Pelaku Bom Panci Mantan Pengguna Narkoba

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 10 Juli 2017 | 15:04 WIB
Pelaku Bom Panci Mantan Pengguna Narkoba
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyambangi KPK, di Jakarta Senin (19/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyebut kasus peledakan bom banci  merupakan jaringan teroris yang tidak terstruktur. Pelaku menjalankan aksinya sendiri atau Lone Wolf.

Menurut dia, pelaku terinspirasi dan mempelajari melalui situs internet.

"Itu yang disebut leaderless jihad. Jihad tanpa pemimpin. Mereka hanya membaca internet, terinspirasi," ujar Tito di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Senin (10/7/2017).

Tito mengatakan pelaku bom panci yakni Agus Wiguna merupakan mantan pengguna Narkoba.

"Kasus bom panci, dari interview kepada yang bersangkutan, yang bersangkutan mudah-mudahan tidak salah, itu mantan pengguna Narkoba. Katanya dalam rangka menebus dosanya dengan catatan  melakukan jihad. Siap mati masuk surga," ucap dia.

Meski pengamanan terhadap Aman Abdurahman telah diperketat, Tito sebut ada indikasi tulisan Aman di situa internet menjadi inspirasi para pelaku. Namun, pelaku bom panci kata Agus tidak memiliki hubungan dengan Aman Abdurahman.

"Aman Abdurahman sudah di Nusakambangan, diberikan maksimum security, tapi kan tulisannya yang pernah dibuat menginsiprasi yang lain lalu dimasukkan ke medsos dan diviralkan oleh pengikutnya. Tapi dia tidak langsung berhubungan," kata dia.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Metro Jaya itu menambahkan, Polri bersama instansi terkait akan melakukan pencegahan terorisme dengan mendeteksi website chating radikal serta kontra radikalisasi.

"Yang harus di lakukan adalah cyber untuk deteksi website chating radikal sekaligus kontra radikalisasi untuk melindungi masyarakat agar tidak terkena paham radikal. Ini leading dari BNPT. Untuk cyber perlu koordinasi di tingkat Polhukam, perlu dibentuk kekuatan yg ada di Kominfo, Polri, TNI, BIN harus diintegrasikan untuk melawan kelompok-kelompok yang menyebar paham radikal di internet," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Senang Anggaran Polisi Naik 2 Kali Lipat

Kapolri Senang Anggaran Polisi Naik 2 Kali Lipat

News | Senin, 10 Juli 2017 | 13:02 WIB

Dapat Penghargaan, Ini Kata Korban Teror Penusukan dan Bom Panci

Dapat Penghargaan, Ini Kata Korban Teror Penusukan dan Bom Panci

News | Senin, 10 Juli 2017 | 10:52 WIB

Sepucuk Surat Misterius Ditemukan di Rumah Pelaku Bom Panci

Sepucuk Surat Misterius Ditemukan di Rumah Pelaku Bom Panci

News | Minggu, 09 Juli 2017 | 12:00 WIB

Wakapolda Jabar: Bom Panci Meledak Berkat Kesalahan Teknis

Wakapolda Jabar: Bom Panci Meledak Berkat Kesalahan Teknis

News | Minggu, 09 Juli 2017 | 00:42 WIB

Pelaku Bom Panci Bandung Akui Ingin Ledakkan Gereja Buah Batu

Pelaku Bom Panci Bandung Akui Ingin Ledakkan Gereja Buah Batu

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 21:43 WIB

Bom Meledak di Bandung, Pelaku Belajar dari 'Google Jabaluhud'

Bom Meledak di Bandung, Pelaku Belajar dari 'Google Jabaluhud'

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 21:34 WIB

Bom Panci Meledak di Satu Rumah Kontrakan Bandung

Bom Panci Meledak di Satu Rumah Kontrakan Bandung

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 21:09 WIB

Komitmen Kerjasama KPK dan Polri

Komitmen Kerjasama KPK dan Polri

Foto | Kamis, 06 Juli 2017 | 16:20 WIB

Evaluasi Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ini Komentar Kapolri

Evaluasi Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ini Komentar Kapolri

News | Senin, 03 Juli 2017 | 10:18 WIB

Terkini

Buntut Temuan Rp4 Miliar di Rumah, Kadis PUPR Bengkulu Akhirnya Diperiksa KPK

Buntut Temuan Rp4 Miliar di Rumah, Kadis PUPR Bengkulu Akhirnya Diperiksa KPK

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Dewas Bakal Periksa Setya Budi Dias, Staf KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Dewas Bakal Periksa Setya Budi Dias, Staf KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:31 WIB

72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka

72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan

Pergeseran Orientasi Karier: Tidak Semua Orang Ingin Naik Jabatan

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:25 WIB

7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan

7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar

BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN

Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital

Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi

Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'

Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:16 WIB

×