Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

Bangun Santoso

Selasa, 21 April 2026 | 19:54 WIB
Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya
Ilustrasi kebakaran. (Freepik/freepik)
baca 10 detik
  • Kebakaran besar melanda permukiman terapung Kampung Bahagia, Sandakan, Malaysia, pada 19 April dini hari waktu setempat.
  • Sebanyak 13 WNI yang terdampak musibah tersebut dipastikan selamat dan kini berada di enam titik penampungan sementara.
  • KJRI Kota Kinabalu terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memberikan bantuan logistik serta pendataan dokumen penting korban.

Suara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan informasi terbaru mengenai kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam musibah kebakaran besar di Malaysia.

Insiden ini melanda kawasan permukiman terapung yang padat penduduk di Kampung Bahagia, Sandakan, Sabah.

Berdasarkan pendataan otoritas terkait, sebanyak 13 orang WNI yang tinggal di lokasi tersebut dipastikan dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

“Para WNI dilaporkan dalam kondisi selamat, dan ikut ditampung bersama dengan korban terdampak lainnya di enam titik penampungan sementara (PPS) yang tersebar di wilayah Batu Sapi, Sandakan,” menurut pernyataan tertulis Direktorat Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Kepastian mengenai jumlah dan kondisi para WNI ini didapatkan setelah tim dari Konsulat Jenderal RI (KJRI) Kota Kinabalu terjun langsung ke lokasi bencana.

Kemlu menyampaikan bahwa data awal 13 orang WNI itu diperoleh dari hasil peninjauan di lapangan dan pendataan yang dilakukan oleh Konsulat Jenderal RI (KJRI) Kota Kinabalu bersama dengan otoritas setempat dan melibatkan para tokoh warga.

Kebakaran yang terjadi pada 19 April dini hari waktu setempat tersebut tercatat sebagai salah satu insiden kebakaran pemukiman terbesar di wilayah Sandakan dalam beberapa tahun terakhir.

Skala kerusakan yang ditimbulkan sangat masif mengingat karakteristik permukiman yang terdiri dari bangunan kayu di atas air.

Kantor Berita Bernama melaporkan bahwa 9.000 lebih warga dilaporkan terdampak kebakaran besar di kawasan permukiman terapung di Kampung Bahagia, Sandakan, Sabah, Malaysia, 19 April dini hari waktu setempat.

baca juga

Luasnya area yang terbakar membuat ribuan orang kehilangan tempat tinggal dalam waktu singkat. Kepala Kepolisian Distrik Sandakan, ACP George Abd Rakman mengatakan 1.000 dari 1.200 rumah di kawasan tersebut hangus terbakar.

Banyaknya material yang mudah terbakar dan posisi rumah yang saling berdekatan membuat api merambat dengan sangat cepat sebelum petugas pemadam kebakaran berhasil menguasai keadaan.

Meskipun kerugian materiil diperkirakan sangat besar, hingga saat ini otoritas keamanan Malaysia belum menemukan adanya korban jiwa yang meninggal dunia akibat kobaran api.

Risiko cedera fisik menjadi perhatian utama tim medis di lokasi pengungsian. Banyak warga yang mencoba menyelamatkan barang berharga di tengah kepungan api atau berusaha membantu tetangga mereka saat evakuasi berlangsung.

Mengenai kondisi kesehatan para korban, ACP George Abd Rakman menambahkan, “Yang terjadi kemungkinan adalah cedera saat menyelamatkan harta benda atau membantu teman-teman lain,” katanya sebagaimana dilansir Antara.

Saat ini, 13 WNI tersebut bersama ribuan pengungsi lainnya masih berada di enam titik penampungan sementara di wilayah Batu Sapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Polisi Injak Kepala Seorang Warga, Korban Ditarik dari Motor Sampai Terjatuh

Viral Polisi Injak Kepala Seorang Warga, Korban Ditarik dari Motor Sampai Terjatuh

News | Selasa, 21 April 2026 | 10:51 WIB

Viral Video 22 Detik Penemuan Mayat Terbungkus Kain Tebal Terdampar di Tebing Batu Pulau Angsa

Viral Video 22 Detik Penemuan Mayat Terbungkus Kain Tebal Terdampar di Tebing Batu Pulau Angsa

News | Selasa, 21 April 2026 | 10:08 WIB

Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri

Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri

News | Senin, 20 April 2026 | 20:54 WIB

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

News | Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB

Kemendagri: Bangunan Terbakar di Ditjen Bina Pemdes Gudang dan Koperasi, Dua Orang Luka Ringan

Kemendagri: Bangunan Terbakar di Ditjen Bina Pemdes Gudang dan Koperasi, Dua Orang Luka Ringan

News | Senin, 20 April 2026 | 17:17 WIB

Gedung Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, 75 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Api

Gedung Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, 75 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Api

News | Senin, 20 April 2026 | 15:58 WIB

Kebakaran di Gedung Pemdes Kemendagri, 18 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Gedung Pemdes Kemendagri, 18 Unit Damkar Dikerahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 15:25 WIB

WNI di Jerman Tewas Ditusuk Tetangga

WNI di Jerman Tewas Ditusuk Tetangga

News | Senin, 20 April 2026 | 12:04 WIB

Terkini

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:28 WIB

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Psikolog Ungkap Cara Sederhana Membangun Kedekatan Orang Tua dan Anak

Psikolog Ungkap Cara Sederhana Membangun Kedekatan Orang Tua dan Anak

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Berlangsung Tertutup, Teddy Beberkan Pertemuan Mendadak Prabowo dan Menlu Singapura di Hambalang

Berlangsung Tertutup, Teddy Beberkan Pertemuan Mendadak Prabowo dan Menlu Singapura di Hambalang

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?

Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Perbedaan Lip Balm vs Lip Serum vs Lip Butter, Bagus Mana untuk Bibir?

Perbedaan Lip Balm vs Lip Serum vs Lip Butter, Bagus Mana untuk Bibir?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin

Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Timnas Indonesia U-20 TC ke Turki, Hadapi Dua Lawan Berat, Siapa Saja Mereka?

Timnas Indonesia U-20 TC ke Turki, Hadapi Dua Lawan Berat, Siapa Saja Mereka?

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:15 WIB

7 Cara Mencuci Baju Bahan Rayon agar Tidak Menyusut, Dijamin Awet

7 Cara Mencuci Baju Bahan Rayon agar Tidak Menyusut, Dijamin Awet

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Bahlil Minta Maaf ke KKKS Pendapatan Berkurang Imbas Stop Ekspor Gas

Bahlil Minta Maaf ke KKKS Pendapatan Berkurang Imbas Stop Ekspor Gas

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×