Cerita Penangkapan Bupati Batubara yang Dijanjikan Fee Rp4,4 M

Siswanto, Nikolaus Tolen

Kamis, 14 September 2017 | 19:26 WIB
Cerita Penangkapan Bupati Batubara yang Dijanjikan Fee Rp4,4 M
Barang bukti kasus Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain [suara.com/Nikolaus Tolen]
Bagaimana kronologis penangkapan Bupati Kabupaten Batubara OK Arya Zulkarnain dalam kasus dugaan suap proyek infrastruktur di Kabupaten Batubara?

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan kasus tersebut tercium oleh masyarakat yang kemudian mengadukannya ke KPK. Arya dibekuk bersama empat orang yang kini dijadikan tersangka semua: Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara Helman Hardady, pemilik dealer mobil Sujendi Tarsono alias Ayen, dua kontraktor masing-masing bernama Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar.

"Tanggal 12 September 2017 diketahui OK (Bupati Batubara) meminta STR agar menyiapkan uang Rp250 juta yang akan diambil oleh KHA (swasta) esok hari tanggal 13 September 2017 di dealer mobil milik STR di daerah Petisali, Kota Medan," kata Basaria di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2017).

Tanggal 13 September sekitar pukul 12.44 WIB, KHA masuk ke dalam dealer mobil milik STR. Tidak lama kemudian dia keluar lagi sambil menenteng kantong kresek berwarna hitam. Lalu, dia pergi dengan mobilnya.

Petugas KPK mengikuti mobil KHA. Di jalan menuju daerah Amplas, petugas KPK menghentikan mobil tersebut. KHA tidak dapat berkutik. Kantong kresek yang tadi dibawa KAH ternyata isinya duit Rp250 juta.

"Kemudian KHA dibawa oleh tim KPK kembali ke dealer mobil milik STR dan mengamankan STR bersama dua karyawannya. Keempatnya kemudian dibawa ke Polda Sumut untuk dimintai keterangan," katanya.

Sekitar jam 13.00 WIB, tim KPK mengamankan Maringan di rumah Mariman di Kota Medan. Menjelang Maghrib, KPK kembali mengamankan Syaiful di rumah Saiful.

Tim KPK berhasil mengamankan Helman di rumahnya di Kota Medan.

"Sementara Bupati Batubara sekitar pukul 15.00 tim KPK lainnya mengamankan OK beserta supir istrinya bernama MNR di rumah dinas Bupati. Dari tangan MNR diamankan uang tunai senilai Rp96 Juta. Uang Rp96 Juta tersebut diduga sisa dana yang ditransfer dari STR kepada AGS atas permintaan bupati pada tanggal 12 September 2017 sebesar Rp100 juta," kata Basaria.

Tim terus bergerak dan berhasil mengamankan Agus di rumahnya. Di rumah Agus, ditemukan buku tabungan BRI atas nama Agus yang didalamnya tercatat bukti tranfer ke sejumlah pihak.

"Pada pukul 21.40 tim KPK menerbangkan total 8 orang ke Jakarta untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Tim beserta para pihak yang diamankan tiba di kantor KPK sekitar pukul 01 dini hari tadi," kata Basaria.

Dalam OTT, KPK menyita uang tunai yang totalnya Rp346 juta dari fee sebesar Rp4,4 miliar yang diduga dijanjikan oleh kontraktor Syaiful dan Maringan.

Ketiga proyek yaitu jembatan Sentang senilai Rp32 miliar yang dimenangkan oleh PT. GMJ dan proyek jembatan Sei Magung senilai Rp12 miliar yang dimenangkan PT. T. Kemudian, proyek betonisasi jalan Kecamatan Talawi senilai Rp3,2 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Sudah Rajin Olahraga dan Jaga Pola Makan, Mengapa Dampaknya Belum Maksimal?

Sudah Rajin Olahraga dan Jaga Pola Makan, Mengapa Dampaknya Belum Maksimal?

Health | Selasa, 03 November 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:04 WIB

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:01 WIB

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:00 WIB

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:58 WIB

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:56 WIB

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:50 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

×