Pansus Hak Angket KPK Pastikan Datangi Terpidana Korupsi

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Rabu, 05 Juli 2017 | 13:55 WIB
Pansus Hak Angket KPK Pastikan Datangi Terpidana Korupsi
Wakil Ketua Pansus Risa Mariska. (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Panitia Khusus hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Hukum dan HAM mengenai rencana kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin dan Pondok Bambu, Kamis (6/7/2017) besok.

"Terkait kunjungan ke lapas Sukamiskin dan Pondok Bambu kami melakukan komunikasi melalui Sekretariat dan direspon oleh penghubung Kemenkumham dan Dirtjen pas," kata Wakil Ketua Pansus Hak Angket, Risa Mariska, di DPR Senayan, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Selanjutnya kepastian Pansus hak angket dapat bertemu para narapidana kasus korupsi, lantaran Kemenkumham masih mengkaji melalui undang-undang apakah selain aparatur penegak hukum dapat melakukan penyelidikan terkait kasus narapidana korupsi tersebut.

"Kalau yang kami dengar pada prinsipnya mereka di sana siap menerima. Tapi kalau nanti ada kajian-kajian saya rasa nggak lah. Karena komunikasi antara penghubung dan sekretariat (Kemenkumham) kami sejauh ini masih on schedule," ujar Risa.

Sementara itu, Kementerian Hukum dan HAM telah menerima surat pemberitahuan mengenai rencana kunjungan ke dua Lapas Sukamiskin dan Pondok Bambu tersebut.

"Kami sudah terima surat dari Pansus. Saat ini masih berada di pimpinan Ditrektorat Jenderal PAS (Kemenkumhan). Belum diputuskan. Siang ini baru diputuskan," kata Kepala Sub Bagian Publikasi Humas Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham," Syarpani kepada wartawan, Rabu (5/7/2017).

Selanjutnya apakah Pansus hak angket nantinya dapat bertemu para narapidana kasus korupsi, lantaran Pansus akan melakukan sejumlah penyelidikan terkait sejumlah kasus yang menimpa narapidana.

"Kami mengikuti undang-undang. Jika diatur undang-undang kami akan bahas. Tapi saat ini masih di pimpinan. Keputusan di sana. Siang ini kalau sudah ada keputusan ya," ujar Syarpani.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkumham Sudah Terima Surat Pansus Angket KPK Buat Temui Napi

Kemenkumham Sudah Terima Surat Pansus Angket KPK Buat Temui Napi

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 12:54 WIB

Kewenangan Penyadapan Disoal Pansus, Apa Kata KPK?

Kewenangan Penyadapan Disoal Pansus, Apa Kata KPK?

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 04:46 WIB

Pernyataan Fahri Hamzah Dinilai KPK Tak Penting

Pernyataan Fahri Hamzah Dinilai KPK Tak Penting

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 01:06 WIB

Pansus Angket Ungkit-ungkit SDM KPK

Pansus Angket Ungkit-ungkit SDM KPK

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 19:22 WIB

Ini Hal Menakutkan Jika KPK dan Komnas HAM Dibubarkan

Ini Hal Menakutkan Jika KPK dan Komnas HAM Dibubarkan

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 16:01 WIB

Fahri Minta KPK Dievaluasi: Jangan Pakai Emosi, Mitos atau Fiksi

Fahri Minta KPK Dievaluasi: Jangan Pakai Emosi, Mitos atau Fiksi

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 15:53 WIB

Pansus Hak Angket KPK Sambangi BPK

Pansus Hak Angket KPK Sambangi BPK

Foto | Selasa, 04 Juli 2017 | 15:27 WIB

Pansus Hak Angket ke BPK Minta Data-data Terkait KPK

Pansus Hak Angket ke BPK Minta Data-data Terkait KPK

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 14:39 WIB

Ketua MPR Tak Setuju Ancaman Anggaran KPK Tak Dibahas DPR

Ketua MPR Tak Setuju Ancaman Anggaran KPK Tak Dibahas DPR

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 12:17 WIB

Terkini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

×