5 Orang Tewas dan Puluhan Luka di Kecelakaan Maut Bus Kudus

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 01 September 2017 | 15:12 WIB
5 Orang Tewas dan Puluhan Luka di Kecelakaan Maut Bus Kudus
Ilustrasi kecelakaan bus. (Shutterstock)

Suara.com - Korban meninggal dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Indonesia di Jalan Lingkar Kudus, di persimpangan Proliman, Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bertambah satu orang. Sehingga totalnya lima korban meninggal dan puluhan luka-luka.

Menurut Direktur Umum Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus Pujianto, satu korban tambahan yang meninggal tersebut sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun pada Kamis (31/8/2017) malam nyawanya tidak tertolong. Korban yang meninggal pukul 22.00 WIB tersebut, atas nama Kartini (60), asal Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kudus.

Sebanyak empat korban meninggal lainnya diterima rumah sakit dalam kondisi sudah meninggal, yakni Edi Handoko (36) dan Sri Mulyaningsih (36), keduanya warga Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kudus.

Dua korban lainnya, yakni atas nama Falikhul Akhsan (29) asal Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kudus dan Joko Purwanto (38) asal Kelurahan Wergu, Kecamatan Kota, Kudus. Ia mencatat jumlah korban kecelakaan yang dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus 56 orang.

Dari jumlah tersebut, empat di antaranya yang merupakan korban yang sudah meninggal saat datang di RS Mardi Rahayu dan satu korban meninggal setelah sempat menjalani perawatan, sedangkan 17 orang harus menjalani rawat inap, serta 33 orang rawat jalan.

"Dua orang batal dilayani karena saat dipanggil tidak ada," ujarnya, di Kudus, Jumat (1/9/2017).

Selain dilarikan ke RS Mardi Rahayu Kudus, korban kecelakaan yang melibatkan Bus Indonesia serta tujuh sepeda motor dan empat kendaraan roda empat, juga ada yang dilarikan ke RS Umum Daerah Loekmono Hadi Kudus.

Juru Bicara RSUD Loekmono Hadi Lely mengungkapkan korban kecelakaan yang diterima tercatat 12 orang, di mana 10 orang di antaranya hanya menjalani rawat jalan, sedangkan dua orang menjalani rawat inap. Ia mengatakan dua orang yang menjalani rawat inap tersebut, satu di antaranya hanya luka memar, sedangkan satunya mengalami patah tulang (fraktur).

Rencananya, lanjut dia, pasien yang mengalami patah tulang akan menjalani operasi pada Senin (4/9/2017).

Kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Kudus terjadi pada Kamis (31/8/2017) pukul 18.35 WIB. Bus Indonesia bernopol L 7519 UV yang dikemudikan Ikhwan Mukminin (46) asal Desa Tireman, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, diduga melaju dari arah Pati menuju Semarang dengan kecepatan tinggi.

Sesampainya di tempat kejadian, bus yang diduga hendak mengejar nyala lampu hijau, namun tidak berhasil sehingga sopir banting setir ke kiri, namun nahas bus justru terguling ke kanan dan menimpa sejumlah pengendara sepeda motor maupun mobil.

Tercatat ada tujuh sepeda motor, yakni Mio, Supra, Beat, CB150, Vixion, dan dua Vario, sedangkan kendaraan roda empat, meliputi mobil Avanza nopol H 9189 BF, mobil Luxio nopol H 9155 LR, dan mobil bak terbuka nopol K 1949 BN.

Lima korban meninggal diperkirakan para pengendara sepeda motor, mengingat semuanya merupakan warga dari Kecamatan Undaan yang hendak menuju Kota Kudus. Sopir Bus Indonesia terancam hukuman lima tahun penjara karena melanggar Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi Atur Lalu Lintas, Polisi Tewas Tertabrak Bus

Lagi Atur Lalu Lintas, Polisi Tewas Tertabrak Bus

Entertainment | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 01:49 WIB

Bus Masuk Ngarai, 16 Penumpang Tewas

Bus Masuk Ngarai, 16 Penumpang Tewas

News | Senin, 17 Juli 2017 | 02:23 WIB

KNKT Diminta Teliti Kecelakaan Bus di Purbalingga

KNKT Diminta Teliti Kecelakaan Bus di Purbalingga

News | Minggu, 25 Juni 2017 | 05:03 WIB

Bus Jurusan Merak Kecelakaan, Tiga Tewas, Termasuk Sopir

Bus Jurusan Merak Kecelakaan, Tiga Tewas, Termasuk Sopir

News | Senin, 12 Juni 2017 | 22:09 WIB

Pintu Bus Macet, 22 Orang Terpanggang saat Kecelakaan

Pintu Bus Macet, 22 Orang Terpanggang saat Kecelakaan

News | Senin, 05 Juni 2017 | 12:37 WIB

Bus Masuk Jurang, 32 Murid SD Tewas

Bus Masuk Jurang, 32 Murid SD Tewas

News | Minggu, 07 Mei 2017 | 14:08 WIB

Nekat Lawan Arah, Truk Tabrak Bis Tewaskan 11 Orang

Nekat Lawan Arah, Truk Tabrak Bis Tewaskan 11 Orang

News | Minggu, 07 Mei 2017 | 13:25 WIB

Bus Masuk Jurang, 35 Orang Tewas

Bus Masuk Jurang, 35 Orang Tewas

News | Minggu, 07 Mei 2017 | 02:34 WIB

Olah TKP Kecelakaan Puncak, Polisi Gunakan "3D Laser Scanner"

Olah TKP Kecelakaan Puncak, Polisi Gunakan "3D Laser Scanner"

News | Selasa, 25 April 2017 | 11:43 WIB

Terkini

DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior

DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:35 WIB

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:31 WIB

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:58 WIB

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:42 WIB

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:19 WIB

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:16 WIB

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:14 WIB