Jimly Menilai Aksi Warga Main Hakim Sendiri Dampak Medsos

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 09 Agustus 2017 | 20:19 WIB
Jimly Menilai Aksi Warga Main Hakim Sendiri Dampak Medsos
Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqe memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (9/8).

Suara.com - Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengecam tindakan sekelompok warga yang aksi main hakim sendiri terhadap Muhammad Al Zahra alias Zoya (30) yang dituduh mencuri.

Zoya yang istrinya, Siti Zubaidah (25), tengah mengandung enam bulan, dibakar hidup-hidup setelah dituduh mencuri satu unit amplifier di musala Al Hidayah, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Bekasi, Selasa (1/8/2017) lalu.

"Kami mengecam siapa saja yang main hakim sendiri, termasuk kasus di Bekasi. Aksi main hakim sendiri (membunuh orang yang belum tentu bersalah) itu tindakan tidak beradab," kata Jimly kepada wartawan di kantor pusat ICMI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2017).

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada semua masyarakat jika ada kasus agar jangan menghakimi sendiri, namun serahkan kepada aparat yang berwajib untuk memproses.

‎"Maka masyarakat jangan main hakim sendiri, biarlah aparat yang menanganinya," ujar dia.

Dia sangat menyesalkan tindakan sekelompok warga yang membakar Zoya secara hidup-hidup, padahal tuduhan pencurian terhadap dia tak terbukti. Menurut dia, aksi main hakim sendiri seperti kasus di Bekasi tersebut fenomena baru salah satu faktornya adalah efek media sosial.

"Itu mengerikan sekali," tutur dia.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menuturkan fenomena aksi main hakim sendiri oleh warga ini merupakan efek dari media sosial yang banyak konten-konten negatif dan ujaran kebencian. Salah satu pemicunya adalah perang opini di media sosial pada Pilpres 2014 lalu yang memecah belah masyarakat menjadi dua kubu yang bertentangan, diperparah lagi dengan Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

"Kasus ini fenomena baru lima tahun terakhir. Padahal bangsa Indonesia adalah bangsa yang penuh toleran. Jadi yang memicu masalah ini adalah di medsos. Ini pada Pilpres 2014, bangsa kita jadi terbelah dua, ditambah lagi Pilkada DKI Jakarta. Jadi yang bertarung itu bukan mereka," ungkap dia.

Dia menambahkan, di media sosial lima tahun terakhir isinya banyak ujaran kebencian, saling memaki bahkan memaki agama. Maka dari itu ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terengaruh dan terprovokasi oleh informasi dan konten-konten di media sosial.

"Maka kita jangan bersikap karena berita medsos, kadang-kadang berita itu tiga tahun lalu. Medsos ini menambah panas keadaan. Maka para tokoh, terutama tokoh politik agar berbicara yang baik-baik, atau kalau tidak diam saja," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dibakar Hidup-hidup, Polisi Putuskan Zoya Terduga Maling

Dibakar Hidup-hidup, Polisi Putuskan Zoya Terduga Maling

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 20:14 WIB

Cerita Ganjil Penggali Kuburan Zoya, Kondisi Jenazah Aneh

Cerita Ganjil Penggali Kuburan Zoya, Kondisi Jenazah Aneh

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 20:07 WIB

Alasan Polisi Gagal Selamatkan Zoya yang Tewas Dibakar

Alasan Polisi Gagal Selamatkan Zoya yang Tewas Dibakar

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 19:22 WIB

Jimly Asshiddiqie Nilai Investasi Dana Haji Tak Salahi Hukum

Jimly Asshiddiqie Nilai Investasi Dana Haji Tak Salahi Hukum

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 19:05 WIB

Zoya Melarikan Diri 4 Km sebelum Dikeroyok dan Dibakar

Zoya Melarikan Diri 4 Km sebelum Dikeroyok dan Dibakar

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 18:44 WIB

ICMI Tanggapi Kondisi Kebangsaan

ICMI Tanggapi Kondisi Kebangsaan

Foto | Rabu, 09 Agustus 2017 | 17:54 WIB

Begini Pembagian Tugas Lima Pembakar Zoya Hidup-hidup

Begini Pembagian Tugas Lima Pembakar Zoya Hidup-hidup

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 17:40 WIB

Zoya Dibakar Pakai Bensin Eceran, Ini Pembakarnya

Zoya Dibakar Pakai Bensin Eceran, Ini Pembakarnya

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 17:27 WIB

Merinding, Ini Firasat Adik Sebelum Zoya Dibakar Hidup-hidup

Merinding, Ini Firasat Adik Sebelum Zoya Dibakar Hidup-hidup

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 15:24 WIB

Terkini

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:37 WIB

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:30 WIB

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:22 WIB

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:12 WIB

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:57 WIB

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:46 WIB

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:13 WIB

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:07 WIB

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:58 WIB