Lahir di Penjara, Bayi Ini Dideportasi dari Malaysia ke Indonesia
ILUSTRASI - TKI yang dideportasi Malaysia lewat Nunukan. (Antara/M. Rusman)

Suara.com - Seorang bayi berusia satu bulan lahir di penjara ikut dideportasi pemerintah Kerajaan Malaysia melalui Kabupater Nunukan, Kalimantan Utara.

Maslina Juwana, ibu kandung bayi tersebut saat tiba di Nunukan, Kamis (22/6/2017) sore menceritakan, anaknya lahir ketika delapan bulan menjalani hukuman di pusat tahanan sementara (PTS) Air Panas Tawau, Malaysia.

Perempuan berusia 16 tahun ini menjalani hukuman selama sembilan bulan, karena kasus keimigrasian atau tidak memiliki dokumen yang sah tinggal di negara itu.

Ia ditangkap aparat kepolisian Malaysia bersama suaminya bernama Akbar ketika berbelanja di pasar saat itu sedang hamil tujuh bulan lebih.

"Anak saya ini lahir di dalam penampungan (penjara). Sekarang berusia satu bulan enam hari,” tuturnya.

Bayi berkelamin perempuan ini terpaksa ikut mendekam dalam penjara Malaysia dan akhirnya dideportasi ke Kabupaten Nunukan bersama 75 warga negara Indonesia (WNI) lainnya.

Maslina Juwana sendiri mengakui dirinya lahir di Malaysia dari kedua orangtuanya asal Kabupaten Bone, Sulsel. "Saya memang tidak punya akta lahir (Malaysia) walaupun saya lahir di sana," ujarnya.

Jumlah WNI yang dideportasi pada H-3 Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah ini terdiri dari 60 laki-laki, sembilan perempuan, tiga anak laki-laki dan empat anak perempuan termasuk seorang bayi berusia satu bulan enam hari.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Facebook Sudah Kantongi Izin untuk Buka Kantor di Indonesia

Facebook Sudah Kantongi Izin untuk Buka Kantor di Indonesia

Tekno | Kamis, 22 Juni 2017 | 04:04 WIB

Salat Ied, Ahmadiyah Belum Putuskan Minta Pengamanan atau Tidak

Salat Ied, Ahmadiyah Belum Putuskan Minta Pengamanan atau Tidak

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 19:44 WIB

Apakah Akan Ada Diskriminasi Ahmadiyah saat Lebaran?

Apakah Akan Ada Diskriminasi Ahmadiyah saat Lebaran?

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 18:16 WIB

Masih Superior Hadapi Hu Yun, Jonatan Ditunggu "Super Dan"

Masih Superior Hadapi Hu Yun, Jonatan Ditunggu "Super Dan"

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 17:26 WIB

Kenapa Kasus Segel Masjid Ahmadiyah Depok Digugat Lewat PN Jakpus

Kenapa Kasus Segel Masjid Ahmadiyah Depok Digugat Lewat PN Jakpus

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 16:38 WIB

Antiklimaks, Jaya di Indonesia Open, Owi/Butet Keok di Australia

Antiklimaks, Jaya di Indonesia Open, Owi/Butet Keok di Australia

News | Rabu, 21 Juni 2017 | 14:29 WIB

Disaingi Honda, Piaggio Klaim Masih Untung

Disaingi Honda, Piaggio Klaim Masih Untung

Otomotif | Rabu, 21 Juni 2017 | 13:23 WIB

Yamaha MX King Berganti Warna Jelang Lebaran

Yamaha MX King Berganti Warna Jelang Lebaran

Otomotif | Rabu, 21 Juni 2017 | 12:06 WIB

Vespa Listrik Ini Disiapkan Meluncur di Indonesia

Vespa Listrik Ini Disiapkan Meluncur di Indonesia

Otomotif | Rabu, 21 Juni 2017 | 11:22 WIB

REI Targetkan Bangun 210 Ribu Unit Rumah Subsidi di Indonesia

REI Targetkan Bangun 210 Ribu Unit Rumah Subsidi di Indonesia

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 11:00 WIB

Terkini

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB