Ridwan Kamil Galang Dana untuk Muslim Rohingya

Pebriansyah Ariefana

Senin, 04 September 2017 | 15:06 WIB
Ridwan Kamil Galang Dana untuk Muslim Rohingya
Anak-anak Rohingya mengantre pembagian daging qurban oleh warga Bangladesh di Nykkhongchhari [AFP]

Suara.com - Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat akan menggalang dana melalui pejabat di daerah guna membantu krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar, sebagai bentuk kekhawatiran dan kepedulian yang terjadi di negara tersebut.

"Sudah diimbau kepada seluruh masyarakat Bandung lewat lurah dan camat untuk mengumpulkan bantuan keuangan bagi pengungsi Rohingya," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Bandung, Senin (4/9/2017).

Lelaki yang akrab disapa Emil ini mengaku prihatin atas krisis yang terjadi di Myanmar. Ia meminta agar kekerasan terhadap etnis Rohingya segera dihentikan.

Menurutnya, sebagai ibu kota Asia-Afrika, Kota Bandung memiliki kewajiban untuk mencarikan solusi maupun bantuan terhadap permasalahan di Asia dan Afrika. Maka salah satu upaya yang bisa dilakukannya dengan melakukan penggalangan dana.

"Kita meyakini bahwa membunuh satu manusia sama dengan membunuh seluruh kemanusiaan. Kebencian hanya akan menghadirkan kebencian lebih banyak. Kemudian kekerasan hanya akan mengundang kekerasan balasan lainnya," kata dia.

Menurut Emil, penggalangan dana akan dilakukan dalam waktu tujuh hari. Usai dana terkumpul, seluruhnya akan diberikan kepada tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang selalu siap menyalurkan bantuan ke daerah konflik.

Di sisi lain, ia juga mendesak pemerintah Myanmar untuk berperan aktif dalam menyelesaikan masalah ini. Sehingga, seluruh masyarakat di Myanmar baik etnis Rohingya maupun lainnya dapat hidup tanpa dilingkupi ketakutan.

"Nah mudah-mudahan tragedi kemanusiaan ini selesai dan kita di dunia ini bisa kembali harmonis, bisa kembali damai dan fokus membangun peradaban manusia dengan saling menghormati," kata dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ridwan Kamil Setuju Bandung Jadi Tempat Mengungsi Rohingya

Ridwan Kamil Setuju Bandung Jadi Tempat Mengungsi Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 14:57 WIB

Sahabat Muslim Rohingya: PBB Tidur atau Lupa?

Sahabat Muslim Rohingya: PBB Tidur atau Lupa?

News | Senin, 04 September 2017 | 14:52 WIB

Perempuan Berjilbab Ini Bersedia 'Jihad' ke Myanmar, Mengapa?

Perempuan Berjilbab Ini Bersedia 'Jihad' ke Myanmar, Mengapa?

News | Senin, 04 September 2017 | 13:45 WIB

Sejumlah Daerah Demo Pro Rohingya, Ada Pendaftaran 'Jihad'

Sejumlah Daerah Demo Pro Rohingya, Ada Pendaftaran 'Jihad'

News | Senin, 04 September 2017 | 13:32 WIB

Pendemo Pro Rohingya Sebut Seruan HAM Suu Kyi Bohong

Pendemo Pro Rohingya Sebut Seruan HAM Suu Kyi Bohong

News | Senin, 04 September 2017 | 13:13 WIB

DPR Gelar Rapat Pimpinan Bahas Pembantaian Muslim Rohingya

DPR Gelar Rapat Pimpinan Bahas Pembantaian Muslim Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 12:52 WIB

MPR Dukung Penuh Jokowi Kirim Retno Bantu Atasi Tragedi Myanmar

MPR Dukung Penuh Jokowi Kirim Retno Bantu Atasi Tragedi Myanmar

News | Senin, 04 September 2017 | 12:18 WIB

FPI Buka Pendaftaran Jihad ke Myanmar, Ustadz Aka: Bismillah

FPI Buka Pendaftaran Jihad ke Myanmar, Ustadz Aka: Bismillah

News | Senin, 04 September 2017 | 11:53 WIB

Massa Perempuan Berjilbab Demo Kedutaan Besar Myanmar

Massa Perempuan Berjilbab Demo Kedutaan Besar Myanmar

News | Senin, 04 September 2017 | 11:43 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×