KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 21 Mei 2026 | 15:10 WIB
KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Jasra Putra. (Foto dok. KPAI)
baca 10 detik
  • KPAI mengungkap modus peredaran narkoba melalui produk gaya hidup anak muda seperti vape dan makanan bagi pelajar.
  • Sebanyak 38.934 kasus narkoba tercatat di Indonesia sepanjang Januari hingga Oktober 2025 menurut data temuan PPATK.
  • KPAI mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan ketat terhadap pola konsumsi dan perilaku anak guna mencegah penyalahgunaan narkotika.

Suara.com - Modus peredaran zat adiktif dan narkotika di Indonesia dinilai semakin licik. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membongkar bahwa jaringan pengedar narkoba saat ini melakukan kamuflase yang sangat cair melalui industri yang dekat dengan gaya hidup anak muda.

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan karena target utama dari peredaran gelap ini menyasar populasi produktif, terutama kelompok usia pelajar berkisar antara 11 hingga 24 tahun.

"Sindikat narkotika kini menyusup melalui tren penggunaan rokok elektrik seperti vape dan pods, menggunakan zat senyawa cair seperti avetamin dan etomida, hingga merambah ke makanan dan minuman konsumsi harian anak," jelas Jasra, Kamis (21/5/2026).

Berdasarkan data nasional yang dihimpun Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), sepanjang periode Januari hingga Oktober 2025 saja, telah terungkap sebanyak 38.934 kasus narkoba di Indonesia.

Angka masif ini membuktikan betapa gurita bisnis barang haram tersebut belum mereda dan terus mengintai anak-anak.

Ilustrasi jajanan berbahaya di sekolah. (Foto: Antara/Asep Fathulrahman)
Ilustrasi jajanan anak. (Foto: Antara/Asep Fathulrahman)

Melihat kondisi tersebut, KPAI mengeluarkan imbauan tegas kepada para orang tua di rumah agar memperketat pengawasan terhadap konsumsi harian anak-anak mereka.

KPAI pun mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap perubahan perilaku anak, meluangkan waktu berkomunikasi, serta secara aktif memantau jaminan mutu makanan juga obat yang dikonsumsi anak sehari-hari agar tidak terjebak zat adiktif terselubung.

"Melindungi anak-anak dari Tramadol dan narkotika adalah babak perlawanan bersama yang membutuhkan integrasi kuat antara kebijakan negara, penegakan hukum, dan ketahanan pengasuhan di rumah," pesannya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bogor-Depok Darurat Tramadol, KPAI: Masa Depan Anak-anak Terancam

Bogor-Depok Darurat Tramadol, KPAI: Masa Depan Anak-anak Terancam

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:28 WIB

Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink

Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:59 WIB

Para Vaper Sebut Produk Tembakau Alternatif Bukan Narkoba

Para Vaper Sebut Produk Tembakau Alternatif Bukan Narkoba

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Novel Izinkan Aku Mencintaimu: Saat Harus Mengurus Pernikahan Mantan

Novel Izinkan Aku Mencintaimu: Saat Harus Mengurus Pernikahan Mantan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Viral Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf Tak Meras Salah, Anggota DPD: Pecat!

Viral Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf Tak Meras Salah, Anggota DPD: Pecat!

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Jatim | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:21 WIB

×