Cinta yang Redup Perempuan Yazidi Usai Perbudakan ISIS

Reza Gunadha

Jum'at, 01 September 2017 | 17:45 WIB
Cinta yang Redup Perempuan Yazidi Usai Perbudakan ISIS
Kaum Yazidi di Irak menyalakan api di luar Kuil Lalish, Dohuk, 430 kilometer dari Baghdad, untuk merayakan Tahun Baru Yazidi, 18 April 2017. [SAFIN HAMED/AFP]

Suara.com - Kekhalifahan ISIS di Irak kini memasuki masa senjakala. Masa keemasan mereka yang singkat, berada di tubir kematian saat militer dan rakyat Irak membebaskan jengkal demi jengkal tanah airnya. Namun, bagi perempuan Yazidi, dunia masih suram.

Sejak ISIS menjejakkan kakinya di Irak, kaum Yazidi menjadi salah satu target genosida. Oleh gerombolan itu, Yazidi dianggap kaum sesat hanya lantaran tetap mempertahankan keyakinan spiritual mereka terhadap kepercayaan pra-Zoroastrian yang dipadukan dengan tradisi Kekristenan dan Islam.

ISIS, seperti dituliskan jurnalis lepas di wilayah Kurdistan Irak, Cathy Otten dalam artikelnya di The New Yorker, Kamis (31/8/2017), secara sistematis melakukan pembunuhan, pemerkosaan, dan penjarahan di komunitas-komunitas Yazidi.

Sejak tahun 2014, kaum Yazidi yang terbunuh mencapai ratusan orang, bahkan besar kemungkinan mencapai ribuan orang.

Kekinian, sedikitnya 50 ribu kaum Yazidi masih berada di wilayah pengungsian dan persembunyian di wilayah pegunungan Sinjar. Mereka susah payah terus bertahan hidup di bawah teriknya panas Matahari bulan Agustus.

***

Leila, perempuan Yazidi berusia 23 tahun, sudah berupaya menempatkan segala ingatannya tentang hidup di kamp ISIS pada palung paling dalam pikirannya. Namun, upanyanya sia-sia. Ia tak bisa berhenti mengingat betapa menyakitkannya hidup sebagai budak nafsu gerombolan ISIS.

Ia adalah satu dari sedikitnya 600 perempuan Yazidi yang diculik ISIS dari daerah Sinjar. Ia dibawa ISIS ke Raqqa, Suriah. Di sana, ISIS menjual Leila di pasar budak.

baca juga

Leila yang masih muda dibeli oleh seorang petani di desa Arab Sunni dekat Sinjar. Dia tahu laki-laki tersebut. Saat dirinya masih kecil, petani itu sudah dianggapnya seperti ayah sendiri. Leila berharap petani itu adalah penyelamatnya.

Namun, Leila terlalu lugu menebak kedalaman pikiran seseorang. Tiga hari setelah dibeli, laki-laki  itu justru kembali menjual Leila ke komandan ISIS. Sejak itu, tahun demi tahun, Leila terpaksa menerima pemerkosaan dan penganiayaan secara rutin terhadap tubuh dan jiwanya.

"Dia mengatakan kepadaku, komandan ISIS yang memilikinya selalu memperlakukannya secara buruk, sangat buruk, sangat bertentangan dengan perintah-perintah Tuhan," tulis Cathy Otten, dalam artikelnya di The New Yorker.

Pada musim semi—Maret hingga Juni—tahun 2016, Leila (nama samaran yang diberikan Otten) menjalin kontak dengan sindikat penyeludup yang berhasil membawanya ke daerah bebas Kurdi Irak.

Tujuh bulan setelah berhasil melarikan diri dari tangan ISIS, Leila hidup di kamp kecil kaum Yazidi yang diselamatkan para pejuang Kurdi.

Sepekan setelah menghidu udara bebas, Leila diselimuti aura optimistis. Ia berharap bisa bertemu dan kembali berkumpul dengan keluarganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Bawakan Kami Kepala Abu Bakr, Kalian Dapat Rp333 Miliar"

"Bawakan Kami Kepala Abu Bakr, Kalian Dapat Rp333 Miliar"

News | Jum'at, 01 September 2017 | 14:41 WIB

Meski Syok, Bocah Ini Selamat Gempuran ISIS

Meski Syok, Bocah Ini Selamat Gempuran ISIS

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 11:53 WIB

Mantan Bintang Film Dewasa Diancam Dipenggal Kepalanya oleh ISIS

Mantan Bintang Film Dewasa Diancam Dipenggal Kepalanya oleh ISIS

News | Minggu, 27 Agustus 2017 | 11:16 WIB

Irak Kuasai Kota Perbekalan ISIS

Irak Kuasai Kota Perbekalan ISIS

News | Minggu, 27 Agustus 2017 | 00:01 WIB

Robek Foto Paus, ISIS Janji akan Datang ke Roma

Robek Foto Paus, ISIS Janji akan Datang ke Roma

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 07:21 WIB

Bocah ISIS Sebut Trump Boneka Yahudi

Bocah ISIS Sebut Trump Boneka Yahudi

News | Kamis, 24 Agustus 2017 | 15:08 WIB

ISIS Minta Anggotanya di Indonesia 'Perang Suci' di Marawi

ISIS Minta Anggotanya di Indonesia 'Perang Suci' di Marawi

News | Kamis, 24 Agustus 2017 | 08:36 WIB

ISIS Filipina Penggal Kepala Pensiunan Tentara yang Baru Mualaf

ISIS Filipina Penggal Kepala Pensiunan Tentara yang Baru Mualaf

News | Kamis, 24 Agustus 2017 | 08:31 WIB

Perkuliahan di Mindanao Dibuka di Tengah Perang dengan ISIS

Perkuliahan di Mindanao Dibuka di Tengah Perang dengan ISIS

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 05:32 WIB

Teroris Ini Sembunyikan Bom Pesawat di Boneka Barbie

Teroris Ini Sembunyikan Bom Pesawat di Boneka Barbie

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 05:29 WIB

Terkini

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

×