Kasus Debora, KPAI Anggap Pimpinan Mitra Keluarga Tak Sensitif

Siswanto | Suara.com

Rabu, 13 September 2017 | 18:16 WIB
Kasus Debora, KPAI Anggap Pimpinan Mitra Keluarga Tak Sensitif
KPAI buka suara soal kasus Bayi Debora (Suara.com/Risna)

Suara.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Jasra Putra menyayangkan sikap pimpinan Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat, yang tidak mau memenuhi undangan KPAI, hari ini. Sejatinya, tujuan pertemuan kali ini untuk mendalami penyebab kematian Tiara Debora Simanjorang (4 bulan) yang diduga karena tak dilayani secara optimal gara-gara tak cepat membayar uang muka.

"Entah alasannya apa, kami yakin sebuah rumah sakit besar jumlahnya ada 18, tidak mungkin tidak punya tim yang bisa menjelaskan kepada KPAI sesungguhnya apa yang terjadi sehingga D meninggal," kata Jasra Putra dalam konferensi pers di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Jasra Putra menilai pimpinan RS Mitra Keluarga tidak sensitif terhadap persoalan bayi Debora.

"Buktinya dia tidak datang," kata dia.

Jasra Putra menekankan KPAI akan mengadakan rapat untuk membahas rekomendasi pencabutan izin RS Mitra Keluarga jika dalam tiga kali panggilan tidak datang.

Kementerian Kesehatan memerintahkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta memberikan sanksi kepada RS Mitra Keluarga.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Oscar Primadi mengatakan terdapat satu kesalahan yang dilakukan yaitu rumah sakit meminta pembayaran kepada pasien, padahal pasien merupakan peserta BPJS Kesehatan.

"Ketika pasien membayarkan rumah sakit tetap menerima. Kebijakan internal rumah sakit belum berjalan dengan baik dengan adanya uang muka tadi. Itu tidak sejalan dengan peraturan berlaku khususnya yang berhubungan dengan kewajiban rumah sakit. Kebijakan rumah sakit belum secara utuh diketahui oleh petugas," ujar dia.

Dinas Kesehatan Provinsi DKI diminta memberikan sanksi administratif.

Rumah sakit tersebut diminta untuk memperbaiki layanan dan menjadikan kasus Debora sebagai pelajaran.

"Mudah-mudahan kasus ini menjadi pelajaran untuk kita bersama," kata dia. (Maidian Reviani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB