Pengawas Tanggapi Kasus Katering Basi Jemaah Haji Indonesia

Yazir Farouk

Selasa, 15 Agustus 2017 | 01:36 WIB
Pengawas Tanggapi Kasus Katering Basi Jemaah Haji Indonesia
Jamaah haji dari berbagai penjuru dunia berkumpul di bukit Arafah, Arab Saudi, untuk melaksanakan puncak ibadah haji wukuf. (AFP)

Suara.com - Kekhusyukan jemaah haji asal Indonesia untuk beribadah di Tanah Suci dinodai kasus ditemukannya katering basi. Hampir saja, para jemaah haji Indonesia menyantap makanan yang tak layak dimakan.

Dilansir dari laman Kementerian Agama Indonesia, kemenag.go.id, Senin (15/8/2017), respon cepat langsung dilakukan oleh pengawas makanan yang bertugas di Madinah.

Kepala Seksi Katering Daker Madinah Iin Kurniawati mengatakan pihaknya telah mengintensifkan pengawasan dengan lebih sering sidak langsung ke dapur katering. Sidak dilakukan untuk memastikan pihak perusahaan melakukan perbaikan sesuai ketentuan.

Iin yang didampingi Pengawas Katering Madinah Irfansyah (Irfan) mengatakan sudah ada perbaikan yang dilakukan. Dapur Bahar Harr misalnya, mulai memperhatikan kebersihan dapur. Hanya saja, Iin masih menemukan alat memasak yang belum maksimal.

"Kita menginginkan ada perbaikan, misalnya penggorengan yang lebih besar. Dan mereka menyanggupi untuk mengganti alat tersebut dengan kapasitas yang lebih besar," katanya saat meninjau dapur Bahar Harr, Senin.

Sementara itu, Irfan mengungkap penyebab makanan tersebut bisa menjadi basi. Kata dia, para koki memasak dengan terburu-buru karena ketiduran.

"Makanan dari hasil memasak (dalam kondisi panas), mereka langsung masukkan ke dalam boks dan langsung ditutup. Itulah yang menyebabkan basi," kata Irfan.

Pemilik katering Bahar Harr Usman Bin Rasyid mengaku terbuka menerima masukan dan saran dari pengawas. Dia berjanji akan memperbaiki di waktu-waktu mendatang.

Diberitakan sebelumnya, Bahar Harr mendapat teguran tertulis karena menyediakan makanan basi dan kurang takaran porsi (gramasi). Perusahaan ini melayani sekitar 12ribu porsi dan baru pertama kali melayani katering jemaah haji Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar 20 Jemaah Haji Indonesia yang Meninggal di Tanah Suci

Daftar 20 Jemaah Haji Indonesia yang Meninggal di Tanah Suci

News | Senin, 14 Agustus 2017 | 04:53 WIB

Jemaah Haji Indonesia Berisiko Kena Penyakit Darah Tinggi

Jemaah Haji Indonesia Berisiko Kena Penyakit Darah Tinggi

News | Sabtu, 05 Agustus 2017 | 23:01 WIB

Hamil, Hafifah Batal Naik Haji

Hamil, Hafifah Batal Naik Haji

News | Rabu, 02 Agustus 2017 | 06:52 WIB

Lima Calon Haji Asal Lamongan Gagal Berangkat, Mengapa?

Lima Calon Haji Asal Lamongan Gagal Berangkat, Mengapa?

News | Rabu, 02 Agustus 2017 | 03:13 WIB

Ini Pesan Menkes Nila untuk Para Jemaah Haji

Ini Pesan Menkes Nila untuk Para Jemaah Haji

Health | Senin, 31 Juli 2017 | 23:31 WIB

Tangerang Siapkan Rp 1,2 Miliar untuk Transportasi Jemaah Haji

Tangerang Siapkan Rp 1,2 Miliar untuk Transportasi Jemaah Haji

News | Sabtu, 29 Juli 2017 | 00:11 WIB

Terkini

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB