Polri Selidiki Aliran Dana dari Asma Dewi pada Saracen

Adhitya Himawan

Rabu, 13 September 2017 | 05:00 WIB
Polri Selidiki Aliran Dana dari Asma Dewi pada Saracen
Cover saracen

Penyidik Direktorat Siber Bareskrim Polri masih mendalami seputar dugaan aliran dana sebesar Rp75 juta dari Asma Dewi, seorang ibu rumah tangga ke kelompok penyebar ujaran kebencian bernuansa SARA di media sosial, Saracen.

"Masih digali satu per satu. Apakah itu pemesanan (konten ujaran kebencian) akan dilihat dari fakta yang ada," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Penyidik pun masih berupaya mengungkap dugaan komunikasi maupun pertemuan antara Asma Dewi dengan kelompok Saracen.

"Ditemukan adanya proposal, ada aliran dana. Lalu apakah ada percakapan, komunikasi atau pertemuan? Ini masih ditelusuri faktanya," katanya.

Sebelumnya, penyidik Bareskrim menangkap seorang ibu rumah tangga bernama Asma Dewi (52 tahun) di kediaman kakaknya di Kompleks Polri Ampera Raya, Jakarta Selatan pada Jumat (8/9).

Asma ditangkap karena diduga telah menyebarkan ujaran kebencian bernuansa SARA melalui jejaring sosial Facebook.

Dari hasil penyelidikan, ternyata Asma Dewi pernah memberikan dana senilai Rp75 juta kepada kelompok Saracen.

Kini, Asma mendekam di Rutan Polda Metro Jaya.

Sementara polisi sudah mengamankan empat tersangka pengelola grup yang berisi konten ujaran kebencian di jejaring sosial Facebook, Saracen. Empat tersangka tersebut adalah MFT, SRN, JAS dan MAH.

baca juga

Grup Saracen diketahui membuat sejumlah akun Facebook, di antaranya Saracen News, Saracen Cyber Team dan Saracennewscom. Kelompok Saracen diduga kerap menawarkan jasa untuk menyebarkan ujaran kebencian bernuansa SARA di media sosial. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asma Dewi, TSK Kasus Saracen Dititip di Rutan Polda Metro

Asma Dewi, TSK Kasus Saracen Dititip di Rutan Polda Metro

News | Selasa, 12 September 2017 | 09:43 WIB

Sindikat Saracen, Asma Dewi Adik dari Anggota Mabes Polri

Sindikat Saracen, Asma Dewi Adik dari Anggota Mabes Polri

News | Senin, 11 September 2017 | 17:03 WIB

IRT Terduga Pelaku Ujaran Kebencian Rupanya Adik Polisi

IRT Terduga Pelaku Ujaran Kebencian Rupanya Adik Polisi

News | Senin, 11 September 2017 | 16:36 WIB

Kasus Saracen, Ibu Rumah Tangga di Kompleks Polri Ditangkap

Kasus Saracen, Ibu Rumah Tangga di Kompleks Polri Ditangkap

News | Senin, 11 September 2017 | 15:30 WIB

Cek Aliran Dana, Polisi Telusuri Rekening Saracen

Cek Aliran Dana, Polisi Telusuri Rekening Saracen

News | Minggu, 10 September 2017 | 01:58 WIB

Saracen Akan Dijerat dengan Pasal Berlapis

Saracen Akan Dijerat dengan Pasal Berlapis

News | Jum'at, 08 September 2017 | 16:20 WIB

Ini Alasan Polisi Tahan Alfian Tanjung di Mako Brimob

Ini Alasan Polisi Tahan Alfian Tanjung di Mako Brimob

News | Jum'at, 08 September 2017 | 15:52 WIB

Lelaki Ini Posting Ajakan Membunuh Muslim di Facebook

Lelaki Ini Posting Ajakan Membunuh Muslim di Facebook

Tekno | Jum'at, 08 September 2017 | 14:44 WIB

Guntur: Said Aqil Marah Besar atas Tuduhan Jonru Ginting

Guntur: Said Aqil Marah Besar atas Tuduhan Jonru Ginting

News | Rabu, 06 September 2017 | 20:30 WIB

Kasus Ujaran Kebencian Jonru, Polisi Periksa Dua Saksi

Kasus Ujaran Kebencian Jonru, Polisi Periksa Dua Saksi

News | Rabu, 06 September 2017 | 20:07 WIB

Terkini

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

×