Djarot Tak Setuju Motor Dibatasi dari Pagi sampai Malam

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 07 September 2017 | 11:36 WIB
Djarot Tak Setuju Motor Dibatasi dari Pagi sampai Malam
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat menilai Dinas Perhubungan Jakarta berlebihan jika tetap mengusulkan uji coba perluasan larangan sepeda motor di Jalan Jenderal Sudirman hingga ke Bundaran Senayan dilakukan dari pukul 06.00 sampai 22.00 WIB.

Uji coba tersebut rencananya akan dilakukan pada 12 September mendatang.

"Ini kebijakan yang menurut saya kebablasan, drastis banget. Makanya harus dikaji. Opsi-opsinya apa, baru sehabis itu dievaluasi," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Hari ini Dishub Jakarta, kata Djarot, baru akan memberikan kajian terkait perluaaan larangan untuk pengendara motor. Meski belum menerima kajian tersebut, ia tidak setuju apabila uji coba dilakukan selama 16 jam.

"Kita tidak pernah melarang sepeda motor, tapi kita mengatur beberapa ruas jalan. Bukan melarang penuh dari 06.00 WIB sampai 22.00 WIB, saya kira tidak gitu. Kalau hemat saya di jam-jam sibuk saja," ujar Djarot.

Ia mencontohkan waktu penerapan ganjil genap untuk kendaraan roda empat sudah tepat. Politikus PDI Perjuangan itu ingin pelarangan motor waktunya mengikuti aturan ganjil-genap.

"Dan itu pun tidak langsung semuanya, kita sesuaikan dengan kebijakan yang paling gampang ganjil-genap. Dengan cara seperti itu nanti kita evaluasi pengurangannya berapa persen," kata dia.

"Kalau misalkan pasti akan berkurang ya pasti dong, orang nggak boleh masuk ya pasti berkurang kemacetannya. Tapi kita lihat berapa persen tingkat pengurangan kemacetan," Djarot menambahkan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djarot Banyak Belajar soal Aspek Kemanusiaan dari Gus Dur

Djarot Banyak Belajar soal Aspek Kemanusiaan dari Gus Dur

News | Kamis, 07 September 2017 | 11:24 WIB

Cara Djarot Jawab Kritik Romo Magnis soal Pembatasan Motor

Cara Djarot Jawab Kritik Romo Magnis soal Pembatasan Motor

News | Kamis, 07 September 2017 | 11:01 WIB

Djarot Lantik Pengganti Pejabat DKI yang Dipenjara dan Pensiun

Djarot Lantik Pengganti Pejabat DKI yang Dipenjara dan Pensiun

News | Kamis, 07 September 2017 | 10:51 WIB

Djarot Dorong Anak Pulau dan Pemegang KJP Ikut Seleksi Polisi

Djarot Dorong Anak Pulau dan Pemegang KJP Ikut Seleksi Polisi

News | Rabu, 06 September 2017 | 16:41 WIB

Djarot: Jalur Khusus Sepeda Motor di Jakarta Tak Efektif

Djarot: Jalur Khusus Sepeda Motor di Jakarta Tak Efektif

News | Rabu, 06 September 2017 | 15:36 WIB

Djarot: Kendaraan di Jakarta Lebih Banyak daripada Penduduk

Djarot: Kendaraan di Jakarta Lebih Banyak daripada Penduduk

News | Rabu, 06 September 2017 | 11:42 WIB

Akan Pensiun, Djarot Diingatkan Jangan Buat Aturan Kontroversial

Akan Pensiun, Djarot Diingatkan Jangan Buat Aturan Kontroversial

News | Selasa, 05 September 2017 | 18:44 WIB

Anggota DPRD: Kenapa Jakarta Tak Contoh Bali Soal Jalur Motor

Anggota DPRD: Kenapa Jakarta Tak Contoh Bali Soal Jalur Motor

News | Selasa, 05 September 2017 | 18:40 WIB

Djarot: Anda Bisa Bayangkan Sebulan Bisa 45 Ribu Kendaraan Baru

Djarot: Anda Bisa Bayangkan Sebulan Bisa 45 Ribu Kendaraan Baru

News | Selasa, 05 September 2017 | 15:40 WIB

Terkini

Terinspirasi Perjalanan Hidup Bahlil, Golkar Gelar Lomba Film Pendek Berhadiah Rp200 Juta

Terinspirasi Perjalanan Hidup Bahlil, Golkar Gelar Lomba Film Pendek Berhadiah Rp200 Juta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Pink October, Ribuan Perempuan Indonesia Rasakan Manfaat Layanan Mamografi Gratis Pertamina

Pink October, Ribuan Perempuan Indonesia Rasakan Manfaat Layanan Mamografi Gratis Pertamina

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Taktik Jitu STY, Masuk dari Bangku Cadangan Rizky Ridho Buat Persija Menang Comeback Atas Persik

Taktik Jitu STY, Masuk dari Bangku Cadangan Rizky Ridho Buat Persija Menang Comeback Atas Persik

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Nasionalisme atau Manuver Oligarki? Fakta di Balik Saham Bayan Diborong Haji Isam

Nasionalisme atau Manuver Oligarki? Fakta di Balik Saham Bayan Diborong Haji Isam

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Pertamina Siap Jalankan Penugasan Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Siap Jalankan Penugasan Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Sumbar | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Mendikdasmen Ungkap 3 Pelaku Dominan Perundungan di Sekolah, Guru Salah Satunya

Mendikdasmen Ungkap 3 Pelaku Dominan Perundungan di Sekolah, Guru Salah Satunya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:49 WIB

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:35 WIB

×