Jelang 2019, Jokowi Disebut Tengah 'Jinakkan' Partai dan Politisi

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 24 Juli 2017 | 16:14 WIB
Jelang 2019, Jokowi Disebut Tengah 'Jinakkan' Partai dan Politisi
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin Sidang Kabinet Paripurna tentang RAPBN 2018 di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/7).

Suara.com - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai Presiden Joko Widodo tengah merayu partai politik dan politisi untuk mendukungnya di Pemilihan Presiden 2019. Jokowi disebut akan maju kembali di Pemilu.

Cara Jokowi mendekati parpol dan politisi adalah dengan memberikan kebijakan segar terkait penambahan tunjangan gaji anggota parlemen, termasuk tunjangan untuk partai politik.

"Jelang dua tahun akhir pemerintahan Jokowi, memang banyak sekali difokuskan pada upaya-upaya menjinakkan partai-partai politik atau politisi-politisi di DPRD dengan ada kenaikan tunjangan anggota DPRD, kemudian di pusat (DPR) ada kenaikan tunjangan untuk partai politik. Jadi saya kira tidak bisa tidak, ini waktu semakin dekat dengan Pemilu 2019, dan upaya pemerintah untuk memastikan Jokowi masih terus menjadi presiden di periode berikutnya sangat kelihatan," ujar Lucius di Kantor Sekretariat Nasional Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Jalam Mampang Prapatan, Mampang, Jakarta, Senin (24/7/2017).

Lucius juga menilai, sosok Jokowi bukan hanya kepala pemerintah, tetapi seorang kepala negara yang dituntut untuk menyikapi pelanggaran penyimpangan yang terjadi.

Maka dari itu, Formappi juga sepakat menolak PP Nomor 18 tahun 2017 tentang kenaikan tunjangan DPRD. Menurut Lucius, pemerintah tak memiliki alasan untuk menaikkan tunjangan sebagai bentuk apresiasi kepada anggota dewan.

"Karena kita tahu sendiri, 3 tahun terakhir DPR pusat melempem dan DPRD juga tidak kedengaran kerjanya apa. Jadi mestinya pemerintah tidak punya alasan untuk memberikan apresiasi berupa tunjangan kepada anggota DPRD," tutur Lucius.

"Karena korupsi tidak bisa diberantas hanya karena kenaikan tunjangan. Ini watak-watak selalu mau menjadi lebih kaya dari yang lain. Dan berapa pun kenaikan anggaran, kalau wataknya tetap mau kaya atau lebih kaya dari yang lain, saya kira itu kenaikan anggaran tidak menyelesaikan masalah korupsi," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beri Pembekalan ke 728 Praja TNI-Polri, Ini Pesan Jokowi

Beri Pembekalan ke 728 Praja TNI-Polri, Ini Pesan Jokowi

News | Senin, 24 Juli 2017 | 15:31 WIB

Jokowi Apresiasi BNN dan Polri Bongkar Selundupan Sabu 1 Ton

Jokowi Apresiasi BNN dan Polri Bongkar Selundupan Sabu 1 Ton

News | Senin, 24 Juli 2017 | 13:48 WIB

Jokowi Pimpin Sidang Paripurna RABN 2018

Jokowi Pimpin Sidang Paripurna RABN 2018

Foto | Senin, 24 Juli 2017 | 13:35 WIB

PAN Soal Menteri Asman: Kita Tunggu Maunya Presiden Seperti Apa

PAN Soal Menteri Asman: Kita Tunggu Maunya Presiden Seperti Apa

News | Senin, 24 Juli 2017 | 13:13 WIB

Jokowi Puas Dengan Kualitas Bangunan Rumah Subsidi di Riau

Jokowi Puas Dengan Kualitas Bangunan Rumah Subsidi di Riau

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 12:45 WIB

Presiden Jokowi: Kita Harus Stop Bullying!

Presiden Jokowi: Kita Harus Stop Bullying!

News | Senin, 24 Juli 2017 | 12:40 WIB

Jokowi Perintahkan Proyek Tol Pekanbaru - Dumai Selesai 2019

Jokowi Perintahkan Proyek Tol Pekanbaru - Dumai Selesai 2019

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 12:33 WIB

Jokowi Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah di Riau

Jokowi Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah di Riau

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 12:26 WIB

Jokowi Sindir Siti Nurbaya dan Jonan di Depan Menteri Lain

Jokowi Sindir Siti Nurbaya dan Jonan di Depan Menteri Lain

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 12:09 WIB

Terkini

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

News | Senin, 28 September 2026 | 13:45 WIB

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

News | Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:37 WIB

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

News | Senin, 28 September 2026 | 13:33 WIB

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:31 WIB

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 13:30 WIB

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:23 WIB

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:22 WIB

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:21 WIB

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:20 WIB

×