KPK Larang Direktur Penyidikan Hadir di Rapat Pansus Angket

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Selasa, 29 Agustus 2017 | 15:57 WIB
KPK Larang Direktur Penyidikan Hadir di Rapat Pansus Angket
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang menyebutkan bahwa banyak alumnus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang terlibat dalam kasus korupsi atau yang menjadi koruptor, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/5).

Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang mengatakan Direktur Penyidikan Brigadir Jenderal Polisi Aris Budiman tak diizinkan untuk hadir dalam rapat dengar pendapat umum Panitia Khusus hak angket di DPR.

"Pimpinan tidak sependapat untuk yang bersangkutan (Aris Budiman) hadir," kata Saut saat dikonfirmasi, Selasa (29/8).

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan telah menerima surat dari DPR pada Selasa (29/8/2017) pagi. Surat tertanggal 28 Agustus tersebut terkait undangan untuk Aris Budiman agar hadir dalam RDP dengan Pansus Angket KPK.

"Respon terhadap surat tersebut perlu kami pertimbangkan agar langkah KPK sesuai dengan peraturan perundang-undangan," kata Febri.

Rencana pemanggilan Aris, sebelumnya disampaikan Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa. Menurut Agun, pemanggilan Aris pada malam nanti terkait dengan dugaan pertemuan anggota Komisi III DPR dengan sejumlah penyidik KPK.

"Langkah ini kita undang Pak Dirdik kalau benar dalam sebuah forum terbuka, sebetulnya dia bertemu atau tidak, DPR yang bertemu siapa kita sebutkan namanya," kata Agun.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, meski pertemuan itu telah dibantah Aris, namun pansus berharap ada penjelasan yang disampaikan dalam forum resmi. Bila perlu, Agun menjelaskan, pansus akan meminta Aris agar menyebutkan terduga nama-nama Anggota Komisi III yang disebut bertemu dengan penyidik KPK.

Agun melanjutkan, Aris tak perlu izin kepada pimpinan KPK karena statusnya merupakan penyidik yang berasal dari Polri. Karenanya, Agun percaya Aris akan memenuhi undangan karena pihaknya sudah meminta izin kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Sudah izin. Dia ini kan penyidik Polri, tentu atasannya Kapolri, Kapolri sudah beri izin. Mekanisme itu sudah kami tempuh," kata Agun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panggil Direktur Penyidikan KPK, Ini yang Bakal Ditanyakan Pansus

Panggil Direktur Penyidikan KPK, Ini yang Bakal Ditanyakan Pansus

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 14:47 WIB

KPK Periksa Direktur Penyidik karena Bertemu Anggota Komisi III

KPK Periksa Direktur Penyidik karena Bertemu Anggota Komisi III

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 12:28 WIB

Masinton Duga Ada Mafia Aset di KPK

Masinton Duga Ada Mafia Aset di KPK

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 11:39 WIB

Masinton: KPK Seperti Durian Busuk

Masinton: KPK Seperti Durian Busuk

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 11:06 WIB

Reaksi KPK Atas Desakan ICW Nonaktifkan Direktur Penyidikan

Reaksi KPK Atas Desakan ICW Nonaktifkan Direktur Penyidikan

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 11:05 WIB

Dua Kali Tak Digubris, KPK Periksa Sjamsul Nursalim di Singapura?

Dua Kali Tak Digubris, KPK Periksa Sjamsul Nursalim di Singapura?

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 10:09 WIB

KPK Serahkan Aset Nazaruddin Senilai Rp24,5 M ke Lembaga ANRI

KPK Serahkan Aset Nazaruddin Senilai Rp24,5 M ke Lembaga ANRI

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 09:38 WIB

Geledah Rumah Dirjen Hubla, KPK Sita Banyak Batu Akik Lapis Emas

Geledah Rumah Dirjen Hubla, KPK Sita Banyak Batu Akik Lapis Emas

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 09:30 WIB

KPK Sita Keris, Tombak, dan Akik dari Rumah Dirjen Hubla

KPK Sita Keris, Tombak, dan Akik dari Rumah Dirjen Hubla

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 03:05 WIB

Terkini

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

×