Bocah SD hingga Warganet, Ramai-Ramai Galang Dana untuk Rohingya

Reza Gunadha

Sabtu, 09 September 2017 | 09:10 WIB
Bocah SD hingga Warganet, Ramai-Ramai Galang Dana untuk Rohingya
Seorang bocah Rohingya, Rakhine, Myanmar, mendekap adiknya yang masih bayi, sesaat setelah berhasil melarikan diri ke kamp pengungsian dekat Kota Teknaf, Bangladesh, Selasa (5/9/2017). [M ASAD/AFP]

Suara.com - Nestapa komunitas Rohingya yang terusir dari tempat tinggal mereka di negara bagian Rakhine, Myanmar, akibat kekerasan militer, mengundang simpati internasional, termasuk Indonesia.

Salah satu simpati itu dilakukan melalui upaya penggalangan dana, selain tekanan moral serta diplomasi yang dilakukan pemerintah Republik Indonesia kepada pemerintah Myanmar.

Penggalangan dana kemanusiaan untuk Rohingya dilakukan oleh masyarakat di berbagai daerah dan di berbagai tempat. Tidak main-main, mulai siswa SD, polisi, seniman, hingga warganet turut mengumpuklan dana kemanusiaan.

Sepanjang Jumat (8/9), misalnya, sekitar 2.000 pelajar Lajnah Pendidikan dan Pengajaran (LPP) Al Irsyad Al Islamiyyah, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggelar doa bersama serta penggalangan dana di alun-alun kota.

Mereka pelajar dari seluruh jenjang pendidikan, mu;ai kelompok bermain, taman kanak-kanak, SD, SMP, SMA, termasuk siswa asrama serta melibatkan guru dan wali murid.

Pada hari yang sama, siswa SMA Muhammadiyah Kabupaten Temanggung, Jateng, melakukan penggalangan dana, selain melakukan Salat Gaib serta mengaji dan doa bersama di sekolah mereka.

Dalam aksi para siswa dan guru serta karyawan sekolah tersebut, terkumpul dana Rp2.403.000,00.  Uang itu lantas diserahkan kepada pengurus Muhammadiyah setempat, selanjutnya diserahkan ke Lazismu (LAZIZ Muhammadiyah) Pusat untuk disalurkan kepada masyarakat Rohingya.

Pengurus badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggalang dana dari warga setempat selama 45 hari, mulai 8 September hingga 22 Oktober mendatang.

baca juga

Sekitar 50 pengurus dari masing-masing badan otonom NU ditugaskan menggalang dana setiap hari di 12 lokasi strategis, seperti Pasar Anom Baru, Pasar Bangkal Baru, dan kantor organisasi perangkat daerah setempat.

Hasil penggalangan dana akan disalurkan melalui Pengurus Pusat Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIZ) NU.

Lazizmu Kalimantan Tengah, sejak Selasa (5/9) juga melakukan penggalangan dana sampai waktu yang belum ditentukan. Hingga Kamis (7/9), telah terkumpul Rp33 juta. Kelak seluruh donasi yang terkumpul akan diserahkan kepada Lazismu Pusat untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat Rohingya.

NU, Muhammadiyah, bersama ormas-ormas lain serta Kementerian Luar Negeri telah membentuk Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myamar (AKIM) yang berkomitmen membantu penanganan masalah konflik dan kemanusiaan melalui pendekatan "humanitarian development".

Sementara puluhan seniman Minang menggelar aksi penggalangan dana sejak Kamis (7/9) hingga Minggu (10/9) di berbagai jalan di Kota Padang.

Begitu pula, Pemprov Sumatera Barat membuka rekening di Bank Nagari atas nama Sumbar Peduli Rohingya dengan nomor 2101.0210.05697-2. Rekening itu disediakan untuk pegawai negeri sipil, relasi pemerintah, dan masyarakat yang ingin menyumbang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bungkam soal Rohingya, Nobel Suu Kyi Tetap Tak Bisa Dicabut

Bungkam soal Rohingya, Nobel Suu Kyi Tetap Tak Bisa Dicabut

News | Sabtu, 09 September 2017 | 07:49 WIB

Muhammadiyah Sindir OKI Cuma Jadi Penonton dalam Kasus Rohingya

Muhammadiyah Sindir OKI Cuma Jadi Penonton dalam Kasus Rohingya

News | Sabtu, 09 September 2017 | 00:42 WIB

Krisis Rohingya, Apa yang Masyarakat Indonesia Tahu?

Krisis Rohingya, Apa yang Masyarakat Indonesia Tahu?

Video | Jum'at, 08 September 2017 | 17:16 WIB

PKS Sebut 'Jihad' ke Myanmar karena Emosi

PKS Sebut 'Jihad' ke Myanmar karena Emosi

News | Jum'at, 08 September 2017 | 14:34 WIB

Sama-sama Dapat Nobel Perdamaian, Desmond Tutu Kutuk Suu Kyi

Sama-sama Dapat Nobel Perdamaian, Desmond Tutu Kutuk Suu Kyi

News | Jum'at, 08 September 2017 | 13:20 WIB

Setneg Minta Jangan Ganggu Akses Indonesia Bantu Rohingya

Setneg Minta Jangan Ganggu Akses Indonesia Bantu Rohingya

News | Jum'at, 08 September 2017 | 13:01 WIB

Bantu Rohingya, Jokowi Ditelepon PM Turki dan PM Australia

Bantu Rohingya, Jokowi Ditelepon PM Turki dan PM Australia

News | Jum'at, 08 September 2017 | 11:49 WIB

Kelompok Radikal Mainkan Isu Rohingya untuk Adu Domba

Kelompok Radikal Mainkan Isu Rohingya untuk Adu Domba

News | Jum'at, 08 September 2017 | 06:00 WIB

Suu Kyi Klaim Telah Lakukan yang Terbaik Lindungi Rohingya

Suu Kyi Klaim Telah Lakukan yang Terbaik Lindungi Rohingya

News | Kamis, 07 September 2017 | 22:10 WIB

Indonesia Diminta Intensif Lakukan Lobi Terkait Rohingya

Indonesia Diminta Intensif Lakukan Lobi Terkait Rohingya

News | Kamis, 07 September 2017 | 21:38 WIB

Terkini

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB