Polisi Sebut Hoax Lebih Berbahaya Daripada Black Campaign

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Sabtu, 26 Agustus 2017 | 15:04 WIB
Polisi Sebut Hoax Lebih Berbahaya Daripada Black Campaign
Ilustrasi berita hoax. (Shutterstock)

Aparat kepolisian berhasil mengungkap sindikat Saracen di media sosial. Saracen adalah sindikat yang aktif menyebarkan berita-berita bohong berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di media soaial.

Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Div Humas Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan perlunya kewaspadaan akan hoax.

"Hoax lebih berbahaya dari black campaign, karena selain bertujuan taktis, ada tujuan strategis di sana," kata Pudjo di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/8/2017).

Terkait sindikat ini, polisi sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka diduga sebagai admin dari grup yang bernama Saracen tersebut.

Lebih lanjut, Pudjo mengatakan bahwa dalam menangani kasus tersebut, Polri tidak bisa gegabah. Hati- hati adalah hal yang harus dikedepankan, sebab terdapat beberapa nama orang yang ikut dalam sindikat tersebut.

"Kita harus pelan-pelan, hati-hati karena menyangkut nama orang. Kita tidak mau dalam rangka penegakan hukum timbul pencemaran nama baik," katanya.

Meski begitu, Pudjo memastikan bahwa nama-nama yang terdapat dalam struktur keanggotaan sindikat Saracen tersebut akan dipanggil. Tujuannya agar dapat memberikan penjelasan tentang adanya nama mereka.

"Namanya dipanggil polisi. Belum tentu bersalah, bisa jadi dia saksi. Karena tidak semua yang kita panggil memiliki bukti yang cukup. Jangan sampai masyarakat melakukan justifikasi," kata Pudjo.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengamankan tiga orang tersangka penyebar kebencian berbau SARA. Mereka adalah JAS sebagai otak sindikat, MFT ketua bidang media informasi dan SRN koordinator wilayah Jawa Barat.

baca juga

Kabag Mitra Ropenmas Polri, Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, mereka yang diamankan tersebut adalah admin di grup yang memuat ujaran kebencian di Facebook.

"Meme hate speech berbau SARA viral di media sosial memang ada sindikat-sindikatnya. Mereka pekerjaannya menerima order dan membuat meme berbau SARA," kata Awi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (23/8/2017) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika Indonesia Terpecah Belah, Perusahaaan Media Sosial Untung

Jika Indonesia Terpecah Belah, Perusahaaan Media Sosial Untung

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 14:14 WIB

Djarot Nilai Kejahatan Saracen Luar Biasa

Djarot Nilai Kejahatan Saracen Luar Biasa

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 13:38 WIB

Ternyata Sindikat Saracen Sudah Beroperasi Sejak Dua Tahun Lalu

Ternyata Sindikat Saracen Sudah Beroperasi Sejak Dua Tahun Lalu

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 13:20 WIB

Eggi Sudjana Klarifikasi Jadi Dewan Penasihat Saracen

Eggi Sudjana Klarifikasi Jadi Dewan Penasihat Saracen

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 12:34 WIB

CISSReC Sarankan Jurus Ini ke Pemerintah untuk Basmi Hoax

CISSReC Sarankan Jurus Ini ke Pemerintah untuk Basmi Hoax

Tekno | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 09:07 WIB

PKS Apresiasi Keberhasilan Polisi Ungkap Sindikat Saracen

PKS Apresiasi Keberhasilan Polisi Ungkap Sindikat Saracen

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 01:07 WIB

Golkar Sebut Saracen Pintu Masuk Ungkap Penyebar "Hoax" Lainnya

Golkar Sebut Saracen Pintu Masuk Ungkap Penyebar "Hoax" Lainnya

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 22:36 WIB

Akun-akun Grup FB Terkait Saracen Masih Aktif, Ini Kata Polisi

Akun-akun Grup FB Terkait Saracen Masih Aktif, Ini Kata Polisi

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 20:01 WIB

Buntut Saracen, PKB: Jika Mafia Lebih Canggih, Negara Bisa Bahaya

Buntut Saracen, PKB: Jika Mafia Lebih Canggih, Negara Bisa Bahaya

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 19:09 WIB

Saracen Dibongkar, Fahri Hamzah Minta Ada Aturan untuk Buzzer

Saracen Dibongkar, Fahri Hamzah Minta Ada Aturan untuk Buzzer

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 18:45 WIB

Terkini

Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang

Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral

Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China

Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!

Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an

Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:55 WIB

×