Tim Hisab Rukyat NTB Gagal Lihat Hilal

Sabtu, 24 Juni 2017 | 18:56 WIB
Tim Hisab Rukyat NTB Gagal Lihat Hilal
Petugas dari Kementerian Agama dan PBNU melakukan pengamatan hilal di atas salah satu tower Apartemen di Jakarta, Minggu (5/6).

Suara.com - Tim Hisab Rukyat Wilayah Nusa Tenggara Barat tidak dapat mengamati hilal 1 Syawal 1438 Hijriah menggunakan alat teropong canggih. Ini karena terhalang mendung.

"Hilal tidak bisa terlihat karena mendung disertai gerimis," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Nusa Tenggara Barat (NTB) H Nasruddin, di Mataram, Sabtu (24/6/2017).

Pengamatan hilal dilakukan di Pantai Loang Baloq, Kota Mataram, mulai pukul 17.00 WITA. Tim Hisab Rukyat Hilal NTB terdiri atas Kantor Wilayah Kemenag NTB, Kemenag Kota Mataram, Kemenag Kabupaten Lombok Barat, Kemenag Lombok Tengah, Kemenag Lombok Utara, dan Kemenag Lombok Timur.

Selain itu, dari unsur Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Stasiun Geofisika Mataram.

Nasruddin didampingi Tim Ahli Rukyat Hilal Kemenag NTB Ida Suryati, mengatakan tidak nampaknya hilal akibat cuaca mendung disertai gerimis tersebut sudah dilaporkan ke Kementerian Agama sejak dimulainya pengamatan.

"Makanya kami tidak ditagih informasi apakah hilal terlihat atau tidak di NTB," ujarnya.

Namun dari informasi yang diperoleh, kata dia, Tim Hisab Rukyat Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil melihat hilal 1 Syawal 1438 Hijriah sebagai tanda berakhirnya puasa Ramadhan.

"Informasi mengenai terlihatnya hilal di NTT, sudah diketahui secara langsung oleh tim di Jakarta, karena pengamatan dilakukan secara 'streaming'. BMKG juga pasti sudah melapor ke Kementerian Agama," ucapnya pula.

Mantan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lombok Timur ini mengatakan pengamatan hilal di pantai Loang Baloq, Kota Mataram, sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu. Namun belum pernah berhasil melihat hilal.

Baca Juga: Apakah Besok Jadi Lebaran? Kemenag Jelaskan Posisi Hilal

Kantor Wilayah Kemenag NTB bersama BMKG juga sudah beberapa kali mencoba mengamati hilal di lokasi lain, seperti pantai Malimbu dan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, namun hasilnya juga tidak lebih baik karena terhalang Gunung Agung, di Bali.

"Bahkan menara Asmaul Husna, Masjid Islamic Center yang cukup tinggi juga pernah dipakai mengamati hilal, sama juga kondisinya terhalang puncak Gunung Agung," kata Nasruddin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI