Derita Perempuan Muda Tuban Terpaksa Menikah pada Usia Sekolah

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 03 Agustus 2017 | 21:28 WIB
Derita Perempuan Muda Tuban Terpaksa Menikah pada Usia Sekolah
Ilustrasi pernikahan dini. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika banyak gadis sibuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah atau kuliah, ternyata masih ada perempuan-perempuan muda di Tuban, Jawa Timur, yang harus ikhlas dinikahkan dan mengakhiri impian muluk untuk menentukan nasibnya sendiri.

Siti Muthoharoh mencoba tersenyum meski menangis terisak saat menceritakan betapa beratnya melahirkan anak bertama pada usianya yang masih belia.

 “Ketika itu, aku tidak siap untuk hamil dan memunyai anak,” tutur perempuan berusia 22 tahun tersebut kepada Anadolu Agency, Kamis (3/8/2017).

 “Trauma setelah melahirkan anak pertama hingga kini belum juga hilang, dan aku harus menghadapi kenyataan hamil anak kedua. Semua ini terlalu berat untukku,” tutur Siti.

Siti adalah warga Tuban, daerah pelabuhan di Jawa Tengah yang masih marak pernikahan usia belia terutama di kalangan masyarakat miskin.

Orangtuanya bekerja sebagai buruh tani di perkebunan kecil dan mendapatkan upah USD4 atau setara Rp40 ribu per hari. Upah itu, cukup tidak cukup, harus bisa menghidupi mereka dan keempat anaknya.

Karenanya, Siti diminta orangtuanya menikah ketika dirinya baru 17 tahun, tak lama setelah dirinya menamatkan SMA.

Sang suami yang berusia jauh lebih tua, relatif lebih “berada” secara ekonomi sehingga orangtua Siti tak kuasa menahan pinangan tersebut.

Setahun setelah menikah, Siti melahirkan anak pertama. Selang 18 bulan, ia sudah hamil anak kedua.

Siti disibukkan dengan segala urusan memomong anak, ketika teman-teman seusianya sibuk belajar di perguruan tinggi. ”Bahkan untuk sekadar berias pun aku tak memunyai waktu. Seluruh tenagaku untuk mengurus anak,” tukasnya.

Zulaikah, ibu Siti, mengakui tak mengira pernikahan usia dini tersebut akan merusak mental putrinya.

”Jika dulu aku tahu kehidupannya akan sangat sulit setelah menikah dan memunyai anak, aku tak akan membiarkannya menikah terlalu muda,” tuturnya.

Seratus kilometer dari tempat Siti hidup, persisnya di sebuah desa kecil dekat Kota Madiun, seorang perempuan muda juga bernasib sama sepertinya.

Adalah Sari, yang juga terpaksa menikah ketika dirinya masih berusia 17 tahun pada 2012. Dulu, ia terpaksa menikah untuk tetap hidup bersama adik-adiknya, ketika ayahnya memutuskan kembali menikah setelah ibu Sari meninggal dunia.

Karena tak menamatkan SMA lantaran menikah, Sari kekinian harus merantau ke DKI Jakarta sebagai pembantu rumah tangga. Sementara sang suami tidak bekerja sejak kelahiran putri mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Periksa Saksi dari Dinas PUPR, KPK Dalami Aliran Fee Proyek 4-10 Persen ke Wali Kota Madiun Maidi

Periksa Saksi dari Dinas PUPR, KPK Dalami Aliran Fee Proyek 4-10 Persen ke Wali Kota Madiun Maidi

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:05 WIB

Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah

Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 17:59 WIB

KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi

KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 17:55 WIB

KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen

KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 17:50 WIB

KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun

KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 20:45 WIB

KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Madiun, Duit Puluhan Juta Rupiah Diamankan

KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Madiun, Duit Puluhan Juta Rupiah Diamankan

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:54 WIB

KPK Geledah Kantor Dinas Perkim, Buntut Dugaan Korupsi yang Seret Wali Kota Madiun Non Aktif Maidi

KPK Geledah Kantor Dinas Perkim, Buntut Dugaan Korupsi yang Seret Wali Kota Madiun Non Aktif Maidi

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:45 WIB

KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi

KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 21:43 WIB

Pati dan Madiun Tanpa Pemimpin Pasca OTT KPK, Kemendagri Ambil Langkah Darurat

Pati dan Madiun Tanpa Pemimpin Pasca OTT KPK, Kemendagri Ambil Langkah Darurat

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 05:52 WIB

Meski Kepala Daerah Ditahan, Kemendagri Tegaskan Pemerintahan Pati dan Madiun Tetap Berjalan

Meski Kepala Daerah Ditahan, Kemendagri Tegaskan Pemerintahan Pati dan Madiun Tetap Berjalan

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 17:37 WIB

Terkini

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:05 WIB

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB