Indonesia Tuan Rumah Konferensi Antiterorisme

Ardi Mandiri | Suara.com

Kamis, 27 Juli 2017 | 00:57 WIB
Indonesia Tuan Rumah Konferensi Antiterorisme
Ilustrasi terorisme. [Shutterstock]

Suara.com - Indonesia akan menjadi tuan rumah konferensi yang membicarakan perlawanan terhadap terorisme di kawasan Asia Tenggara, kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Jakarta, Rabu.

"Tadi saya melaksanakan rapat koordinasi terbatas untuk persiapan Indonesia sebagai 'host' penyelenggaraan konferensi sub-regional yang membicarakan masalah lawan terorisme di kawasan Asia Tenggara," ujar Menko Polhukam yang ditemui di Kantor Kemenhan, Jakarta.

Dia menjelaskan pertemuan tersebut akan digelar pada 29 hingga 30 Juli 2017 di Manado, Sulawesi Utara.

Mantan Panglima TNI itu menuturkan selain Indonesia, bakal ada lima negara lain di dekat perairan Sulu, yang direncanakan hadir dalam konferensi itu, yakni Selandia Baru, Australia, Brunei Darusalam, Malaysia, dan Filipina.

Menko Polhukam menambahkan materi dalam pertemuan tersebut akan difokuskan pada kajian terkait anatomi, kondisi, serta situasai yang terjadi di Filipina Selatan, untuk bersama-sama menanggulanginya. Ia juga menegaskan bahwa semua negara yang akan hadir telah sepakat untuk tidak menjadikan wilayahnya sebagai basis baru dari ISIS.

"Maka nanti yang kita membahas apa yang bisa kita lakukan bersama-sama untuk melawan kegiatan-kegiatan ISIS di Filipina Selatan dan di perairan Sulu. Apakah masuk pada wilayah sibernya, apakah kita masuk wilayah gerakannya dengan patroli maritim bersama, apakah kita tukar-menukar informasi dan pengalaman, apakah kita melakukan pembelajaran 'fighter terrorist' ke wilayah masing-masing negara, atau apakah kita mencoba memotong jalur-jalur logistiknya. Itu semua akan kita rundingkan di sana," ujar Wiranto.

Menurut dia, Indonesia saat ini juga dikenal sebagai negara yang sudah melakukan langkah-langkah efektif dalam menanggulangi terorisme, dengan tidak hanya melaksanakan perlawanan "hard approach", yaitu dengan langkah-langkah tegas dan keras, tetapi juga dengan "soft approach" yang dikenal dengan deradikalisasi. Hal ini kemudian membuat Indonesia mendapatkan apresiasi dari negara-negara lain.

"Mereka dibina agar kemudian menjadi kekuatan untuk kembali melawan aksi-aksi terorisme tersebut. Itu yang membuat Indonesia mendapatkan apresiasi dari negara-negara lain," jelas dia.

Selain Wiranto, rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris Komjen Pol Suhardi Alius, Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin, Sekretaris Kemenko Polhukam Mayjend Yoedhi Swastono, Deputi Koordinasi Politik Luar Negeri Lutfi Rauf, Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Irjen Pol Carlo Brix Tewu, serta kementerian dan lembaga terkait. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nigeria Perintahkan Tangkap Pemimpin Boko Haram, Hidup atau Mati

Nigeria Perintahkan Tangkap Pemimpin Boko Haram, Hidup atau Mati

News | Minggu, 23 Juli 2017 | 04:41 WIB

OJK Keluarkan Surat Edaran Blokir Dana Nasabah Terduga Teroris

OJK Keluarkan Surat Edaran Blokir Dana Nasabah Terduga Teroris

Bisnis | Kamis, 20 Juli 2017 | 18:33 WIB

Ogah Pulang Padahal Berkasus, India Cabut Paspor Zakir Naik

Ogah Pulang Padahal Berkasus, India Cabut Paspor Zakir Naik

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 16:10 WIB

Hanya Blokir Telegram Versi Web, Ini Alasan Kominfo

Hanya Blokir Telegram Versi Web, Ini Alasan Kominfo

Tekno | Selasa, 18 Juli 2017 | 00:30 WIB

Obrolan Teroris di Telegram: Jual Celana Dalam hingga Cari Cewek

Obrolan Teroris di Telegram: Jual Celana Dalam hingga Cari Cewek

News | Senin, 17 Juli 2017 | 21:15 WIB

Tips dari Wiranto Mencegah Ancaman Terorisme

Tips dari Wiranto Mencegah Ancaman Terorisme

News | Senin, 17 Juli 2017 | 19:43 WIB

BNPT: Revisi UU Terorisme Harus Masukkan Inspiratornya Juga

BNPT: Revisi UU Terorisme Harus Masukkan Inspiratornya Juga

News | Senin, 17 Juli 2017 | 18:38 WIB

Wiranto: Indonesia Tak Bisa Sendiri Lawan Terorisme

Wiranto: Indonesia Tak Bisa Sendiri Lawan Terorisme

News | Senin, 17 Juli 2017 | 15:47 WIB

Ada 31 Kasus Terorisme di Indonesia Selama 2 Tahun

Ada 31 Kasus Terorisme di Indonesia Selama 2 Tahun

News | Senin, 17 Juli 2017 | 14:46 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB