Dua Lagi Pemuda Palestina Tewas dalam Bentrokan dengan Israel

Liberty Jemadu

Minggu, 23 Juli 2017 | 14:03 WIB
Dua Lagi Pemuda Palestina Tewas dalam Bentrokan dengan Israel
Petugas penjaga perbatasan Israel berusaha membubarkan sejumlah umat muslim di luar Gerbang Singa, pintu masuk utama menuju kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem pada 22 Juli. [AFP/Ahmad Gharabli]

Suara.com - Dua warga Palestina tewas dalam bentrokan dengan tentara Israel pada Sabtu (22/7/2017), ketika milter Israel berusaha menyegel kediaman milik seorang warga di Tepi Barat.

Korban pertama diketahui bernama Oday Nawajaa yang baru berusia 17 tahun. Ia tewas terkena tembakan pasukan Israel di Al-Azariya. Korban kedua, yang diduga berusia 18 tahun, tewas akibat terkena ledakan bom molotov yang prematur.

Bentrokan pecah menyusul pertumpahan darah pada Jumat (21/7/2017), setelah seorang pemuda Palestina berusia 19 tahun membunuh tiga orang pemukim Yahudi di Tepi Barat dan tiga warga Palestina tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel.

Pada Sabtu pasukan Israel menggunakan sebuah bulldozer berusaha menyegel rumah milik pemuda 19 tahun tesebut di sebuah desa di Tepi Barat dan diduga akan meledakan rumah tersebut.

Israel memang sering menghukum keluarga Palestina yang anggotanya melakukan serangan terhadap warga Israel dengan menyegel atau menghancurkan rumah-rumah mereka.

Akibat aksi Israel itu, bentrokan menjalar di sejumlah wilayah termasuk di Yerusalem Timur dan beberapa desa Palestina di Tepi Barat. Misalnya di Qalandiya, kawasan penyeberangan antara Tepi Barat dan Yerusalem, tempat delapan warga Palestina mengalami cedera.

Shin Bet, lembaga keamanan dalam negeri Israel, mengatakan pada Minggu (23/7/2017) bahwa setidaknya 25 orang lelaki ditangkap karena diduga sebagai anggota aktif Hamas, kelompok yang saat ini menguasai dan mengendalikan Jalur Gaza.

Pada hari yang sama sebuah roket ditembakkan dari wilayah Gaza ke Israel, tetapi meledak di udara. Tak ada korban dalam serangan itu dan belum ada kelompok yang mengaku menembakkan rudal tersebut.

Bentrokan terbaru ini dipicu oleh kebijakan Israel memperketat akses warga Palestina untuk menjalankan salat Jumat di Masjid Al Aqsa. Kebijakan itu, termasuk dengan memasang detector logam, diambil setelah seorang lelaki bersenjata membunuh dua polisi Israel di sekitar lokasi itu pada 14 Juli silam.

Warga Palestina menolak kebijakan itu dan menilai Israel sedang berusaha untuk menguasai salah satu situs suci umat Islam, yang juga merupakan situs suci dalam tradisi keagamaan Yahudi.

Rangkaian bentrokan terbaru ini telah memaksa Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menggelar pertemuan tertutup pada Senin besok (24/7/2017). Pertemuan itu digelar atas desakkan Mesir, Prancis, dan Swedia.

Bermula pada Jumat

Bentrokan yang pecah sejak Jumat di sekitar kota tua Yerusalem sendiri telah menewaskan tiga orang Palestina. Ketiganya, yang berusia antara 17-20 tahun, ditembak mati oleh pasukan Israel.

Menurut laporan resmi lembaga kemanusiaan Bulan Sabit Merah, sekitar 450 orang terluka akibat bentrokan yang pecah di Yerusalem maupun di Tepi Barat. Sebanyak 170 orang di antaranya terluka akibat terkena peluru karet maupun peluru tajam.

Tak lama berselang, masih pada Jumat, seorang pemuda Palestina berusia 19 tahun, masuk ke dalam sebuah pemukiman Yahudi di Tepi Barat, dan menikam empat warga Yahudi. Tiga dari korban penikaman akhirnya tewas.

Sang pelaku serangan sendiri ditembak oleh warga setempat dan kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Menanggapi bentrokan itu, Presiden Palestina, Mahmud Abbas, pada Jumat, mengumumkan telah membekukan kontak dengan Israel. Sementara Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, belum memberikan tanggapan.

Di sisi lain, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengecam Israel dan menuding bahwa militer Israel telah menggunakan kekerasan secara berlebihan dalam bentrokan tersebut.

Adapun Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa, dan PBB - yang dijuluki sebagai "Quartet Timur Tengah" - mendesak semua pihak yang bertikai untuk menahan diri.

Kompleks Masjid Al-Aqsa, yang juga disebut Bukit Kuil oleh Israel, memang sering menjadi pusat konlik antara Israel dan Palestina.

Terletak di Yerusalem timur, kawasan ini diduduki oleh Israel dalam Perang Enam hari pada 1967 dan sejak itu dikuasainya, meski tak pernah diakui oleh komunitas internasional. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:43 WIB

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:01 WIB

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS

Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Iran Mau Jual Kapal Sitaan AS dan Israel di Selat Hormuz, Duitnya untuk Korban Perang

Iran Mau Jual Kapal Sitaan AS dan Israel di Selat Hormuz, Duitnya untuk Korban Perang

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:25 WIB

Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina

Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina

News | Senin, 21 September 2026 | 14:14 WIB

Houthi Gempur Arab Saudi, Benjamin Netanyahu Ketar-ketir Minta Militer Israel Siaga

Houthi Gempur Arab Saudi, Benjamin Netanyahu Ketar-ketir Minta Militer Israel Siaga

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:35 WIB

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

News | Sabtu, 19 September 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Pekik Tiga Kali 'Free Palestine', Lalu Peluk Hangat Dubes Palestina di Gontor

Prabowo Pekik Tiga Kali 'Free Palestine', Lalu Peluk Hangat Dubes Palestina di Gontor

News | Sabtu, 19 September 2026 | 13:10 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×