Golkar Nilai Pemecatan Ahmad Doli Sesuai Prosedur dan Mengganggu

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Jum'at, 01 September 2017 | 11:30 WIB
Golkar Nilai Pemecatan Ahmad Doli Sesuai Prosedur dan Mengganggu
Ketua Generasi Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Idrus Marham katakan pemecatan Ahmad Doli Kurnia oleh partai berlambang pohon beringin, sudah melalui proses dan prosedur yang ada.

"Pemecatan itu dilakukan setelah melalui proses yang agak panjang," kata Idrus di DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (1/9/2017).

Pemecatan Doli berdasarkan sikap yang ia tunjukkan kepada DPP Partai Golkar yang dinilai sudah berada di luar garis ketentuan partai. Sehingga ditanggapi oleh sejumlah petinggi DPP partai, dan berujung pemecatan.

Menurut Idrus, pada mulanya partai hanya menganggap dinamika biasa yang terjadi di internal Golkar, saat sejumlah kader melakukan gerakan Golkar Bersih yang dikomandoi oleh Doli.

Mereka juga meminta supaya Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto dinonaktifkan dari jabatan Ketua Umum karena tersangkut kasus dugaan korupsi e-KTP. Sampai di situ, partai masih menganggap sebagai dinamika biasa.

"Meskipun sudah diambil keputusan dari Rapimnas melalui DPP Partai Golkar pada tanggal 18 Juli, tidak akan ada Munaslub dan kita masih mengharapkan Setya Novanto tetap memimpin Partai Golkar," tutur Idrus.

Namun, gerakan tersebut bertambah luas hingga melibatkan pihak lain di luar partai. Sebab itulah DPP harus melakukan pemecatan pada Doli.

"Gerakannya ini sudah melibatkan orang, melibatkan lembaga lainnya, melibatkan Ketua Mahkamah Agung, melibatkan Komisi Yudisial dan lain sebagainya. Tentu ini persoalannya lain lagi," ujar Idrus.

Bahkan, Doli bersama Grakan Muda Partai Golkar yang dipimpinya juga memonopoli forum akademik untuk melancarkan tujuannya.

baca juga

"Forum akademik dieksploitasi. Itu promosi doktor adalah seorang kader Partai Golkar yang sama sekali tidak ada relevansinya. Itu dihadiri Ketua MA sebagak penguji, saya kira tidak ada relevansinya tetapi ini tetap didorong," tutur Idrus.

DPP juga sudah melayangkan surat teguran kepada Doli. Namun tidak pernah dihindahkan. Bahkan, mereka menggelar sejumlah aksi massa di depan Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial dan Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Maka setelah itu, semua aspirasi yang ada dai Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, dan Dewan Pakar bahwa tidak bisa kita biarkan kader yang tidak lagi memperhatikan sistem dan aturan-aturan partai," kata Idrus.

Niat yang baik untuk memajukan partai ini harus dilakukan dengan cara-cara yang baik. Yaitu melalui mekanisme-mekanisme organisasi yang sudah diatur oleh AD ART kita," Idrus menambahkan.

Idrus juga mengatakan pemecatan Ahmad Doli dari partai berlambang pohon beringin tidak akan berfek pada perpecahan internal partai seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

"Saya kira tidak ada (perpecahan). Ini hanya satu dua orang saja. Tak ada perpecahan, semua solid," kata Idrus.

Kata Idrus, sudah cukup percahan yang berkempanjangan di internal Golkar terjadi pada dua tahun yang lalu. Dimana terdapat dua kubu yang dipimpin oleh Abu Rizal Bakrie dan Agung Laksono.

Menurut dia, dibawah kepemimpinan Setya Novanto, Golkar membuktikan prestasinya. Dimana pada Pilkada 2017 kemarin, Golkar menangkan 59 kandidat.

"Menjadi nomer satu, pemenang nomer satu dari seluruh partai-partai yang ada. Seletah Partai Golkar itu ada menyusul Nasdem, Demokrat, Gerinda dan ada PDIP. Saya kira ini prestasi besar yang harus kita jujur mengakui itu," kata Idrus.

DPP Partai Golkar memecat Doli dari keanggotaan partai setelah ia gelar aksi "Golkar Bersih" melalui Gerakan Muda Partai Golkar. Doli meminta supaya Novanto dinonaktifkan dari jabatan Katua Umum karena telah berstatus tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Jurus Golkar Untuk Menangkan Jokowi di Pilpres 2019

Ini Jurus Golkar Untuk Menangkan Jokowi di Pilpres 2019

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 18:57 WIB

Golkar Anggap Dana Parpol Rp1.000 per Suara Belum Ideal

Golkar Anggap Dana Parpol Rp1.000 per Suara Belum Ideal

News | Senin, 28 Agustus 2017 | 17:40 WIB

Perempuan Berhijab yang Dikeroyok di Sudirman Orang Dekat Novanto

Perempuan Berhijab yang Dikeroyok di Sudirman Orang Dekat Novanto

News | Senin, 28 Agustus 2017 | 16:39 WIB

Golkar Minta Polisi Usut Tuntas Jaringan Saracen

Golkar Minta Polisi Usut Tuntas Jaringan Saracen

News | Minggu, 27 Agustus 2017 | 18:04 WIB

Disokong Golkar jadi Wali Kota Bandung, Nurul Punya 2 Tugas

Disokong Golkar jadi Wali Kota Bandung, Nurul Punya 2 Tugas

News | Minggu, 27 Agustus 2017 | 17:58 WIB

Golkar Belum Tentu Usung Dedi Mulyadi di Pilkada Jabar

Golkar Belum Tentu Usung Dedi Mulyadi di Pilkada Jabar

News | Minggu, 27 Agustus 2017 | 17:32 WIB

DPR: Jangan Samakan Presiden Jokowi  dengan Binatang

DPR: Jangan Samakan Presiden Jokowi dengan Binatang

News | Senin, 21 Agustus 2017 | 09:11 WIB

Kontroversi Remisi Gayus Tambunan, Ini Tanggapan Wapres

Kontroversi Remisi Gayus Tambunan, Ini Tanggapan Wapres

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 11:48 WIB

Hari Ini, KPK Periksa Anak Buah Novanto Terkait Korupsi e-KTP

Hari Ini, KPK Periksa Anak Buah Novanto Terkait Korupsi e-KTP

News | Kamis, 10 Agustus 2017 | 11:37 WIB

Terkini

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 11:55 WIB

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:47 WIB

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 11:37 WIB

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 11:31 WIB

Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil

Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 11:30 WIB

Hyundai Genjot Produksi Pabrik Cikarang Lewat Perakitan Mobil Listrik Neira

Hyundai Genjot Produksi Pabrik Cikarang Lewat Perakitan Mobil Listrik Neira

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 11:30 WIB

Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut

Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 11:26 WIB

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:22 WIB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

×