Kisah Pilu di Balik Cerita Ibu yang Tewas Memeluk Tiga Putrinya

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Minggu, 06 Agustus 2017 | 14:22 WIB
Kisah Pilu di Balik Cerita Ibu yang Tewas Memeluk Tiga Putrinya
Jenazah Fitriana dan tiga anaknya di RS Polri [suara.com/Nikolaus Tolen]
Kisah kehidupan orangtua tunggal Fitriana (39) sungguh menggetarkan. Nama Fitriana menjadi perhatian publik setelah ajal menjemputnya pada Jumat (5/8/2017), siang.

Dia meninggal dunia dalam posisi berpelukan dengan ketiga putrinya: Salsa (8), Kinara (4), dan Tiara (4), di kamar mandi lantai dua. Jenazah mereka ditemCeriukan setelah api yang melalap rumahnya di Jalan Semangka III, RT 10, RW 7, Kelurahan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, dipadamkan petugas dan warga.

Kakak sulung Fitri‎ana, Ruli (48), menceritakan sisi lain kehidupan Fitriana. Fitriana mempunyai lima anak. Tiga anak yang pertama lahir dari ayah yang berbeda dengan ayah si kembar: Kinara dan Tiara. TIga anak pertama yaitu Tipa, Alda, dan Salsa.

Ruli mengungkapkan awalnya Tipa dan Alda dibawa pergi oleh ayahnya. Ketika itu, Tipa masih berusia enam tahun dan Alda berusia lima tahun.

Setelah bertahun-tahun tak ketemu, sampai akhirnya Fitriana menemukan Tipa dan Alda yang ternyata dititipkan di panti asuhan.

"Anaknya yang pertama dan anak kedua diculik mantan suami pertamanya saat mereka umur lima dan enam tahun. Kedua anak itu ternyata dititipkan mantan suami pertamanya di sebuah panti asuhan di Duren Sawit, Jakarta Timur," kata Ruli kepada Suara.com, Minggu (6/8/2017).

Kini, kedua putri cantik tersebut masing-masing duduk di bangku kelas 2 SMP dan kelas 3 SMP.

Ruli teringat perjuangan adiknya ketika belum menemukan Tipa dan Alda. Segala cara dan upaya dilakukan Fitriana untuk mencari mereka.

Mulai dari mencari informasi lewat media sosial hingga keliling bertanya-tanya pada orang-orang. Sampai akhirnya beberapa bulan yang lalu, berhasil menemukan.

"Dia lagi senang-senangnya ‎karena baru menemukan dua anaknya," kenang Ruli sambil meneteskan air mata.

Ketika baru menemukan, Fitriana tidak bisa langsung membawa Tipa dan Alda pulang ke rumah. Soalnya, dia terkendala administrasi karena tidak bisa menunjukkan akta kelahiran kepada panti asuhan.

"Jadi Fitri dan kami saudara-saudaranya mau mengambil kedua anak itu dari panti asuhan. Tapi masalahnya akta lahirnya dipegang bapaknya (mantan suami pertama Fitriana). Jadi pihak panti asuhan tahunya orangtua mereka cuma bapaknya, pihak panti asuhan minta surat-surat bukti kalau mau ambil anak-anak itu," kata dia.

Tragis
 
Jumat sore, patugas panti asuhan mendengar kabar duka itu. Lalu, mereka membawa Tipa dan Alda ke rumah tinggal ibunda.

Tetapi, sesampai di sana, mereka sudah tidak bisa jumpa lagi dengan ibunda dan ketiga saudari.
 
Ketika mereka datang, ibunda dan ketiga adik mereka membujur kaku di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:27 WIB

Hari Bumi 2026: Refleksi di Tengah Kepungan Kabut dan Ancaman Karhutla

Hari Bumi 2026: Refleksi di Tengah Kepungan Kabut dan Ancaman Karhutla

Your Say | Rabu, 22 April 2026 | 14:45 WIB

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:54 WIB

Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri

Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri

News | Senin, 20 April 2026 | 20:54 WIB

Kemendagri: Bangunan Terbakar di Ditjen Bina Pemdes Gudang dan Koperasi, Dua Orang Luka Ringan

Kemendagri: Bangunan Terbakar di Ditjen Bina Pemdes Gudang dan Koperasi, Dua Orang Luka Ringan

News | Senin, 20 April 2026 | 17:17 WIB

Gedung Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, 75 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Api

Gedung Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, 75 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Api

News | Senin, 20 April 2026 | 15:58 WIB

Kebakaran di Gedung Pemdes Kemendagri, 18 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Gedung Pemdes Kemendagri, 18 Unit Damkar Dikerahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 15:25 WIB

7 Tips Mencegah Kebakaran Rumah, Bisa Selamatkan Nyawa dan Harta

7 Tips Mencegah Kebakaran Rumah, Bisa Selamatkan Nyawa dan Harta

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 11:09 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi

Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:34 WIB

Terkini

Saiful Mujani Kembali Dipolisikan Soal Makar, Kuasa Hukum Bilang Begini

Saiful Mujani Kembali Dipolisikan Soal Makar, Kuasa Hukum Bilang Begini

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:09 WIB

Cetak Pemimpin Antikorupsi, Gubernur Lemhannas Bawa Peserta P4N Belajar Langsung ke KPK

Cetak Pemimpin Antikorupsi, Gubernur Lemhannas Bawa Peserta P4N Belajar Langsung ke KPK

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:03 WIB

Selat Malaka di Tengah Bayang-bayang Konflik Global, Sinyal Keras dari Singapura

Selat Malaka di Tengah Bayang-bayang Konflik Global, Sinyal Keras dari Singapura

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:02 WIB

Pembahasan Formal RUU Pemilu Belum Dimulai, PAN Usul Jadi Inisiatif Pemerintah

Pembahasan Formal RUU Pemilu Belum Dimulai, PAN Usul Jadi Inisiatif Pemerintah

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:54 WIB

Tanggapi Usulan KPK Soal Masa Jabatan Ketum Parpol, Sekjen Golkar: Demokrasi Internal Lebih Penting

Tanggapi Usulan KPK Soal Masa Jabatan Ketum Parpol, Sekjen Golkar: Demokrasi Internal Lebih Penting

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:47 WIB

Donald Trump Terima Laporan: 8 Demonstran Wanita Anti Rezim Iran Tak Jadi Dieksekusi Mati

Donald Trump Terima Laporan: 8 Demonstran Wanita Anti Rezim Iran Tak Jadi Dieksekusi Mati

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:46 WIB

Wamenkes Akui Dapat Laporan Dugaan Malpraktik Angkat Rahim di RS Muhammadiyah Medan

Wamenkes Akui Dapat Laporan Dugaan Malpraktik Angkat Rahim di RS Muhammadiyah Medan

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:44 WIB

Viral Mobil Dinas Parkir di Trotoar, Satpol PP DKI Minta Maaf dan Jatuhkan Sanksi ke Anggota

Viral Mobil Dinas Parkir di Trotoar, Satpol PP DKI Minta Maaf dan Jatuhkan Sanksi ke Anggota

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:43 WIB

Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban

Kapal Perang Siluman AS Senilai Rp392 Triliun Terbakar, 3 Pelaut Jadi Korban

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:42 WIB

Detik-detik Mencekam di Cipatat: Angkot Berhenti Bawa Pelajar Dihantam Fuso hingga Terguling!

Detik-detik Mencekam di Cipatat: Angkot Berhenti Bawa Pelajar Dihantam Fuso hingga Terguling!

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:41 WIB