Menteri Retno Akui Tak Mudah Pulangkan WNI dari Suriah

Yazir Farouk | Suara.com

Rabu, 05 Juli 2017 | 23:44 WIB
Menteri Retno Akui Tak Mudah Pulangkan WNI dari Suriah
Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi saat menghadiri Pertemuan The 3rd Indonesia-Australia Ministerial Council Meeting on Law and Security, di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta [Suara.com/Ummy Hadyah Saleh]

Suara.com - Pemerintah RI terus berupaya untuk memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih berada di wilayah konflik Suriah.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius kepada wartawan di Ankara, Rabu (5/7/2017). Kunjungan mereka ke sana sebagai pertemuan bilateral dengan Pemerintah Turki guna membahas pengembangan kerja sama penanganan terorisme.

"Ya kita sedang koordinasi, dari waktu ke waktu kita koordinasi dengan BNPT, dengan Densus, dengan kita sendiri, dengan kedutaan kita dan pada saat kita komunikasi dengan kedutaan tidak hanya melibatkan satu kedutaan," kata Retno seperti dikutip Antara.

Retno mencontohkan upaya yang dilakukan untuk memulangkan 12 WNI yang berada di wilayah konflik di Suriah dilakukan dengan berkomunikasi tidak hanya langsung dengan mereka, tapi juga melalui beberapa pihak.

"Setelah itu kita melibatkan kedutaan-kedutaan kita di wilayah sekitarnya, karena katakanlah kita akan mengevakuasi mereka maka kita mencarikan jalan bagaimana evakuasi yang paling aman dan cepat. Jadi prosesnya memang proses yang sangat tidak mudah," katanya.

Karena itu, semua pihak, kata Retno harus menyadari upaya memulangkan WNI dari Suriah bukan hal mudah mengingat faktor keamanan. Telebih, mereka sudah cukup lama berada di sana, yakni dua tahun.

"Tetapi koordinasi kita, saya kira sampai saat ini berlangsung dengan baik. Hampir tiap hari saya dengan Pak Kepala BNPT itu lebih dari minum obat, lebih dari tiga kali kalau orang sakit minum obat tiga kali, jadi saya dengan beliau komunikasi lebih dari sekadar minum obat, jadi sering sekali berkoordinasi menangani banyak evakuasi, penanganan, prevensi, deradikalisasi," katanya.

Sementara itu, Kepala BNPT Suhardi Alius menambahkan Indonesia harus memiliki konsep dalam kaitannya saat memulangkan WNI dari Suriah.

"Kita harus juga punya konsep ketika mereka kembali, kita verifikasi apa ini menjadi bagian dari FTF atau tidak tentu ini ada pendekatan-pendekatannya. Kalau mereka FTF dan keluarganya mereka punya ideologi yang sangat keras kita juga perlu ada program deradikalisasi," katanya.

Setelah melalui verifikasi, pihaknya kemudian akan bekerja sama dengan Kementerian Sosial untuk menempatkan mereka yang terbukti menganut ideologi radikal untuk menjalani terapi deradikalisasi di Panti Sosial Bambu Apus, Jakarta Timur.

"Kita turunkan ulama kita, psikolog kita untuk membantu mereduksi walaupun belum ada jaminan, kami sudah kontak juga dengan Mendagri untuk memberitahu kepada kepala daerah. Ketika mereka kembali ke daerah masing-masing sesuai dengan daerahnya karena hukum kita belum bisa menjangkau ke situ. Itu ada satu monitoring lanjutan dari Pemda," kata Suhardi.

Terkait kerja sama dengan Turki, sebelumnya pada Mei 2017, Suhardi telah melakukan pertemuan bilateral dengan mitranya di Turki untuk mengembangkan kerja sama yang lebih konkret terkait pemberantasan terorisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNPT Pastikan Pantau Gerak-Gerik WNI Alumni Suriah

BNPT Pastikan Pantau Gerak-Gerik WNI Alumni Suriah

News | Senin, 03 Juli 2017 | 14:48 WIB

Bom Mobil Meledak di Damaskus, 20 Orang Tewas

Bom Mobil Meledak di Damaskus, 20 Orang Tewas

News | Senin, 03 Juli 2017 | 03:49 WIB

Serangan Udara Tewaskan 30 Warga Sipil di Suriah

Serangan Udara Tewaskan 30 Warga Sipil di Suriah

News | Kamis, 29 Juni 2017 | 08:17 WIB

Pendukung ISIS Indonesia Hampir Dikeroyok Pengungsi Suriah

Pendukung ISIS Indonesia Hampir Dikeroyok Pengungsi Suriah

News | Rabu, 28 Juni 2017 | 18:33 WIB

Mengejutkan, Ini yang Dilakukan Presiden Suriah saat Idul Fitri

Mengejutkan, Ini yang Dilakukan Presiden Suriah saat Idul Fitri

News | Selasa, 27 Juni 2017 | 17:43 WIB

Interview: Persiapan Opick Menuju Suriah

Interview: Persiapan Opick Menuju Suriah

Entertainment | Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:46 WIB

Terkini

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digita?

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digita?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:34 WIB

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:21 WIB

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:11 WIB

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:10 WIB

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:51 WIB

Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Usai TMMD di Cilegon: Jaga Hasil Pembangunan

Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Usai TMMD di Cilegon: Jaga Hasil Pembangunan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:50 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Modus Relasi Kuasa Pelatih Sepatu Roda yang Cabuli Anak Didiknya

Polda Metro Jaya Bongkar Modus Relasi Kuasa Pelatih Sepatu Roda yang Cabuli Anak Didiknya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:49 WIB