Polisi Lacak Otak Pengepungan Kantor YLBHI

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Senin, 18 September 2017 | 14:30 WIB
Polisi Lacak Otak Pengepungan Kantor YLBHI
Suasana Kantor YLBHI, Jalan Diponogoro, nomor 74, Menteng, Jakarta Pusat, seusai dikepung, masih dijaga ketat aparat kepolisian, Senin (18/9/2017). [Suara.com/Welly Hidayat]

Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Idham Azis menyampaikan penyidik masih mendalami peran dari masing-masing 22 orang yang ditangkap saat aksi pengepungan kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia / Lembanga Bantuan Hukum Jakarta yang berunjung rusuh, Senin (18/9/2017) dini hari.

"Sementara yang diamankan 22 orang. Kami lakukan pemeriksaan apa saja perannya. Karena memang ada beberapa fasilitas umum dan kendaraan dari anggota Polri yang dirusak," kata Idham di Polda Metro Jaya, Senin siang.

Dari pemeriksaaan puluhan orang yang ditangkap, polisi juga akan menelusuri aktor intelektual yang diduga menggerakkan massa untuk mengepung kantor YLBHI.

"Kami belum sampai ke sana, tunggu lah, sabar lah rekan-rekan, kami lagi melakukan pemeriksaan kepada 22 orang yang kami amankan tadi malam," kata Azis.

Azis juga menyampaikan, status hukum puluhan orang ini akan ditentukan saat polisi melakukan gelar perkara atas aksi pengepungan kantor YLBHI yang berujung anarkistis.

"Nanti setelah 24 jam. apakah mereka bisa kami tetapkan sebagai tersangka atau tidak," kata dia.

Sebelumnya, ratusan orang yang diduga berasal dari sejumlah ormas menggeruduk kantor YLBHI/LBH Jakarta, Minggu (17/9/2017) malam. Aksi penggerudukan itu, lantaran mereka menuding acara bertema Asik-asik Aksi: Indonesia Darurat Demokras di kantor YLBHI berkaitan dengan pendeklarasian dan kebangkitan Partai Komunis Indonesia.

Massa mulai melakukan pengerusakan dengan melemparkan batu ke arah kantor tersebut.
Bahkan, aksi pengepungan yang terjadi sejak Minggu malam juga diwarnai bentrokan antara massa dengan aparat kepolisian pada Senin dini hari. Polisi akhirnya memukul mundur massa dengan menyemprotkan gas air mata dan meriam air.

Sedikitnya lima anggota polisi mengalami luka serius akibat pelemparan batu dan botol air mineral dari massa tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernyataan Sikap terhadap Penyerangan Gedung LBH

Pernyataan Sikap terhadap Penyerangan Gedung LBH

Foto | Senin, 18 September 2017 | 14:13 WIB

Dipicu Hoax, YLBHI Dikepung Massa yang Terinspirasi Ucapan Jokowi

Dipicu Hoax, YLBHI Dikepung Massa yang Terinspirasi Ucapan Jokowi

News | Senin, 18 September 2017 | 14:11 WIB

Golkar Minta Isu Komunisme Jangan Jadi Alat Politik

Golkar Minta Isu Komunisme Jangan Jadi Alat Politik

News | Senin, 18 September 2017 | 13:31 WIB

Bentrok dengan Gerombolan Pengepung YLBHI, 5 Polisi Luka Serius

Bentrok dengan Gerombolan Pengepung YLBHI, 5 Polisi Luka Serius

News | Senin, 18 September 2017 | 13:16 WIB

Kapolda Metro: Massa Pengepung Kantor YLBHI Korban Hoaks

Kapolda Metro: Massa Pengepung Kantor YLBHI Korban Hoaks

News | Senin, 18 September 2017 | 12:52 WIB

Kasus YLBHI Dikepung, Apa Kata Anggota DPR

Kasus YLBHI Dikepung, Apa Kata Anggota DPR

News | Senin, 18 September 2017 | 12:16 WIB

Polisi: Aksi Pengepungan Kantor YLBHI Ilegal

Polisi: Aksi Pengepungan Kantor YLBHI Ilegal

News | Senin, 18 September 2017 | 11:44 WIB

Usai Dikepung Gerombolan, Polisi Masih Siaga di Kantor YLBHI

Usai Dikepung Gerombolan, Polisi Masih Siaga di Kantor YLBHI

News | Senin, 18 September 2017 | 10:40 WIB

Total 22 Pengepung dan Perusuh di Kantor YLBHI Ditangkap Polisi

Total 22 Pengepung dan Perusuh di Kantor YLBHI Ditangkap Polisi

News | Senin, 18 September 2017 | 08:52 WIB

Lagu 'Genjer-Genjer' Dinyanyikan di Acara LBH adalah Hoaks

Lagu 'Genjer-Genjer' Dinyanyikan di Acara LBH adalah Hoaks

News | Senin, 18 September 2017 | 08:05 WIB

Terkini

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

Hempaskan Kemerahan, 5 Korean Aloe Vera Gel yang Ampuh Menenangkan Kulit

Hempaskan Kemerahan, 5 Korean Aloe Vera Gel yang Ampuh Menenangkan Kulit

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

Rumah di Ujung Menteng Cakung Kebakaran, 40 Personel Damkar Jaktim Dikerahkan

Rumah di Ujung Menteng Cakung Kebakaran, 40 Personel Damkar Jaktim Dikerahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 09:58 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Keberuntungan pada 19 September 2026

4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Keberuntungan pada 19 September 2026

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 09:55 WIB

Tak Hanya Prabowo, Kata Goblok Pernah Diucapkan Presiden Indonesia yang Dilengserkan dengan Tragis

Tak Hanya Prabowo, Kata Goblok Pernah Diucapkan Presiden Indonesia yang Dilengserkan dengan Tragis

News | Sabtu, 19 September 2026 | 09:51 WIB

3 Rekomendasi Raket Badminton Terbaik untuk Pemula, Ringan dan Bertenaga

3 Rekomendasi Raket Badminton Terbaik untuk Pemula, Ringan dan Bertenaga

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 09:47 WIB

JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas

JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 09:43 WIB

Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen

Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 09:33 WIB

Ulasan Fall 2: Deadpoint,Perjuangan Hidup Mati di Atas Menara

Ulasan Fall 2: Deadpoint,Perjuangan Hidup Mati di Atas Menara

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 09:30 WIB

Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan

Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 09:24 WIB

×