Menteri Susi: Jangan Santun Jika Bertemu Pencuri Ikan

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 03:04 WIB
Menteri Susi: Jangan Santun Jika Bertemu Pencuri Ikan
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan pers terkait kapal Chuan Hong 68 yang kabur dari Indonesia, Jakarta, Jumat (5/5).

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjalankan kebijakan diskriminasi dengan mengesampingkan budaya sopan santun dalam menertibkan perairan Indonesia dari pencurian ikan.

"Indonesia memang terkenal dengan masyarakatnya yang santun. Tapi kalau bertemu dengan pencuri ikan, ya, jangan santun. Kita sudah dirampok kapal asing bertahun-tahun. Kalau cuma diam, ya, kebangetan, kita tenggelamkan saja," ujarnya di Surabaya, Jumat (11/8/2017).

Dia mengisahkan sejak Indonesia mengizinkan kapal asing mencari ikan di laut nusantara pada 2001, banyak pihak yang kemudian bermain, misalnya memperbanyak secara ilegal dari satu izin kapal untuk digunakan 10 kapal atau bahkan lebih.

Izin tersebut biasanya diperbanyak oleh kapal asing untuk ditunjukkan kepada petugas yang sedang berpatroli.

"Tahun 2004 malah mulai banyak ditemui kapal-kapal asing yang beroperasi menggunakan bendera Indonesia," katanya.

Saat Susi menjabat Menteri, terdata lebih dari 10.000 kapal asing yang mencuri ikan di laut Indonesia.

"Dari Thailand ada 5000 kapal, sedangkan China sekitar 3000 kapal," ujarnya.

Sejak dulu, dia menambahkan, pencurian ikan di laut Indonesia hampir tak terlihat karena kapal-kapal asing tak pernah sandar ke pelabuhan.

"Karena semua proses mulai dari pemindahan ikan sampai pengisian bahan bakar mereka lakukan di tengah laut," katanya.

baca juga

Keberadaan kapal-kapal asing tersebut sangat mempengaruhi hasil tangkapan nelayan lokal. Juga berdampak pada bangkrutnya 115 pengekspor ikan dalam periode 10 tahun terakhir.

"Dulu ikan Indonesia sampai 22 juta ton tapi kemudian berangsur turun hingga 6 juta ton setiap tahunnya," ujarnya.

Setelah Susi mengambil kebijakan tegas yang tanpa kompromi langsung menenggelamkan kapal asing yang tertangkap melakukan aktivitas pencurian ikan sejak tahun lalu, perekonomian nelayan lokal kini terpantau mulai membaik.

Dari sebelumnya mendapat tangkapan 30 kilogram ikan per hari, menurut Susi, sekarang mampu memperoleh 90 kilogram.

Seiring keberhasilannya menekan angka pencurian ikan, Susi kini mulai berkampanye tentang pentingnya mengkonsumsi ikan.

"Ikan merupakan ketahanan pangan yang baik karena memiliki komponen protein yang sangat diperlukan untuk menjadikan bangsa Indonesia pintar," ucapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cuek Dandan, Susi Akui Baru Dipuji Cantik Saat Jadi Menteri

Cuek Dandan, Susi Akui Baru Dipuji Cantik Saat Jadi Menteri

News | Kamis, 10 Agustus 2017 | 02:00 WIB

Jokowi Bakal Menyesal Kalau Sampai Reshuffle Menteri Susi

Jokowi Bakal Menyesal Kalau Sampai Reshuffle Menteri Susi

Bisnis | Minggu, 06 Agustus 2017 | 15:22 WIB

Cerita Diajak Menteri Susi Jualan Ikan Segar di Sarinah

Cerita Diajak Menteri Susi Jualan Ikan Segar di Sarinah

Bisnis | Minggu, 06 Agustus 2017 | 14:34 WIB

Menteri Susi Bikin Bazar Ikan Laut di CFD Biar Warga Sehat-sehat

Menteri Susi Bikin Bazar Ikan Laut di CFD Biar Warga Sehat-sehat

Bisnis | Minggu, 06 Agustus 2017 | 13:36 WIB

Viral, Bu Susi Pudjiastuti Dibilang Tomboi, tapi Jago Dandan

Viral, Bu Susi Pudjiastuti Dibilang Tomboi, tapi Jago Dandan

Your Say | Kamis, 03 Agustus 2017 | 12:45 WIB

Skakmat! Sandiaga Uno 'Disemprot' Menteri Susi karena Garam

Skakmat! Sandiaga Uno 'Disemprot' Menteri Susi karena Garam

News | Rabu, 02 Agustus 2017 | 20:39 WIB

Gandeng JICA, KKP Perkuat Infrastruktur Kelautan Perikanan

Gandeng JICA, KKP Perkuat Infrastruktur Kelautan Perikanan

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 12:13 WIB

KKP  Kemenhub Kerja Sama Percepat Ukur Ulang Kapal Perikanan

KKP Kemenhub Kerja Sama Percepat Ukur Ulang Kapal Perikanan

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 12:08 WIB

Menteri Susi: Kapal Bukti Kejahatan Tak Boleh Dilelang

Menteri Susi: Kapal Bukti Kejahatan Tak Boleh Dilelang

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2017 | 15:03 WIB

Menteri Susi Ingin Anak-anak Santri Makan Banyak Ikan

Menteri Susi Ingin Anak-anak Santri Makan Banyak Ikan

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 15:47 WIB

Terkini

Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin

Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade

Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya

Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:48 WIB

Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP

Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil

Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026

Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur

Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:43 WIB

×