Kisah Nenek Mimi Sebatang Kara Diselamatkan Jokowi dan Ahok

Siswanto, Welly Hidayat

Kamis, 27 Juli 2017 | 21:20 WIB
Kisah Nenek Mimi Sebatang Kara Diselamatkan Jokowi dan Ahok
Siti Bunga Rustanty (72), penghuni rusunawa Pesakih, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat [suara.com/Welly Hidayat]

Hidup tingal dua atau tiga tahun lagi

Dia sudah empat kali diberi surat peringatan oleh pengelola rusunawa.

Surat peringatan pertama diserahkan ketika dia menunggak bayar tujuh bulan. Ketika itu, Mimi diminta untuk pindah tempat.

"Pas surat peringatan pertama, itu tunggakan saya tujuh bulan. Sudah diminta pergi," ujar Mimi kepada Suara.com, Kamis (27/8/2017).

Tetapi, Mimi berusaha untuk meminta diberikan toleransi jatuh tempo pembayaran sewa.

"Saya minta tolong untuk dikasih pengertian lagi, saya tetap berusaha cari uang, sabar. Tolong kasih kembali toleransi ke saya. Kalau bisa sih kasih keringanan jangan sampai tiga ratus biaya sewa," ujar Mimi.

Tanpa penghasilan yang tetap, untuk membayar uang sewa sebesar Rp300 ribu per perbulan, bukan perkara mudah bagi dia. Apalagi kalau semua tunggakan ditotal, tambah pusing kepala Mimi.

Perjuangan Mimi untuk minta penundaan pembayaran membuahkan hasil. Pengelola mau mengerti kesulitan Mimi dan dia diberi waktu tinggal di sana.

Tetapi, kaca jendela rusun Blok B, lantai 2, nomor 210, yang ditinggali Mimi dipasangi stiker bertuliskan tanda segel.

Suatu hari dia berkata kepada kepada petugas. Dia merasa sisa usianya tinggal dua tahun sampai tiga tahun lagi. Dia berharap diberi kesempatan untuk menghabiskan hidup di sini. Kalau pindah, dia tidak tahu hendak tinggal dimana.

"Usia saya sudah nggak lama lagi, paling sampai dua atau tiga tahun lagi. Kasih keringanan, Jangan saya disuruh pindah mau tinggal dimana lagi. Saya mau akhiri hidup di rusun saja," ujar Mimi.

Aktivitas Mimi sehari-hari yaitu membantu membuat kardus kue. Penghasilannya lumayan untuk makan.

Setiap Mimi bisa membentuk 100 kardus kue, dia mendapatkan upah Rp5 ribu.

"Untuk sebulan saja saya nggak sampai Rp200 ribu, apalagi kerja saya cuma bantu - bantu. Apalagi buat bayar sewa tiap bulan," ujar Mimi.

Mimi tinggal sebatang kara. Anaknya tinggal di luar kota.

"Ada yang di luar kota mas anak. Tapi lama sejak lebaran tahun lalu nggak jenguk saya. Terus nggak ada yang kirim uang," ujar Mimi.

Doanya terkabul

Rabu (26/7/2017), pukul 11.00 WIB, pintu kamarnya diketuk dari luar. Setelah membuka pintu, dia tak mengenal dua orang yang datang didampingi ketua RT 1, Rover, sampai akhirnya mereka memberitahu sebagai utusan Presiden Jokowi.

"Itu saya lagi duduk di dalam rumah mas siang. Ada yang ngetuk pintu. Saya buka ada dua orang sama Pak RT mau ketemu saya. Dia bilang dari utusan pak Presiden," kata Mimi kepada Suara.com.

Dua utusan Jokowi kemudian mengajak Mimi bicara dari hati ke hati.

"Itu, mereka ajak saya ngobrol. Tanya - tanya saya mas, bagaimana keadaan saya, sehat nggak. Terus mereka mengajak saya ke Bank DKI mau melunasi tunggakan rusun sampai bulan desember 2017," ujar Mimi.

Mimi bersyukur. Doa-doanya terkabul. Beban berat yang saban hari dipikirkannya untuk saat ini hilang. Semua tunggakan sewa rusunawa lunas. Mimi terharu karena utusan Jokowi juga memberinya uang tunai Rp1 juta untuk biaya hidup sehari-hari.

"Itu sebelum pamit pulang, saya dikasih kembali uang Rp1 juta," ujar Mimi.

Mimi ingat pesan Jokowi yang disampaikan oleh utusan. Intinya, Mimi harus tetap semangat.

"Ya bilangnya yang sabar, jangan lagi mikirin bayaran lagi. Jaga kesehatan, jangan sampai terlalu cape," kata Mimi.

Sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB, pintu kamar Mimi kembali diketuk. Mimi seakan tak percaya, utusan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) datang.

"Itu ada kembali yang datang. Bilang dari utusan Pak Ahok juga menanyakan saya serta kondisi saya," ujar Mimi.

Setelah ngobrol-ngoborol sejenak, Mimi diajak untuk bertemu pengelola rusunawa. Mimi diminta jangan lagi memikirkan biaya sewa rusun sampai tahun depan.

"Itu saya diajak ketemu pengelola mas, katanya buat biaya tahun depan sewa rusun, saya nggak usah mikirin lagi," ujar Mimi.

Yang membuat Mimi hampir menangis adalah dia diberi pesan bahwa sekarang sedang diupayakan agar Mimi bisa tinggal di rusunawa seumur hidup tanpa membayar lagi.

"Itu dia bilang juga mas, katanya saya nggak usah mikirin biaya sewa lagi. Rencananya juga seumur hidup saya dirusun disini. Ya saya, aminin saja. Saya bilang makasih mas," ujar Mimi.

Sebelum utusan Ahok pergi, meninggalkan dua karung beras yan gmasing-masing seberat 10 kilogram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:55 WIB

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:17 WIB

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:56 WIB

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:47 WIB

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:42 WIB

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB