RI Kejar Dagang Thailand Tembus US$20 Miliar, Mendag: "Hambatan Harus Dihapus!"

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:30 WIB
RI Kejar Dagang Thailand Tembus US$20 Miliar, Mendag: "Hambatan Harus Dihapus!"
Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan hubungan dagang Indonesia dan Thailand terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, pemerintah kini fokus mendorong nilai perdagangan agar segera menembus target baru. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • RI bidik perdagangan Thailand tembus US$20 miliar.
  • Mendag: Hambatan dagang akan dihapus, ekspor digenjot.
  • Target jangka panjang RI-Thailand capai US$30 miliar pada 2030.

Suara.com - Pemerintah Indonesia memasang target ambisius untuk meningkatkan nilai perdagangan bilateral dengan Thailand hingga menembus US$20 miliar, naik dari posisi saat ini sekitar US$17,7 miliar. Untuk mengejar target tersebut, pemerintah akan memperbanyak pertemuan bilateral, menghapus berbagai hambatan perdagangan, hingga memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kedua negara.

Komitmen itu mengemuka dalam Indonesia-Thailand Business Forum yang dihadiri Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim S. Djojohadikusumo, serta Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan hubungan dagang Indonesia dan Thailand terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, pemerintah kini fokus mendorong nilai perdagangan agar segera menembus target baru.

"Hubungan perdagangan Indonesia dan Thailand total trade-nya selalu meningkat. Sekarang 17,7 miliar dolar AS dan target kita memang di atas 20 miliar dolar AS," kata Budi di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah akan memperbanyak pertemuan bilateral, termasuk melalui mekanisme Joint Trade Committee (JTC). Forum itu akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai hambatan perdagangan yang selama ini mengganjal arus ekspor-impor kedua negara.

"Kita ingin bilateral meeting lebih banyak lagi untuk menghilangkan hambatan perdagangan antara kedua negara, bagaimana akses pasar masing-masing semakin mudah," ujarnya.

Selain membuka akses pasar, pemerintah juga akan meningkatkan volume ekspor sekaligus memperluas ragam produk Indonesia yang dipasarkan ke Thailand. Strategi diversifikasi dinilai penting agar hubungan dagang kedua negara semakin saling melengkapi.

"Kalau saling melengkapi berarti saling membutuhkan. Dari sisi volume yang sudah ada akan kita tingkatkan terus, kemudian kita juga akan diversifikasi produk," kata Budi.

Pembahasan mengenai peningkatan perdagangan juga akan kembali dilanjutkan dalam pertemuan ASEAN di Filipina, termasuk peluang memperbesar investasi antara Indonesia dan Thailand.

baca juga

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim S. Djojohadikusumo mengungkapkan optimisme bahwa target perdagangan senilai US$20 miliar tidak hanya tercapai, tetapi juga berpotensi terlampaui.

"Saya mendapat informasi dari Yang Mulia Menteri Perdagangan Thailand bahwa kita akan segera mencapai target bersama sebesar 20 miliar dolar perdagangan. Mudah-mudahan kita akan melampauinya," ujar Hashim.

Di sisi lain, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai ruang pertumbuhan perdagangan kedua negara masih sangat besar. Menurutnya, Indonesia dan Thailand merupakan dua kekuatan ekonomi terbesar di ASEAN dengan populasi gabungan hampir 350 juta jiwa dan nilai ekonomi mendekati US$2 triliun.

Anindya bahkan mengungkapkan bahwa kedua pemimpin negara telah membahas target yang lebih besar lagi, yakni meningkatkan perdagangan bilateral hingga US$30 miliar pada 2030.

"Perdagangan di antara kita mencapai 17,5 miliar dolar AS, dan saya percaya kedua pemimpin sudah berbicara tentang mencapai 30 miliar dolar AS pada 2030," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Kejar Perjanjian Dagang dengan AS, Budi Santoso: Jangan Sampai Pasar Ekspor Hilang

RI Kejar Perjanjian Dagang dengan AS, Budi Santoso: Jangan Sampai Pasar Ekspor Hilang

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:56 WIB

Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030

Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Terkini

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Video | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:55 WIB

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Jawa Tengah | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Berawal dari Toko Sembako, Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi

Berawal dari Toko Sembako, Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 21:38 WIB

×