Novel Baswedan dan Harapan Mata yang Memerah

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 23 Agustus 2017 | 07:48 WIB
Novel Baswedan dan Harapan Mata yang Memerah
Kondisi terakhir Novel Baswedan. (twitter)

Suara.com - Tidak ada yang tampak berubah dari sosok Novel Baswedan saat ditemui pekan lalu di Singapura. Dia tetap beraktivitas normal, termasuk dengan melaksanakan salat lima waktu berjemaah di masjid, tutur katanya tetap wajar terukur.

Satu-satunya perubahan yang terlihat adalah mata kiri Novel, yang yang tidak dapat merespons dengan lawan bicara karena mengalami kerusakan parah akibat serangan air keras. Sedangkan mata kanannya masih tampak memerah meski secara perlahan dapat kembali berfungsi.

"Memangnya mau tanya apa sih?" tanya Novel saat ditemui Antara di Singapura, Selasa (15/8) atau 2 hari menjelang operasi besar di mata kirinya.

Setelah bernegosiasi sedikit mengenai daftar pertanyaan, Novel akhirnya bersedia untuk diwawancara. Pembicaraan pertama adalah mengenai operasi yang dia lakukan pada tanggal 17 Agustus 2017.

Operasi yang menurut Novel disebut operasi artifisial itu adalah, operasi besar tahap pertama yang dikerjakan oleh empat orang dokter ahli mata dan gigi di salah satu rumah sakit di Singapura. Dari keempat dokter itu, ada dua orang adalah profesor di bidang retina dan mata yang terdampak zat kimia.

Operasi dimulai dengan pembersihan mata dari katarak dan menyedot cairan glukoma di bola mata kiri. Selanjutnya, dokter mencabut dan meleburkan satu gigi yang paling kuat, yaitu gigi taring, kemudian memotong dan mencabut gusi yang akan digunakan melapisi mata.

Tahap selanjutnya, dokter membuat retina artifisial dari gigi yang tersebut menjadi "ring". Pelapis retina artifisial itu juga berasal dari kulit gigi. Namun, retina artifisial tersebut tidak langsung dipasang di mata. Akan tetapi, ditanam dahulu di dalam pipi selama 2 bulan untuk menjadi retina baru.

Baru pada operasi besar tahap kedua yang diperikirakan dilakukan 2 bulan mendatang, retina artifisial itu dicabut dari pipi, kemudian ditanam ke dalam bola mata kiri Novel.

"Satu-satunya jalan agar bisa mata kiri saya bisa melihat adalah dengan cara operasi ini. Operasi ini tentu membuat mata kiri saya terlihat berbeda warnanya. Warnanya seperti merah dan bagian hitamnya menjadi lebih kecil, harapan dokter fungsi penglihatan saya bisa kembali," kata Novel tenang.

Ketenangan Novel adalah salah satu kunci agar operasi tersebut berjalan lancar. Apalagi, operasi ini menurut abang Noval, Taufik Baswedan, adalah operasi pertama yang dilakukan di rumah sakit tersebut.

"Memang perlu ketenangan hati karena di operasi ini cabut sana cabut sini, pasang sana pasaing sini. Akan tetapi, Novel orangnya memang tenang, dia dari dahulu sabar dan tidak pernah mengeluh," kata Taufik, Kamis (17/8), saat menunggu operasi Novel.

Sebelum operasi, Novel beraktivitas secara normal, apalagi dokter merekomendasikan aktivitas fisik agar tubuhnya dapat fit. Memang obat-obat yang diberikan oleh dokter saat dia berada di rumah sakit Singapura sejak 12 April 2017 hingga Juli lalu tidak terlalu berdampak baik untuk tubuhnya. Bahkan, dia sempat kehilangan nafsu makan di RS.

Harapan terhadap Kasus Pada H-3 operasi (14/8), Novel juga menjalani pemeriksaan saksi korban di KBRI Singapura. Dia memberikan keterangan kepada penyidik dari Tim Polda Metro Jaya mengenai kejadian penyerangan pada tanggal 11 April 2017 di depan Masjid Al-Ihsan, dekat rumahnya seusai Novel melaksanakan Salat Subuh.

Tim Polda Metro yang datang antara lain ialah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, dan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho.

Selain itu, datang  pula Kasubdit Jatanras Ditreskrimum AKBP Hendy Febrianto Kurniawan yang juga mantan penyidik KPK; Kasubdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum AKBP Dedy Murti; Kasat Harta Benda (Harda) AKBP Nuredy Irwansyah Putra; dan, Kanit 1 Kamneg Polda Metro Jaya Kompol Raindra Ramadhan Syah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Tangkap Dua Petinggi PT ADI

KPK Tangkap Dua Petinggi PT ADI

Foto | Selasa, 22 Agustus 2017 | 23:18 WIB

Ini Alasan KPK Bertemu dengan Komisi III DPR

Ini Alasan KPK Bertemu dengan Komisi III DPR

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 22:35 WIB

OTT Panitera PN Jaksel, KPK Tangkap Petinggi PT Aquamarine

OTT Panitera PN Jaksel, KPK Tangkap Petinggi PT Aquamarine

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 23:03 WIB

KPK: Kami Datang Kalau yang Panggil Komisi III, Bukan Pansus

KPK: Kami Datang Kalau yang Panggil Komisi III, Bukan Pansus

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 20:06 WIB

KPK Dalami Peran Hakim Dalam Kasus OTT Panitera PN Jaksel

KPK Dalami Peran Hakim Dalam Kasus OTT Panitera PN Jaksel

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 19:44 WIB

Jadi Tersangka KPK, MA Berhentikan Sementara Tarmizi

Jadi Tersangka KPK, MA Berhentikan Sementara Tarmizi

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 18:49 WIB

Keterangan Pers OTT PN Jaksel

Keterangan Pers OTT PN Jaksel

Foto | Selasa, 22 Agustus 2017 | 17:54 WIB

Ini Alasan KPK Tetapkan Tarmizi Sebagai Tersangka

Ini Alasan KPK Tetapkan Tarmizi Sebagai Tersangka

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 17:31 WIB

Begini Kronologis OTT Panitera Pengganti di PN Jaksel oleh KPK

Begini Kronologis OTT Panitera Pengganti di PN Jaksel oleh KPK

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 16:43 WIB

Fahri Hamzah Tuduh OTT KPK Ilegal

Fahri Hamzah Tuduh OTT KPK Ilegal

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 15:13 WIB

Terkini

Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina

Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:17 WIB

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:47 WIB

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:05 WIB

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB