- Kebakaran terjadi di gudang Gedung D, Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, Jakarta Selatan, pada Senin, 20 April 2026.
- Api berhasil dipadamkan petugas gabungan pukul 15.00 WIB setelah sempat merembet ke area koperasi lantai satu.
- Dua orang dilaporkan mengalami luka ringan dalam peristiwa tersebut, namun penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI memberikan penjelasan tentang peristiwa kebakaran di kompleks Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benny Irwan, membeberkan kronologi awal kemunculan api di area perkantoran tersebut.
"Awalnya itu sekitar 13.30 lah. Ada pegawai kami yang melihat ada asap dan ada api di belakang Gedung D," ujar Benny saat dikonfirmasi.
Titik api pertama kali terdeteksi dari sebuah gudang penyimpanan barang yang terletak di bagian belakang bangunan.
"Di belakang Gedung D itu sebenarnya ada gudang, tempat menyimpan barang-barang di situ. Nah, awalnya di sana," lanjut Benny.
Amuk si jago merah tidak hanya menghanguskan gudang, namun sempat merembet ke fasilitas lain yang berada di lantai satu Gedung D.
"Kalau gambaran situasi, yang pertama kebakar itu kan gudang belakang itu ya, tempat barang-barang yang nggak kepakai. Kemudian menjalar ke koperasi, di Gedung D lantai satu itu ada Koperasi Kesehatan," jelas Benny.
Namun, kobaran api yang sempat menimbulkan kepulan asap pekat itu sudah berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan di lapangan.
"Pukul 15.00 tadi itu sudah padam, sudah mulai proses pendinginan malah," ungkap Benny, menjelaskan kondisi terkini di lokasi.
Kemendagri juga memastikan tidak ada laporan mengenai adanya korban jiwa dalam musibah tersebut.
Namun, dua orang dilaporkan mengalami luka ringan, meskipun identitas dan profesi pasti dari para korban masih dalam tahap verifikasi.
"Apakah ini pegawai, apakah petugas kebersihan, saya belum terinformasi pasti. Tapi di dalam catatannya, ada memang yang terluka dua orang, luka ringan," jelas Benny.
Hingga saat ini, Kemendagri juga belum bisa menyampaikan pemicu utama kebakaran serta total kerugian materiil yang dialami.
"Sedang didalami sekarang penyebabnya. Untuk kerugian dan lain-lain, itu nanti kami sampaikan," pungkas Benny.