Wiranto Klaim Jumlah Kecelakaan Musim Mudik 2017 Turun

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 03 Juli 2017 | 17:48 WIB
Wiranto Klaim Jumlah Kecelakaan Musim Mudik 2017 Turun
Menkopolhukam Wiranto [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto mengungkapkan bahwa angka warga meninggal dunia akibat korban kecelakaan lalu lintas selama musim lebaran tahun ini menurun cukup drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Ia mengklaim hal ini atas kinerja petugas dari Kementerian, Lembaga dan aparat kepolisian yang menangani.

"Dari waktu ke waktu korban (meninggal dunia karena kecelakaan) turun. Pernah tahun 2012 korban 800 nyawa melayang selama lebaran, lalu (tahun berikutnya) turun 700 orang, 600 orang, terakhir tahun lalu masih 300 sekian korban. Sekarang turun lagi 42 persen dari tahun kemarin, tepatnya baru dihitung, tapi kira-kira 100 orang lebih," kata Wiranto ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/7/2017).

Wiranto bersama Menteri dan pimpinan lembaga terkait telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo mengenai penanganan situasi selama ramadan dan lebaran. Mulai dari menjaga stabilitas harga sembako, keamanan, hingga penanganan arus lalu lintas saat mudik dan balik selama lebaran. Dia mengklaim langkah-langkah yang dilakukan pemerintah berhasil.

"Dan kita sebenarnya patut memberikan apresiasi kepada Kementerian dan Lembaga yang telah melaksanakan dengan baik, artinya harga-harga sembako selama lebaran dan jelang lebaran relatif stabil. Itu kan bukan datang begitu saja, tapi hasil kerja keras dalam pengendalian sembako ini bagaimana, menjaga stabilitas harga di pasar tidak terlepas dari operasi penimbunan, operasi pasar, penyediaan bahan baku di semua daerah. Semuanya kan dilaksanakan dengan baik," ujar dia.

Sementara itu, Wiranto juga mengapresiasi penanganan arus lalu lintas saat mudik dan arus balik lebaran oleh Kepolisian, Kementerian Perhubungan dan instansi terkait lainnya. Menurutnya penanganan arus mudik dan bali lebaran tahun ini sukses.

"Masalah mudik sesuatu yang perlu kita apresiasi juga, mengapa? karena perencanaan yang sangat matang dari awal atau jelang lebaran. Perencanaan yang dilaksanakan secara konsisten dengan satu tahapan waktu yang tepat, kemudian pengerahan pasukan anggota satuan pengamanan mudik lebaran di jalanan yang cukup besar jumlahnya ternyata cukup bisa mengarahkan, dan mengatur lalu lintas dengan baik," tandas dia.

"Di satu sisi kita masih menyesalkan adanya korban yang seharusnya tidak boleh terjadi, tetapi kita juga harus memberikan suatu acungan jempol kepada aparat keamanan yang ikut mengatur lalu lintas, disiplin lalu lintas mudik lebaran, sehingga tidak terjadi kecelakaan fatal. Kecelakaan bus hanya terjadi sekali, rem blong di Purbalingga atau dimana itu, tetapi rata-rata korban itu karena sepeda motor. Sekali lagi tetap diberi apresiasi kepada petugas di lapangan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

653.466 Pemudik Jawa Kembali dari Sumatera

653.466 Pemudik Jawa Kembali dari Sumatera

News | Senin, 03 Juli 2017 | 17:00 WIB

Terminal Kampung Rambutan Urus Pendatang Tak Beralamat

Terminal Kampung Rambutan Urus Pendatang Tak Beralamat

News | Senin, 03 Juli 2017 | 16:26 WIB

1.527 PNS DKI Jakarta Tak Masuk Kerja Pascalebaran

1.527 PNS DKI Jakarta Tak Masuk Kerja Pascalebaran

News | Senin, 03 Juli 2017 | 14:52 WIB

Menkeu Sri Mulyani Gelar Halal Bihalal Dengan PNS Kemenkeu

Menkeu Sri Mulyani Gelar Halal Bihalal Dengan PNS Kemenkeu

News | Senin, 03 Juli 2017 | 10:18 WIB

Evaluasi Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ini Komentar Kapolri

Evaluasi Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ini Komentar Kapolri

News | Senin, 03 Juli 2017 | 10:18 WIB

Jasa Marga Prediksi 728.000 Kendaraan Lewati Tol Cikarang Utama

Jasa Marga Prediksi 728.000 Kendaraan Lewati Tol Cikarang Utama

News | Senin, 03 Juli 2017 | 06:28 WIB

Pascaserangan Jantung, Hamdan ATT Jalani Fisioterapi

Pascaserangan Jantung, Hamdan ATT Jalani Fisioterapi

Entertainment | Minggu, 02 Juli 2017 | 22:13 WIB

Puncak Arus Balik di Tol Cikampek

Puncak Arus Balik di Tol Cikampek

Foto | Minggu, 02 Juli 2017 | 19:36 WIB

Hari Terakhir Libur Lebaran, TMII Masih Ramai Pengunjung

Hari Terakhir Libur Lebaran, TMII Masih Ramai Pengunjung

Lifestyle | Minggu, 02 Juli 2017 | 19:11 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB